kumparan
search-gray
Tekno & Sains26 April 2020 9:20

Meneliti Bawah Permukaan Bumi Melalui Udara, Apa Mungkin?

Konten kiriman user
Geofisika aero saat ini semakin berkembang. Metode ini memanfaatkan teknologi pesawat mini atau drone untuk melakukan survei geofisika di permukaan Bumi sehingga dapat dipetakan bawah permukaan.
ADVERTISEMENT
Selain geofisika aero, bahkan saat ini berkembang penelitian geofisika dengan memanfaatkan sinyal atau data yang dipancarkan satelit. Beberapa survei geofisika yang dapat dilakukan antara lain metode gravitasi yaitu dengan mengukur medan gravitasi di beberapa titik di permukaan Bumi untuk mengetahui benda atau anomali di bawah permukaan.
Kegunaan dari metode gravitasi untuk kegiatan eksplorasi sangat beragam, salah satunya adalah untuk mencari system panas Bumi yang potensial sebagai sumber energi panas bumi (geothermal). Selain itu, metode gravitasi juga berguna untuk melakukan monitoring gunungapi dengan memantau perubahan medan gravitasi secara berkala.
Metode magnetik, dengan memanfaatkan gelombang magnetik yang dipancarkan batuan di bawah permukaan agar dapat diidentifikasi. Salah satu kegunaan metode magnetik adalah untuk mencari sebaran mineral pada batuan di bawah permukaan. Serta beberapa metode lainnya yang masih dikembangkan untuk menggunakan teknologi aero dan satelit.
Meneliti Bawah Permukaan Bumi Melalui Udara, Apa Mungkin? (625057)
Ilustrasi aeromagnetik (BGR)

Evolusi Teknologi

Teknologi saat ini semakin berkembang, termasuk dalam eksplorasi geofisika. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, salah satu metode geofisika yang menggunakan teknologi aero adalah penelitian aeromagnetik. Berbeda dengan survey magnetik di mana surveyor harus menuju titik pengukuran untuk mendapatkan data magnetik. Pengukuran aeromagnetic dapat dilakukan menggunakan magnetometer yang dipasang di belakang pesawat ataupun memanfaatkan kapal dan dipasang di atasnya untuk mendapatkan data magnetik (Cipta, n.d.).
ADVERTISEMENT
Ketika pesawat terbang ke suatu daerah, secara otomatis sensor di dalam magnetometer akan mengukur nilai medan magnet total. Tetapi jika pada pengukuran di permukaan variasi yang diperhatikan hanya variasi akibat medan utama bumi dan variasi harian, maka pada survey aeromagnetic variasi lain yang berpengaruh adalah kecepatan angin dan faktor penghambat di udara lainnya. Selain itu, teknologi yang juga digunakan untuk melakukan survey geofisika aero adalah system navigasi GPS. GPS merupakan sistem navigasi yang berbasis satelit orbital, sehingga akan sangat berkaitan dengan satelit GPS dan sinyal GPS itu sendiri. Output yang dihasilkan GPS berupa informasi posisi/koordinat dan waktu. Satelit GPS menggunakan sinyal radio yang disalurkan ke penerima di permukaan tanah yang kemudian digunakan untuk menentukan lokasi di suatu titik di permukaan bumi. GPS dioperasikan oleh badan pertahanan U.S. (Defense Maping America) (Winardi, n.d.).
Meneliti Bawah Permukaan Bumi Melalui Udara, Apa Mungkin? (625058)
Ilustrasi survey geofisika menggunakan pesawat (Cipta, n.d.)
Tentu saja perubahan penggunaan teknologi ini memiliki dampak baik dan buruk. Perlunya pengembangan lebih lanjut agar survey geofisika dapat dilakukan dengan menghasilkan data yang lebih akurat.
ADVERTISEMENT

Keuntungan

Perkembangan teknologi yang dimanfaatkan untuk survei geofisika menguntungkan bagi kegiatan eksplorasi. Hal yang utama adalah penggunaan teknologi aero dan satelit ini lebih menghemat waktu dan tenaga. Hal ini karena monitoring dilakukan pada satu server, sedangkan yang bekerja menelusuri daerah penelitian adalah alat, dalam hal ini adalah pesawat, kapal ataupun satelit. Selain itu cakupan wilayah yang dapat disurvei tentu jauh lebih luas dibandingkan survey yang dilakukan di permukaan menggunakan teknologi manual dan tenaga manusia. Tetapi kemajuan teknologi ini harus didukung dengan peningkatan pengetahuan seluruh sumber daya manusia yang terlibat. Adaptasi dari penggunaan teknologi aero harus dilakukan secara bertahap agar penerapannya maksimal dengan mendapatkan data yang akurat.

Referensi:

BGR, n.d.. Principle sketch of aeromagnetics. [Online]. Tersedia di: https://www.giraf-network.org [Diakses pada 17 April 2020].

Winardi. n.d., Penentuan Posisi Dengan GPS Untuk Survey Terumbu Karang. Puslit Oseanografi-LIPI

ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white