Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Pestisida Nabati Brotowali oleh Dosen STIKes Karya Putra Bangsa Tulungagung
29 Maret 2025 11:55 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Rahma Diyan Martha tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT

Pada hari Minggu, 5 Januari 2025 salah satu Dosen dari STIKes Karya Putra Bangsa Tulungagung yaitu Ibu Rahma Diyan Martha, S.Si., M.Sc melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi lokal dengan memanfaatkan tanaman brotowali sebagai bahan dasar pembuatan pestisida nabati. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Rahma Diyan Martha menjelaskan bahwa banyak tanaman herbal, termasuk brotowali, yang tumbuh liar di pekarangan warga Desa Wates namun belum dimanfaatkan secara optimal. Tanaman yang memiliki potensi besar sebagai bahan dasar untuk berbagai produk herbal, termasuk pestisida nabati, sering kali dianggap mengganggu estetika pekarangan tanpa adanya pengetahuan lebih lanjut tentang manfaatnya. Selain itu, masyarakat, terutama ibu rumah tangga, mengalami keterbatasan pengetahuan tentang cara merawat tanaman herbal dengan baik dan memanfaatkannya secara maksimal. Untuk itu, kegiatan ini dirancang untuk mengedukasi warga tentang potensi tanaman brotowali dan cara mengolahnya menjadi produk yang bermanfaat, seperti pestisida nabati yang ramah lingkungan.
ADVERTISEMENT
Program pengabdian ini terdiri dari tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan bersama peserta pengabdian. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan meliputi sosialisasi tentang inovasi pembuatan pestisida nabati. Terakhir, pada tahap evaluasi, dilakukan monitoring dan evaluasi untuk menilai sejauh mana program ini memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui kuisioner yang diberikan kepada mitra sebelum dan setelah pendampingan. Dengan pendekatan ini, diharapkan warga Desa Wates dapat mengoptimalkan potensi lokalnya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengedepankan prinsip green economy melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan.