Konten dari Pengguna

Urutan Gerakan Guling ke Belakang Setelah Punggung

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Urutan Gerakan Guling ke Belakang Setelah Punggung adalah. Sumber: unsplash/ Ginny Rose Stewart
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Urutan Gerakan Guling ke Belakang Setelah Punggung adalah. Sumber: unsplash/ Ginny Rose Stewart

Urutan gerakan guling ke belakang setelah punggung adalah tengkuk. Gerakan tersebut dilakukan dengan hati-hati dan dilakukan di atas matras. Tekniknya perlu diperhatikan agar gerakannya tidak menimbulkan cedera.

Biasanya gerakan tersebut dipraktekkan saat mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Gerakannya membutuhkan teknik khusus agar dapat dilakukan dengan benar.

Urutan Gerakan Guling ke Belakang Setelah Punggung adalah Bagian Tubuh Ini

Ilustrasi Urutan Gerakan Guling ke Belakang Setelah Punggung adalah. Sumber: unsplash/ Kike Vega

Urutan gerakan guling ke belakang setelah punggung adalah tengkuk. Urutannya secara berurutan yaitu dari panggul bagian belakang, pinggang, punggung kemudian ke tengkuk.

Mengutip dari buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan oleh Asep Kurnia Nenggala (hal.76–77), tata cara melakukan gerakan guling ke belakang adalah sebagai berikut.

  1. Berdiri dengan tegak dengan posisi matras berada di belakang tubuh.

  2. Lakukan pose berjongkok, telapak tangan diletakkan di sisi badan dan menempel pada matras. Usahakan tangan kanan dan kiri ditekuk dengan derajat yang sama untuk menghindari laju gerakan yang miring.

  3. Duduk di matras, kedua tangan diletakkan di sisi kiri dan kanan kepala dengan telapak tangan ke atas.

  4. Gulingkan badan ke belakang, biarkan punggung beserta kedua telapak tangan menempel pada matras.

  5. Akhiri gerakan dengan posisi jongkok dan kedua tangan lurus ke depan dada.

Gerakan guling ke belakang memerlukan keseimbangan. Kuncinya ada di posisi tangan kanan dan kiri yang menopang tubuh dengan baik. Jika salah satunya tidak sama, maka gerakan guling ke belakang bisa miring dan sebagainya.

Adapun alat yang diperlukan untuk melakukan gerakan ini hanyalah matras. Sebelum melakukan gerakan ini, pelaku perlu yakin dengan setiap gerakannya agar gerak tubuh seimbang dan tidak membuat cedera.

Berguling ke belakang idealnya memerlukan waktu kurang dari 30 detik sehingga gerakannya terasa lumayan cepat. Tahapannya harus dilakukan dengan tepat agar punggung dan tengkuk tidak sakit.

Adapun urutan gerakan guling ke belakang setelah punggung adalah tengkuk. Baru kemudian pelaku memposisikan dirinya dalam posisi jongkok. Gerakan yang dilakukan dengam bemar akan mampu mengurangi risiko cedera tulang belakang. (IMA)

Baca juga: Mengenal Gerak Spesifik Guling Depan pada Senam Lantai