Dari LAZISNU Sidoarjo untuk Semua: Khitan Sehat Peduli Sesama

Pengguna Kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rahmat Asmayadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SIDOARJO – Menyongsong fajar Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah dengan aksi nyata, LAZISNU MWC NU Sidoarjo kembali menggelar aksi sosial tahunan bertajuk "Khitanan Massal Yatim & Dhuafa". Agenda yang memasuki jilid ketiga ini dilaksanakan dengan penuh sukacita dan haru pada hari ini, Ahad (05/07/2026).
Bukan sekadar tradisi keagamaan, gelaran kali ini menorehkan cerita indah tentang indahnya toleransi dan kemanusiaan yang melintasi sekat perbedaan.
Inklusif dan Menyentuh: Hadirnya Peserta Non-Muslim Tercatat lebih dari 35 anak usia tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) dari berbagai sudut wilayah Sidoarjo berkumpul dengan wajah tegang sekaligus antusias. Menariknya, dari puluhan anak yatim dan dhuafa tersebut, terdapat salah satu peserta yang berlatar belakang non-Muslim. Kehadiran peserta ini menjadi bukti nyata bahwa LAZISNU bergerak di atas prinsip Ukhuwah Insaniyah (persaudaraan sesama manusia), di mana bantuan sosial diberikan tanpa memandang suku, ras, maupun agama.
Dukungan Penuh dari Ulama Sinergi yang kuat terlihat dari jajaran undangan yang hadir untuk memberikan dukungan moral secara langsung kepada anak-anak peserta khitan. Tampak hadir di lokasi: Ro'is Syuriyah MWC NU Sidoarjo beserta jajaran Tanfidziyah, yang mengawal kekhidmatan acara. Abah Usman, selaku Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, yang hadir mewakili unsur pemerintahan (umaro). Dan Para Donatur dan Muzakki setia LAZISNU MWC NU Sidoarjo.
Kehadiran Abah Usman dan para tokoh ini kian menegaskan bahwa program kemandirian umat yang digagas LAZISNU mendapat apresiasi luas dari berbagai elemen strategis di Sidoarjo.
Banjir Hadiah untuk Sang Pemberani Untuk menghapus rasa takut dan memantik senyum di wajah anak-anak, LAZISNU MWC NU Sidoarjo bersama para donatur tidak tanggung-tanggung dalam memberikan apresiasi. Setiap anak yang selesai dikhitan pulang dengan tangan penuh berkat, membawa: Uang Saku Tunai, Paket Pakaian Ibadah: Baju baru, sarung, dan kopyah, Fasilitas Pendidikan: Perlengkapan sekolah lengkap untuk menyambut tahun ajaran baru dan Paket Sembako: Untuk membantu pemenuhan gizi keluarga di rumah selama masa pemulihan.
"Ini adalah khitanan massal ketiga yang kami gelar, dan bertepatan dengan momentum Muharram 1448 H. Kami ingin Tahun Baru Hijriyah ini menjadi awal yang bersih, sehat, dan penuh harapan bagi anak-anak kita, tanpa kecuali," ujar perwakilan pengurus LAZISNU MWC NU Sidoarjo di sela acara.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ro'is Syuriyah, memohon agar anak-anak yang telah dikhitan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berguna bagi nusa, bangsa, serta agama.
