kumparan
12 Sep 2019 21:44 WIB

Ketika persahabatan Telah Berubah Menjadi Cinta~

Mencintai orang yang sama Photo by Logan Amstrong via unsplash.com
Betapa indahnya dunia ini, jika persahabatan dan cinta dapat berjalan selaras serta saling melengkapi. Jatuh cinta kepada seorang sahabat, sering dijumpai pada perjalanan hidup. Persahabatan adalah suatu perjalanan yang panjang, ketika kita merasa ada kecocokan satu dengan yang lainnya dalam berkomunikasi, kesepahaman, toleransi, saling menghargai, dan berbagi rasa.
ADVERTISEMENT

Sahabat akan menemani kita dalam suka dan duka. Meskipun ia mungkin tidak dapat membantu, tetapi hanya dengan mendengarkan saja, ia sudah membantu meringankan beban.

Sahabat itu bagaikan bintang. Meskipun tidak setiap hari bersinar, tetapi bintang selalu ada di atas langit. Sama halnya dengan sahabat, mungkin kita tidak dapat bertemu dan berkomunikasi setiap saat, tetapi sahabat selalu ada di hati kita. Hidup tidak selalu berjalan mulus, terkadang ada kerikil-kerikil kecil yang memberi warna pada hidup kita. Hanya pada sahabat, kita dapat menceritakan permasalahan hidup yang kita hadapi. Sahabat yang baik akan memegang semua rahasia kita, Kesalahan kita, Kekurangan kita, tanpa perlu kita bilang; jangan bilang siapa-siapa, ya.
Perjalanan waktu akan membuktikan betapa penting arti sebuah persahabatan tidak lekang oleh waktu. Seringkali kita mempunyai begitu banyak teman yang bertebaran di mana-mana, mulai dari teman masa kecil, teman masa sekolah hingga teman kerja, tetapi hanya pada sahabat, kita bebas bercerita apa saja. Begitupun dengan cinta. Cinta adalah anugerah, kehadiran cinta dapat datang secara tiba-tiba, kebersamaan dalam kurun waktu tertentu, menimbulkan benih-benih cinta. Cinta lebih dari sekedar suka, simpati dan kagum.
ADVERTISEMENT

Cinta adalah ketika kita dapat menerima seseorang apa adanya, termasuk segala kebiasaannya yang baik dan kurang baik.

Persahabatan antara dua insan manusia yang berlainan jenis, seringnya bertemu dan kebersamaan dalam waktu yang lama, cara pandang dan minat yang sama, mencurahkan isi hati, tanpa disadari timbulnya benih-benih cinta dan Menjadi Kekasih.
Ketika bertemu dengan orang baru, kita saling menukar kartu nama, serta berbincang dengan akrab dalam sebuah pertemuan atau perjalanan. Kita dengan bebas dapat bercerita kepada sahabat, bahwa kita bertemu dengan seorang teman baru. namun kepada kekasih. Kita harus berpikir lebih dari dua kali jika hendak menceritakan hal tersebut kepada kekasih, terutama jika ia mempunyai sifat cemburu yang besar, menjaga perasaannya. Ini juga untuk menghindari ketegangan dalam hubungan percintaan, nanti dikiranya kita menduakan dirinya atau tertarik kepada orang lain. Biasanya kepada seorang sahabat, kita lebih dapat mencurahkan isi hati kita, dan kepada kekasih ada hal-hal tertentu yang tidak dapat kita ceritakan, bukan bermaksud untuk menyembunyikan, tetapi lebih pada rasa kuatir akan menyinggung perasaannya atau membuatnya cemburu.
ADVERTISEMENT
Jatuh cinta kepada sahabat, terkadang memang suatu dilema. Konon kehilangan sahabat jauh lebih menyakitkan dibandingkan dengan kehilangan kekasih. Sahabat biasanya tidak pernah menuntut sesuatu yang lebih dari kita. Ketika sahabat menjadi kekasih, terkadang banyak tuntutan. Ada keinginan pada dirinya, agar kita menjadi bayangan dirinya atau membatasi gerak langkah kita dalam berteman.
Persahabatan yang dihiasi oleh cinta, jika dari keduanya mempunyai perasaan yang sama, tentunya akan menjadi sepasang kekasih. Jika hanya satu pihak yang jatuh cinta, kemungkinan hal ini bisa menjadi masalah, sehingga seorang sahabat cenderung ragu untuk mengutarakan isi hatinya, karena kuatir akan kehilangan persahabatan yang telah terjalin selama ini.

Menyimpan rasa cinta juga sama sulitnya dan tidak mengutarakan perasaan cinta juga bukan jalan keluar yang tepat.

ADVERTISEMENT
Ketika kita melihat sahabat yang kita cintai, akhirnya menjadi kekasih orang lain, ada rasa sesak juga di dada. Meskipun di sisi lain, kita ikut bahagia melihat sahabat kita bahagia. Jatuh cinta kepada seorang sahabat adalah hal yang wajar. Bagaimana agar persahabatan tidak putus dan sementara cinta juga tidak ditolak, ada baiknya kita berusaha untuk mencari tahu apakah sahabat kita, juga mempunyai perasaan yang sama dengan kita.
Ketika persahabatan telah berubah menjadi cinta, sebaiknya kita harus dapat menahan cemburu melihat keakraban kekasih dengan sahabat yang lainnya, dan tidak membatasi gerak langkah sahabat yang kini menjadi kekasih serta memberikan perhatian yang lebih dari seorang sahabat dan menerima apa adanya, termasuk segala kekurangannya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan