Konten dari Pengguna

Teknik Pembuatan Klise yang Penting untuk Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknikpembuatan klise. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/ Annushka Ahuja
zoom-in-whitePerbesar
Teknikpembuatan klise. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/ Annushka Ahuja

Klise adalah salah satu hal yang penting dalam pembuatan karya seni grafis. Teknik pembuatan klise sangat beragam sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Setiap teknik pun memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Dikutip dari buku Panduan Praktis Cetak Sablon oleh Guntur Nusantara, A.Md. Graf (2005:36) klise adalah lembaran yang digunakan dalam acuan cetak. Selain itu, klise atau film ini digunakan sebagai model untk menyablon benda yang menjadi sasaran cetak.

Teknik Pembuatan Klise dalam Seni Grafis

Teknik pembuatan klise. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Tranmautritam

Pembuatan klise pada dasarnya harus memperhaikan dua hal, yaitu bahan dan teknik yang digunakan. Bahan yang digunakan pun harus transparan, seperti kertas, plastik, plastik film, dan mika. Sedangkan teknik pembuatan klise akan dibagi menjadi beberapa macam, yaitu:

1. Teknik Langsung

Teknik langsung merupalan teknik pembuatan klise yang dilakukan secara langsung pada screen. Daerah yang digunakan untuk tembus tinta haruslah dilapisi larutan afdruk di bagian luar mapupun dalamnya.

Sedangkan daerah yang tidak diinginkan, dapat dilapisi larutan afdruk yang diberi sensitizer. Kemudian dijemur di tempat yang panas, setelah kering siap untuk dipergunakan mencetak.

2. Teknik Manual

Teknik manual pada klise umumnya dilakukan dengan cara menulis atau menggambar langsung pada sebuah kertas putih polos. Dala pembuatannya, dapat menggunakan jenis pena rapido atau drawing pen.

Apabila tahap penggambaran telah selesai, maka kertas yang digunakan dapat dibasahi dengan minyak goreng hingga menjadi transparan. Beberapa jenis media yang dapat digunakan adalah:

  • Film dengan kertas HVS

  • Film dengan kertas kalkir

  • Film dengan dasar plastik

3. Setting Komputer

Teknik pembuatan klise selanjutnya adalah dengan menggunakan program komputer. Caranya adalah dengan mendesainnya pada program yang ada, kemudian dicetak dengan pemalat pencetak gambar dan tulisan atau printer.

Teknik ini tentu akan membuat pembuatan klise lebih cepat, tepat, berkualitas, dan juga praktis. Selain itu, hal kecil atau detail pun dapat diperhatikan dengan mudah.

4. Fotografi

Terakhir, teknik pembuatan klise dengan metode fotografi. Hasil dari pemotretan dari kamera ini akan menghasilkan gambar yang baik dengan akurasi bentuk, warna, dan ukuraan yang sangat tinggi.

Proses pembuatan klise dengan cara ini akan melalui tahapan tertentu hingga akan menjadi bentuk film positif. Pemotretan dilakukan saat hasil dari rancangan model telah dcetak. Sehingga, gambar klise akan lebih detail dan tajam.

Baca Juga: Klise: Definisi dan Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Demikianlah pembahasan mengenai teknik pembuatan klise yang penting untuk diketahui. Hal ini menjadi komponen penting dalam pembuatan karya seni grafis. (NUM)