Tujuan Komunikasi Bisnis dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tujuan komunikasi bisnis secara umum adalah mendukung kegiatan bisnis dengan menyampaikan pesan-pesan demi keberhasilan bisnis tersebut. Komunikasi bisnis harus dilakukan oleh orang yang kompeten karena mewakili organisasi bisnis tersebut.
Orang tersebut harus memahami visi dan misi perusahaan serta mampu menjaga nama baik usaha yang diwakilinya ketika melakukan komunikasi bisnis. Untuk itu, seseorang yang melakukan komunikasi bisnis harus mengerti apa tujuan kegiatan tersebut.
Tujuan Komunikasi Bisnis
Dikutip dari Pengantar Manajemen dan Bisnis, Edison Siregar (2021:92), komunikasi bisnis adalah pertukaran pendapat, gagasan, informasi, dan instruksi, yang disajikan secara personal atau impersonal, untuk mencapai tujuan organisasi.
Komunikasi bisnis bisa dilakukan secara verbal, baik lisan maupun tulisan, dan nonverbal. Dari komunikasi bisnis diharapkan ada kelanjutan berupa kolaborasi atau kerja sama.
Oleh karena itu, tujuan komunikasi bisnis secara lengkap berserta contoh adalah sebagai berikut:
Memberikan informasi atau informing.
Memberikan informasi terkait bisnis yang dijalani merupakan tujuan utama dari komunikasi bisnis. Dalam komunikasi modern, informasi tidak hanya berkisar pada produk tapi juga tentang kegiatan perusahaan lainnya, termasuk aktivitas karyawan.
Contohnya, banyak perusahaan yang memiliki akun terpisah yang berisi kegiatan karyawan. Biasanya ditandai dengan judul life at, career dan sejenisnya. Akun tersebut juga mengunggah lowongan pekerjaan jika ada kebutuhan SDM baru.
Melalukan persuasi atau persuading.
Persuasi dapat berupa pendekatan atau bujukan untuk memastikan bahwa pihak lain memahami isi pesan yang disampaikan. Kadang dalam proses ini dibutuhkan negosiasi agar pihak tersebut mau melakukan aktivitas sesuai pesan tersebut.
Contohnya, bujukan berupa diskon yang cukup besar jika masyarakat melakukan pembelian sebuah produk dalam jumlah tertentu.
Melakukan kolaborasi atau collaborating.
Kolaborasi merupakan kunci keberhasilan bisnis modern. Dengan kolaborasi, bisnis dapat bergerak dan berkembang lebih cepat. Kolaborasi dapat dilakukan secara internal dengan karyawan dan eksternal dengan komunitas, selebritas, tokoh dan sebagainya.
Contohnya, membuat konten media sosial tentang keseharian karyawan. Konten tersebut diharapkan mampu mengangkat citra sebagai perusahaan yang sejahtera untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Melakukan integrasi dengan audiens atau integrating.
Dalam proses ini, perusahaan menempatkan diri sejajar dengan audiens dengan harapan audien merasa perusahaan ada di pihak mereka.
Contoh termudah adalah menggunakan panggilan kita dibandingkan saya dan anda.
Baca juga: 3 Manfaat Etika Bisnis bagi Perusahaan beserta Contohnya
Itulah tujuan komunikasi bisnis dan contohnya yang menarik diketahui untuk penyampaian pesan dalam lingkup bisnis. Komunikasi merupakan salah satu penentu berhasil atau tidaknya bisnis yang sedang dijalani. (lus)
