Konten dari Pengguna

Teori Sel Menurut Johannes Purkinje dan Ilmuwan Lainnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teori sel menurut Johannes Purkinje. Sumber: Pixabay/qimono
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teori sel menurut Johannes Purkinje. Sumber: Pixabay/qimono

Sejarah penemuan sel tidak terlepas dari teori-teori ilmuwan hebat terdahulu, salah satunya Johannes Purkinje. Teori sel menurut Johannes Purkinje yang terkenal yaitu adanya zat cair pada sel yang disebut protoplasma.

Johannes Purkinje merupakan salah satu ilmuwan ahli saraf berkebangsaan Ceko yang sangat terkenal di massanya. Ilmuwan kelahiran 1787 ini telah banyak menghasilkan penemuan sel seperti sel Purkinje.

Teori Sel Menurut Johannes Purkinje

Ilustrasi teori sel menurut Johannes Purkinje. Sumber: Pexels/Fayette Reynolds M.S.

Johannes Purkinje yang memiliki nama lengkap Johannes Evangelists Purkinje adalah seorang ahli saraf sekaligus ahli faal (fisiologi) kebangsaan Ceko yang lahir pada tahun 1787. Ilmuwan ini telah berkontribusi dalam penemuan sel pada tahun 1837.

Teori sel menurut Johannes Purkinje yaitu adanya zat cair pada sel yang disebut protoplasma. Teori ini muncul sejak ditemukannya mikroskop elektron yang dapat melihat secara rinci isi sel yang kompleks, sehingga dapat dibedakan dengan jelas.

Dikutip dalam buku Biologi Interaktif untuk SMA/MA Kelas X oleh Tetty Setiowati dan Desway Furqonita (2007:8) istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje yang menyatakan bahwa protoplasma dibedakan menjadi sitoplasma dan nukleoplasma.

Selain terkenal dengan teori tersebut, Ilmuwan ini juga terkenal atas penemuan sel Purkinje pada tahun 1839, sebuah sel saraf besar yang memiliki banyak cabang dendrit. Sel ini dapat ditemukan di otak kecil.

Teori Sel Menurut Ilmuwan Lainnya

Ilustrasi teori sel menurut Johannes Purkinje. Sumber: Pexels/Fayette Reynolds M.S.

Dikutip dalam buku Pedoman Cerdas Biologi Kelas X, XI & XII SMA/MA oleh Sati El Shururi (2016:134) terdapat beberapa tokoh ilmuwan beserta teorinya yang juga berperan dalam penemuan sel, di antarnya yaitu:

  1. Robert Hooke (1665) pertama kali mendiskripsikan sel melalui eksperimennya yaitu melihat struktur sel atau ruang-ruang gabus yang menyusun sebuah gabus menggunakan mikroskop.

  2. Antonie van Leeuwenhoek (1673) pertama kali melihat sel hidup (mikroorganisme).

  3. Robert Brown (1831) mendiskripsikan nukleus dengan mengamati struktur sel pada jaringan tanaman anggrek.

  4. Matthias Jakob Schleiden dan Theodor Schwann (1839) mengemukakan bahwa makhluk hidup tersusun atas sel.

  5. Rudolf Virchow (1855) mengemukakan bahwa semua sel berasal dari sel sebelumnya.

  6. Max schultze (1825-1874) menegaskan bahwa protoplasma merupakan dasar-dasar fisik kehidupan dan tempat terjadinya proses hidup.

Demikian penjelasan singkat mengenai teori sel menurut Johannes Purkinje yang telah ada sejak tahun 1837. Teori ini sangat berarti terhadap ilmu Sains terutama ilmu Biologi. (MRZ)

Baca juga: Mengenal Evolusi Biologi dan Teori-teorinya