Mahasiswa UB Sukses Sebarkan Informasi Bijak Kerja Hingga Cara Aman Jadi TKI

Mahasiswa Psikologi, Universitas Brawijaya
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Rahayuningtyas tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
KABUPATEN MALANG – Mahasiswa KKN FBD (FISIP Bakti Desa) KOMPAK Universitas Brawijaya Kelompok 37 menghadirkan program inovatif dengan nama “Pusat Informasi Lowongan Kerja Berkelanjutan (PILKB)" dalam bentuk penyebaran brosur di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang pada Sabtu (26/7). Program ini dirancang untuk membantu warga mendapatkan akses informasi kerja yang resmi, tips lolos seleksi, hingga panduan aman menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Kenapa Harus PILKB?
"Banyaknya masyarakat yang bekerja menjadi TKI dan maraknya penyebaran informasi lowongan pekerjaan yang hoax melalui media sosial, kelompok 37 merasa perlu memberikan informasi tentang cara bijak menyikapi informasi lowongan pekerjaan dan bekerja secara aman di luar negeri," ungkap Rahayu, penanggung jawab program ini.
Brosur ini dirancang agar masyarakat langsung menemukan berbagai informasi dalam satu lembar kertas secara instant seperti sebuah Pil.
Warga Sitiarjo, Siap Bijak Menyikapi Lowongan Pekerjaan!
Penyebaran brosur PILKB ini dilaksanakan di Gereja Kristen Jawi Wetan Jemaat Sitiarjo. Brosur disebarkan dalam dua sesi ibadah, yakni Pekan Kebangunan Wanita di sore hari dan Ibadah Pemuda di malam hari, ini bertujuan menyasar berbagai kelompok usia di komunitas jemaat. Melihat antusias masyarakat ketika membaca informasi ini, menunjukkan bahwa mereka siap menjadi warga yang bijak dalam menyikapi informasi lowongan pekerjaan yang ada.
Brosur tersebut berisi panduan lengkap, mulai dari jenis-jenis lowongan kerja, tips memeriksa keaslian informasi, sumber resmi untuk mencari lowongan, tips and trick lolos kerja dari administrasi dan wawancara, hingga template CV berbasis Applicant Tracking System (ATS) yang dapat membantu warga lolos tahap administrasi.
Dari Literasi Kerja hingga Perlindungan TKI
Tak hanya mengingatkan warga untuk tetap bijak ketika mendapatkan informasi lowongan pekerjaan, program ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar tidak mudah tertipu lowongan kerja internasional dan dapat memahami prosedur menjadi TKI yang aman.
“Banyaknya kasus perdagangan manusia dan pekerja ilegal di dunia, kami harap warga Sitiarjo tidak ada yang mengalami musibah ini, sehingga mohon untuk membaca dan memahami dengan baik informasi terkait cara aman menjadi TKI," jelas Rahayu ketika menjelaskan brosur PILKB kepada masyarakat.
Banyak warga Sitiarjo yang bekerja sebagai TKI sehingga materi ini dirancang sesuai kondisi sosial yang ada. Melalui informasi ini, tidak hanya mengarahkan masyarakat untuk menjadi TKI yang aman tapi juga menjadi keluarga yang aktif menjaga keamanan pekerja luar negeri.
Brosur Bisa Diakses Kapan Saja dan Memiliki Potensi Dilanjutkan
Dalam melaksanakan program kerjanya, kelompok 37 tidak hanya memberikan karya fisik namun juga meninggalkan jejak digital karena soft file dari brosur ini diberikan kepada Ketua Dusun untuk disebarkan kepada Ketua RW, Ketua RT, dan masyarakat melalui saluran komunikasi desa sehingga informasi bisa terus diakses meski program KKN FBD ini telah berakhir.
"Besar harapan kami, informasi ini dapat disebarluaskan kepada anak, saudara, keluarga, teman, atau mereka yang membutuhkan informasi ini," ucap Rahayu ketika membagikan brosur.
Melalui PILKB, mahasiswa KKN FBD UB ingin mengajak masyarakat untuk meningkatkan budaya literasi kerja yang praktis dan berkelanjutan di Desa Sitiarjo. Kelompok 37 berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih siap bersaing di dunia kerja sekaligus terhindar dari risiko penipuan lowongan kerja.
