Tingkatan Sabuk Pagar Nusa dan Sebutannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tingkatan sabuk Pagar Nusa adalah warna sabuk yang menunjukkan peringkat keterampilan calon anggotanya. Tingkatan tersebut perlu ditentukan karena ilmu yang diberikan kepada calon anggota dilakukan secara bertahap.
Calon anggota yang berhak mendapatkan tambahan ilmu atau keterampilan adalah calon anggota yang benar-benar ingin naik tingkatan. Mereka harus menunjukkan kesungguhannya dengan menguasai ilmu yang telah diberikan sebelumnya secepat mungkin.
Ketahui Tingkatan Sabuk Pagar Nusa
Dikutip dari www.pagarnusa.or.id, Pagar Nusa (PN) adalah organisasi pencak silat yang berada di bawah naungan Nahdhatul Ulama (NU). Pagar Nusa telah berdiri sejak tanggal 3 Januari 1986 di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Pagar Nusa menyelenggarakan ujian kenaikan tingkat tiap 4 bulan sekali. Cara lain untuk mendapatkan promosi sabuk adalah dengan sering mengikuti pertandingan atau dengan mencari sparing.
Berikut adalah tingkatan sabuk Pagar Nusa dimulai dari yang paling rendah.
1. Sabuk Hijau Badge Putih
Sebutan lapangan: santri bukan siswa.
Sebutan organisasi: anggota.
Sebagai pemula, peserta harus menguasai pelajaran tahap dasar, yaitu keterampilan teknik dan disiplin.
2. Sabuk Hijau Badge Kuning
Sebutan lapangan: santri bukan siswa.
Sebutan organisasi: anggota.
Tingkatan ini menunjukkan bahwa peserta telah mempelajari dan menguasai gerakan dasar dan prinsip-prinsip Pagar Nusa.
3. Sabuk Hijau Badge Merah
Sebutan lapangan: santri bukan siswa.
Sebutan organisasi: anggota.
Ini merupakan tingkat lanjutan yang akan memberikan pelajaran tentang teknik-teknik yang lebih kompleks, serta strategi pertahanan dan serangan yang lebih maju kepada peserta.
4. Sabuk Hijau Badge Biru
Sebutan lapangan: santri bukan siswa.
Sebutan organisasi: anggota.
Sabuk ini menandakan peserta telah memiliki pemahaman yang mendalam tentang seni bela diri Pagar Nusa.
5. Sabuk Hijau Badge Coklat
Sebutan lapangan: asisten pelatih bukan siswa.
Sebutan organisasi: anggota.
Pada tahap ini, peserta akan fokus pada pengembangan gerakan yang lebih halus dan mendalam berdasarkan teknik dan filosofi pencak silat.
6. Sabuk Hijau Badge Hitam
Sebutan lapangan: pelatih bukan warga.
Sebutan organisasi: anggota tetap bukan warga.
Ini merupakan tingkatan tertinggi sehingga peserta layak dikukuhkan sebagai ahli dalam aliran Pagar Nusa.
Tingkatan sabuk Pagar Nusa tidak diraih dengan mudah untuk menguji kesungguhan peserta. Sabuk hitam sebagai puncaknya merupakan pengakuan terhadap pengetahuan yang mendalam tentang teknik, strategi dan filosofi di balik aliran Pagas Nusa. (lus)
Baca juga: Pengertian Dengkulan dalam Pencak Silat
