Konten dari Pengguna

Sahabat Generasi: Kontribusi Nyata Mahasiswa KKN untuk Balita-Lansia Watu Gajah

Rahmat Gunawan

Rahmat Gunawan

Mahasiswa Teknologi Informasi Universitas Aisyiyah Yogyakarta - Staff TI RS Perguruan Tinggi di Yogyakarta

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rahmat Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar Kegiatan KKN Unisa Kelompok 63 Kelas Karyawan di Watu Gajah Sumber: Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Gambar Kegiatan KKN Unisa Kelompok 63 Kelas Karyawan di Watu Gajah Sumber: Dokumen Pribadi

Sahabat Generasi: Kontribusi Nyata Mahasiswa KKN untuk Balita-Lansia Watu Gajah terwujud dalam suasana penuh kehangatan di Balai Padukuhan Watu Gajah pada Jumat (15/8/2025). Suara tawa ceria balita dan obrolan hangat para lansia menyemarakkan kegiatan yang diisi oleh mahasiswa KKN Unisa Yogyakarta 2025 Kelompok 63 Kelas Karyawan dengan penuh semangat. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata pengabdian untuk dua generasi yang paling membutuhkan perhatian.

Kelompok 63 KKN-PPM Unisa Yogyakarta telah menjalin kedekatan khusus dengan warga Padukuhan Watu Gajah selama sebulan terakhir. Mereka hadir bukan sebagai pengamat, melainkan sebagai mitra yang turun langsung memahami kebutuhan balita dan lansia di wilayah tersebut.

Sosialisasi Stunting yang Menyentuh Hati

Pada kesempatan ini, mahasiswa KKN menyelenggarakan program sosialisasi gizi seimbang dan pencegahan stunting yang dikemas secara interaktif dan mudah dipahami. Melalui media edukatif dan mereka menyampaikan pentingnya pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala.

"Kami ingin mengingatkan Kembali kepada ibu – ibu yang mempunyai balita tentang pentingnya gizi seimbang dan deteksi dini stunting. Pendekatan kami lakukan dengan cara yang menyenangkan agar mudah diterima," ujar Juna, Ketua Kelompok 63 KKN Unisa.

Para ibu tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian sosialisasi. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi tentang pola makan sehat untuk anak-anak. Tak lupa, mahasiswa juga memberikan leaflet edukasi germas untuk ibu – ibu tersebut.

Pemeriksaan Kesehatan Lansia yang Penuh Perhatian

Sementara untuk lansia, mahasiswa menyelenggarakan pemeriksaan Kesehatan dalam bentuk check berat badan, tensi, kadar gula darah dan asam urat. Setiap lansia mendapat perhatian khusus dan pendampingan personal.

"Pemeriksaan ini sangat membantu kami. Selain bisa memantau kesehatan, juga dapat ilmu tentang menjaga kesehatan di usia senja," kata Setyaningsih (67), salah satu peserta lansia.

Para lansia tidak hanya mendapat layanan kesehatan, tetapi juga merasakan perhatian dan kasih sayang layaknya dari keluarga sendiri.

Program ini tidak hanya berhenti pada kegiatan sekali waktu, tetapi dirancang untuk membangun kesadaran kesehatan yang berkelanjutan. Mahasiswa bekerja sama dengan kader posyandu setempat untuk memastikan program ini dapat terus berjalan bahkan setelah masa KKN berakhir.

"Dukungan dari mahasiswa KKN sangat berarti bagi kami. Mereka membawa pengetahuan baru dan energi positif yang memotivasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan posyandu," tutur Sri, salah satu kader posyandu watu gajah.

Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendekatan personal dan edukasi yang menyenangkan dapat menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Mahasiswa KKN Unisa tidak hanya meninggalkan program, tetapi juga kenangan indah sebagai sahabat yang peduli terhadap kesehatan generasi bangsa.

Kegiatan ini ditutup dengan pembagian makanan sehat untuk balita dan lansia, meninggalkan senyum dan kebahagiaan bagi seluruh peserta yang hadir.