Emergency Response Program untuk Membantu Mereka yang Terdampak Gempa Bumi

SOS Children's Villages adalah organisasi sosial non-profit yang memberikan pengasuhan alternatif yang berkualitas dan penguatan keluarga bagi anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua.
Konten dari Pengguna
25 November 2022 16:33
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari SOS Children's Villages tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT

Menanggapi bencana yang terjadi, tim Emergency Response Program dari SOS Children’s Villages telah melakukan asesmen dan sigap memberikan pertolongan yang dibutuhkan oleh para korban bencana gempa bumi di salah satu lokasi yang paling terdampak yakni Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang.

Emergency Response Program untuk Membantu Mereka yang Terdampak Gempa Bumi (45042)
zoom-in-whitePerbesar
Cianjur, 24 November 2022 - Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 Skala Richter mengguncang Cianjur, Jawa Barat pada Senin, 21 November 2022 yang lalu. Gempa yang berpusat di 10 KM arah barat daya dari Kabupaten Cianjur dengan kedalaman gempa 10 KM juga dirasakan di wilayah Jakarta, Sukabumi, Bogor, Bandung, hingga Depok. Gempa yang terjadi pukul 13.21 WIB ini membuat mayoritas korban meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang roboh saat gempa terjadi, termasuk anak-anak yang sedang berada dalam proses belajar di sekolah.
ADVERTISEMENT
Bencana yang tidak terduga ini pun membawa dampak yang luar biasa. Tercatat ratusan rumah mengalami kerusakan hingga memakan korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 24 November 2022 mencatat korban meninggal dunia mencapai 271 orang dan sebanyak 2.043 orang mengalami luka-luka serta sekitar 61 ribu orang lainnya mengungsi. Tentunya hal tersebut memberikan dampak psikis dan psikologis yang mendalam bagi para korban, terutama anak-anak.
Emergency Response Program untuk Membantu Mereka yang Terdampak Gempa Bumi (45043)
zoom-in-whitePerbesar
Menanggapi musibah yang terjadi, Gregor Hadi Nitihardjo selaku National Director SOS Children’s Villages menyampaikan, “Saya turut berbelasungkawa atas apa yang terjadi di Cianjur. Tim Emergency Response telah kami kerahkan untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak dan membantu pemerintah setempat menyalurkan bantuan dan dukungan khususnya bagi anak-anak dan keluarga. Di saat bencana seperti ini, anak-anaklah yang paling rentan dari yang rentan. Hak anak untuk kelangsungan hidup, perkembangan, partisipasi dan perlindungan dalam segala keadaan terutama selama keadaan darurat menjadi prioritas kami.”
ADVERTISEMENT
Tim Emergency Response Program dari SOS Children’s Villages telah melakukan asesmen di salah satu lokasi yang paling terdampak bencana gempa bumi yakni Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang yang mana di lokasi tersebut masih minim bantuan. SOS Children’s Villages bergerak untuk melakukan assessment dan sigap untuk membantu memberikan pertolongan yang dibutuhkan oleh para korban bencana gempa bumi yang berada dilokasi tersebut.
Melalui asesmen yang dilakukan oleh tim Emergency Response Program dari SOS Children’s Villages di Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang ditemukan fakta bahwa:
● 10 anak meninggal dunia akibat bencana gempa bumi
● 1.356 orang terdampak bencana gempa bumi
● Berkurangnya pasokan makanan dan makanan yang ada dan diperkirakan hanya bertahan kurang dari satu minggu untuk stok konsumsi mereka yang terdampak
ADVERTISEMENT
● Terdapat 2 posko pengungsi di desa ini dengan total sekitar 900 orang pengungsi
Saat ini, tim Emergency Response Program dari SOS Children’s Villages akan memberikan bantuan yang paling mendesak untuk disalurkan, seperti tenda, selimut, makanan pokok, popok bayi, obat-obatan, alat-alat kebersihan dan kebutuhan dasar lainnya yang paling utama dibutuhkan segera oleh para korban terdampak serta membangun tempat aman untuk anak atau Children Care Space.
Melihat gentingnya situasi ini, tim Emergency Response Program dari SOS Children's Villages akan bekerja dalam berbagai cara untuk menjaga agar anak-anak dalam keadaan terdampak bencana agar tetap aman. Emergency Response Program merupakan salah satu dari tiga program kerja SOS Children’s Villages di Indonesia. Selain program Family Like Care (FLC) and program Family Strengthening, Emergency Response Program dibentuk untuk melindungi anak-anak karena ketika bencana terjadi, anak-anak merupakan kelompok yang paling terkena dampak, mulai dari kehilangan akses pendidikan, kehilangan keluarga, hingga meninggalkan trauma mendalam. SOS Children’s Villages bekerja untuk memastikan setiap anak yang terdampak bencana tetap mendapatkan hak-haknya serta terlepas dari trauma bencana melalui program bantuan langsung dan pendirian Children Center yang memfasilitasi semua kegiatan anak termasuk pendidikan, bermain, serta trauma healing.
ADVERTISEMENT
Selain mengerahkan tim Emergency Response Program untuk membantu anak-anak dan keluarga yang terdampak, SOS Children’s Villages juga membuka ajakan bagi seluruh Sahabat untuk turut bergerak bersama mendukung tim Emergency Response Program dalam:
● Menyediakan tempat aman untuk anak-anak yang terdampak atau Child Care Space yang termasuk di dalamnya ada trauma healing activities dan educational activities
● Logistik di lokasi terdampak (tempat berlindung atau tenda, P3K, peralatan memasak, peralatan kebersihan, selimut, matras, bantal, dan kebutuhan dasar keluarga lainnya)
● Pasokan makanan
● Bahan bakar genset
Emergency Response Program untuk Membantu Mereka yang Terdampak Gempa Bumi (45044)
zoom-in-whitePerbesar
Sahabat dapat memberikan dukungan melalui link donasi yang ada di laman https://www.sos.or.id/campaign/bersamauntukcianjur. Mari bersatu #BersamaUntukCianjur dan bantu mereka bangkit. Untuk informasi lebih lanjut mengenai SOS Children’s Villages, Sahabat bisa mengunjungi https://www.sos.or.id/dukungan-anda.
ADVERTISEMENT
---
Tentang SOS Children’s Villages
SOS Children's Villages adalah organisasi sosial non-profit yang memberikan pengasuhan alternatif yang berkualitas dan penguatan keluarga bagi anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua. SOS Children’s Villages juga secara aktif menyuarakan pemenuhan hak untuk setiap anak, terutama dalam hal pengasuhan. Didirikan pada tahun 1949 di Innsbruck, Austria, SOS Children's Villages kini hadir di 136 negara termasuk Indonesia. Selama 50 tahun di Indonesia, SOS Children’s Villages mengasuh dan mendampingi lebih dari 7.400 anak yang berada di 11 kota di Indonesia, yaitu: Lembang, Jakarta, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Bali, Flores, Banda Aceh, Meulaboh, Medan, dan Palu. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.sos.or.id | @desaanaksos
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020