Konten dari Pengguna

Warna-warna yang Membentuk Cahaya Putih Disebut Apa? Ini Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi warna-warna yang membentuk cahaya putih disebut. Sumber: pexels.com/Alexander Grey
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi warna-warna yang membentuk cahaya putih disebut. Sumber: pexels.com/Alexander Grey

Kehidupan manusia tidak terlepas dari warna yang bisa ditemukan di benda-benda sekitar. Terdapat warna-warna yang membentuk cahaya putih disebut dengan warna primer yang terdiri dari merah, kuning, dan biru.

Secara singkat warna adalah kesan yang ditangkap oleh mata dari cahaya yang dipantulkan ke benda-benda dan menciptakan warna tertentu. Identitas semua warna ditentukan oleh panjang gelombang cahaya.

Mengenal Warna-warna yang Membentuk Cahaya Putih

Ilustrasi warna-warna yang membentuk cahaya putih disebut. Sumber: pexels.com/Zaksheuskaya

Mengutip dari buku Dasar Desain Grafis, Kusnadi, (2018:47), sesuai dengan teori Brewster warna terbagi menjadi 4 kategori yaitu primer, sekunder, tersier, dan warna netral. Adapun warna-warna yang membentuk cahaya putih disebut dengan warna primer.

Warna primer adalah warna yang tidak berasal dari campuran warna-warna lain seperti biru, kuning, dan merah. Disebut primer karena warna-warna ini adalah induk yang bisa menghasilkan warna lain ketika dicampur.

Ketiga warna ini sangat umum ditemukan di benda-benda sekitar bahkan digunakan dalam printer. Apabila ketiga warna tersebut dicampur menjadi satu maka bisa menghasilkan warna putih.

Pembagian Warna Lainnya

Ilustrasi warna-warna yang membentuk cahaya putih disebut. Sumber: pexels.com/Steve Johnson

Selain warna primer, masih ada pembagian warna lainnya yang perlu diketahui. Pembagian warna tersebut adalah warna sekunder, tersier, dan netral, berikut penjelasan selengkapnya.

1. Warna Sekunder

Macam-macam warna pertama adalah warna sekunder yang berasal dari pencampuran warna-warna lainnya dengan proporsi 1:1. Contohnya adalah warna ungu yang berasal dari campuran warna biru dan kuning.

Selain itu warna jingga yang berasal dari campuran dua warna yaitu warna merah dengan warna kuning, dan contoh lainnya.

2. Warna Tersier

Berikutnya adalah warna tersier yaitu campuran warna primer dengan warna sekunder sehingga menghasilkan warna baru. Contoh warna tersier adalah jingga kekuningan adalah hasil dari warna jingga ditambah dengan kuning.

Contoh lainnya adalah warna hijau kekuningan adalah hasil campuran dari warna hijau dengan warna kuning.

3. Warna Netral

Terakhir adalah warna netral yang berasal dari campuran ketiga warna dasar dengan proporsi 1:1.

Semua warna di atas memiliki hubungan satu sama lain misalnya kontras warna komplementer akan menghasilkan warna yang paling kuat. Contohnya adalah campuran warna biru dengan hijau.

Warna-warna yang membentuk cahaya putih disebut dengan warna primer yang banyak ditemukan di kehidupan sehari-hari. Selain warna yang membentuk cahaya putih, ada juga jenis warna lainnya yaitu sekunder, tersier, dan netral. (GTA)

Baca Juga: Ketahui Unsur yang Paling Mencolok dalam Seni Rupa