Urutan Km sampai Mm sebagai Satuan Panjang dan Cara Menghitungnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Urutan km sampai mm penting untuk diketahui karena digunakan untuk melakukan konversi satuan. Konversi satuan sering ditemui dalam pelajaran matematika dan fisika, serta digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Contoh kegunaan urutan tersebut antara lain ketika ingin membeli kain sepanjang 120 cm, sementara harganya Rp10.000 per meter. Perbedaan satuan seperti ini sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Ketahui Urutan Km Sampai Mm
Dikutip dari Merdeka Belajar Matematika untuk SD/MI Kelas 1-6, Erwanda Luha (2023:74), satuan adalah sesuatu yang digunakan sebagai pembanding dalam pengukuran suatu besaran.
Besaran dan satuan seperti km dan mm dahulu disebut satuan metrik. Mulai tahun 1960, sistem metrik diubah menjadi Sistem Internasional (SI). Besaran panjang menggunakan satuan SI meter. Satuan meter atau m berada di antara km dan mm.
Berikut adalah urutan km sampai mm, termasuk m dan cara menghitungnya agar tidak mengalami kesulitan jika melakukan konversi.
1. Urutan dari Km ke Mm
Km merupakan singkatan dari kilometer, sedangkan mm singkatan dari milimeter. Untuk memudahkan membuat urutan, biasanya siswa SD menggunakan tangga konversi. Jika sudah sering menggunakan tangga tersebut, siswa akan hafal dengan sendirinya.
Berikut adalah urutan satuan panjang dari km ke mm:
km → hm → dam → m → dm → cm → mm
atau
kilometer → hektometer → dekameter → meter → desimeter → sentimeter → milimeter.
2. Cara Menghitung Urutan dari Km ke MM
Ada patokan yang harus diingat jika ingin melakukan konversi, yaitu:
Tiap geser ke kiri satu satuan harus dibagi dengan kelipatan 10, sedangkan jika bergeser ke kanan satu satuan harus dikalikan dengan kelipatan 10.
Jika menggunakan tangga konversi, maka tiap naik satu anak tangga harus dibagi dengan kelipatan 10, sedangkan jika turun satu anak tangga maka harus dikalikan dengan kelipatan 10.
3. Contoh Soal
5 km = ... dam.
5 (10x10) = 5 x 100 = 500 dam.
5 m = ... km.
5 : (10x10x10) = 5 : 1000 = 0,005 km.
5 m = ... cm.
5 (10x10) = 5 x 100 = 500 cm.
5000 mm = ... m.
5000 : (10x10x10) = 5000 : 1000 = 5 m.
50 dam = ... dm.
50 (10x10) = 50 x 100 = 5000 dm.
Pengenalan urutan km sampai mm lebih mudah dilakukan dengan tangga konversi. Setelah memahami prinsipnya, barulah berlatih dengan soal-soal matematika. (lus)
Baca juga: Macam-macam Satuan Internasional yang Perlu Diketahui
