Menurut Survei Membuktikan Wanita Lebih Sering Bohong Ketimbang Pria

Pengguna Kumparan
Tulisan dari Rahmat Asmayadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika wanita berpikir bahwa pria lebih sering bohong daripada wanita, anggapan itu salah besar. Karena ternyata perihal bohong, wanita lebih ahli dan lebih sering melakukannya.
Survei yang dilakukan oleh produk teh herbal bermerek "Honest" ini melibatkan lebih dari 2.100 orang dewasa dan hasilnya menunjukkan kecil kemungkinan para lelaki berbohong dalam urusan pekerjaan, kesehatan, dan asmara.
Sebagai contoh, 39% wanita mengaku pernah berpura-pura sakit untuk bolos kerja dan hanya 37% pria yang melakukannya. Dan, sebanyak 33% wanita mengaku makan sembunyi-sembunyi saat menjalankan program diet, sedangkan hanya 23% pria yang melakukan hal serupa. Dalam urusan kencan, sebanyak 37% wanita suka berbohong untuk menghindarinya dan hanya 27% pria yang melakukannya.
Namun penelitian ini juga menunjukkan bahwa kejujuran tak selamanya menjadi sikap yang baik. Pasalnya, terdapat 6 dari 10 wanita (60%) akan mengaku menyukai pemberian hadiah yang diberikan kepada mereka meski sebenarnya tidak menyukainya. Tapi hanya 43% pria yang melakukan (kebohongan putih) seperti itu.
Sebanyak hampir 6 dari 10 pria dan wanita (58%) mengaku selalu jujur kepada orang tua mereka dan ada 72% yang mengaku selalu jujur kepada pasangan mereka. Survei ini dilakukan di Amerika Serikat selama 20 tahun terakhir.
Bahwa alasan utama di balik kebohongan ini bertujuan menjaga perasaan orang lain, menghindari masalah, atau untuk mempermudah menjalani hidup.
Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa wanita lebih cenderung berpura-pura sakit agar tak masuk kerja, makan sembunyi-sembunyi saat diet, dan mencari-cari alasan untuk menghindari sebuah kencan. Meskipun, fakta ini tampak memberikan citra buruk terhadap perempuan, tak semua kebohongan yang mereka lakukan adalah sesuatu yang jelek. Pasalnya, perempuan memang suka bersikap tidak jujur agar tidak menyakiti perasaan seseorang.
Tentu saja, baik wanita maupun pria pernah berbohong, namun wanita ternyata punya lebih banyak alasan mengapa mereka harus ahli dalam berbohong. Salah satu alasannya adalah karena perempuan adalah makhluk yang berperasaan. Dorongan alami secara biologis ini dimiliki wanita sebagai kemampuan dasar mengasuh anak.
Wanita lebih peka, lebih kuat rasa empatinya sehingga lebih sering memikirkan menjaga perasaan diri sendiri dan orang lain~
Dan untuk menjaga perasaan orang lain, salah satu cara adalah dengan berbohong. Kebanyakan wanita akan lebih memilih berkata bohong namun tidak menyakiti hati, daripada berkata jujur namun melukai orang lain. Umumnya kebohongan yang dikatakan adalah masalah - masalah ringan seperti; Duh, cantiknya yang baru saja liburan, atau "Sekarang jadi agak kurusan ya." Pujian-pujian yang melibatkan perasaan inilah yang sering dikatakan perempuan.
Jadi bagaimana, masih suka mengelak kalau pria adalah pembohong besar dan merasa paling jujur dan benar selama ini? Coba cek lagi~
