Konten dari Pengguna

Tanaman Transgenik Termasuk Bioteknologi Apa? Ini Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tanaman transgenik termasuk bioteknologi. Sumber: pexels.com/ChoknitiKhongchum.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanaman transgenik termasuk bioteknologi. Sumber: pexels.com/ChoknitiKhongchum.

Tanaman transgenik termasuk bioteknologi apa? Tanaman transgenik sempat mengundang pro dan kontra. Ada kekhawatiran bahwa tanaman transgenik dapat menyebabkan keracunan pada manusia. Ada juga kekhawatiran akan berkurangnya keragaman tanaman.

Namun teknologi merupakan salah satu hasil kemajuan zaman yang harus dimanfaatkan. Tanaman transgenik memiliki banyak keunggulan antara lain menghasilkan buah dan sayur yang berkualitas, serta mengurangi penggunaan pestisida.

Tanaman Transgenik Termasuk Bioteknologi Apa?

Ilustrasi tanaman transgenik termasuk bioteknologi. Sumber: pexels.com/Thisisengineering.

Bioteknologi memiliki peran yang makin besar terhadap pengembangan berbagai jenis tanaman, terutama tanaman pertanian dan perkebunan. Pertumbuhan tanaman-tanaman ini menghadapi banyak tantangan, terutama gangguan hama.

Selain itu para petani menghadapi persaingan penjualan hasil pertanian, baik tingkat lokal maupun global. Hasil pertanian yang tidak berkualitas akan kalah di pasaran. Untuk mengetahui lebih jauh tentang tanaman transgenik, berikut pembahasannya.

1. Bioteknologi Konvensional dan Modern

Bioteknologi dapat dibedakan menjadi bioteknologi konvensional atau tradisional dan bioteknologi modern. Bioteknologi konvensional dilakukan dengan sederhana dan tidak menggunakan prinsip-prinsip ilmiah. Sedangkan bioteknologi modern dilakukan sebaliknya.

Bioteknologi modern menggunakan mikroorganisme dan bagian tubuh organisme seperti hewan dan tumbuhan. Bioteknologi menggunakan prinsip-prinsip ilmiah yang ketat karena biasanya digunakan untuk produk massal.

Bioteknologi modern membutuhkan peralatan modern untuk mendeteksi penyimpangan yang bisa menyebabkan kegagalan. Kegagalan tersebut dapat mengakibatkan kerugian besar atau dampak yang tidak diharapkan.

Contoh produk bioteknologi konvensional adalah tempe, tape dan kecap. Sedangkan contoh produk bioteknologi modern adalah vaksin, pembasmi hama dan obat.

2. Tanaman Transgenik

Dikutip dari Seri Pertanian: Cara Memperbanyak Tanaman, Dhany Ardyansyah (2023:22), tanaman transgenik adalah tanaman yang telah disisipi atau memiliki gen asing dari spesies tanaman yang berbeda atau makhluk hidup lainnya.

Proses transgenik bertujuan untuk mendapatkan dengan sifat-sifat yang diinginkan, terutama tahan hama, tahan herbisida dan menghasilkan buah yang tidak mudah busuk. Belakangan tanaman transgenik juga digunakan untuk tanaman sandang.

Budidaya tanaman transgenik sudah dilakukan di hampir seluruh negara yang telah mengembangkan teknologi maju. Di Indonesia, tanaman transgenik diutamakan untuk produk pertanian unggulan, seperti padi, jagung, kedelai dan sebagainya.

Dengan melihat kebutuhan yang bersifat massal dan teknologi maju yang digunakan, maka tanaman transgenik termasuk bioteknologi modern.

Baca juga: Apa Peran Hewan dalam Perkembangbiakan Tumbuhan? Ini Jawabannya

Itulah pembahasan bahwa tanaman transgenik termasuk bioteknologi modern. Hasil perkembangan teknologi yang bermanfaat dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah perlu mendapatkan dukungan. (lus)