Konten dari Pengguna

Wet on Dry vs Wet on Wet: Teknik Dasar Cat Air Yang Wajib Diketahui Pemula

Ajeng Rahma Adhani

Ajeng Rahma Adhani

Mahasiswi Insitut Teknologi Bisnis Ahmad Dahlan, Program Studi Desain Komunikasi Visual.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ajeng Rahma Adhani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi melukis dengan cat air. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi melukis dengan cat air. Foto: Freepik

Melukis merupakan suatu kegiatan di mana kita bisa menyalurkan imajinasi dan kreativitas dengan cara yang menyenangkan. Salah satu media yang sering digunakan adalah cat air. Cat air cukup populer dan digemari karena menghasilkan efek lukisan yang transparan dan efek campuran yang alami. Namun, cat air juga memiliki sifat yang mudah menyebar secara alami yang membuatnya sulit untuk dikontrol terutama bagi pemula.

Oleh karena itu, untuk menguasai cat air, kita perlu mengetahui terlebih dalu tentang teknik-teknik dasar cat air. Seperti yang kita bahas pada artikel ini mengenai teknik wet on dry dan wet on wet. Mengetahui perbedaan kedua teknik ini penting untuk menciptakan layer dalam lukisan dan memudahkan kamu untuk menciptakan efek lukisan yang kamu inginkan.

Yuk, simak artikel berikut untuk mengetahui apa perbedaan teknik wet on dry dan wet on wet, dan bagaimana cara mengoptimalkan kedua teknik tersebut untuk membuat lukisan yang memukau.

Apa Itu Teknik Wet on Dry dan Wet on Wet? Apa Perbedaanya?

Ilustrasi contoh wet on wet dan wet on dry. Foto: dokumen pribadi

Kedua teknik tersebut sama-sama merupakan teknik dasar dalam melukis dengan cat air namun memiliki cara dan hasil efek yang berbeda.

Teknik wet on dry adalah teknik cat air dengan menyapukan cat pada permukaan kertas atau lapisan cat yang sudah kering. Pada teknik ini, kamu dapat mengontrol sapuan cat dengan baik dalam membentuk suatu objek yang kamu inginkan. Teknik ini juga menghasilkan sapuan cat yang tegas dan lapisan warna yang lebih tebal atau tajam.

Sedangkan teknik wet on wet adalah teknik cat air dengan menyapukan cat pada permukaan kertas atau lapisan cat yang masih basah. Pada teknik ini, kamu akan sedikit kesulitan dalam mengontrol sapuan cat. Hal ini karena sapuan cat akan menyebar, dan bercampur bersama lapisan basah sebelumnya. Sehingga efek yang dihasilkan dari teknik ini berupa sebaran abstrak dan gradasi campuran warna yang halus.

Bagaimana Cara Melakukan Teknik Wet on Dry danWet on Wet ?

Pertama, kita bahas cara melakukan teknik wet on dry sebagai berikut:

  1. Pastikan kondisi kertas atau lapisan warna sebelumnya sudah kering.

  2. Campurkan cat dengan air menggunakan kuas basah. Untuk hasil warna yang tajam, kamu bisa gunakan sedikit air.

  3. Sapukan cat air pada permukaan kertas atau lapisan cat yang sudah kering.

Selanjutnya, adalah cara melakukan teknik wet on wet yaitu sebagai berikut:

  1. Basahi permukaan kertas terlebih dahulu menggunakan kuas dan air bersih.

  2. Celupkan kuas pada cat air, lalu sapukan pada permukaan kertas yang masih basah. Warna akan menyebar secara alami dan memberi efek yang indah.

  3. Kamu juga bisa mengkombinasikan dengan warna lain untuk membuat gradasi yang halus.

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Menggunakan Teknik Wet on Dry danWet on Wet ?

Kamu bisa menggunakan teknik wet on dry ketika kamu ingin melukis suatu objek terdefinisi atau suatu detail. Karena pada teknik ini, kamu bisa mengontrol sapuan cat dengan baik, sehingga memudahkan untuk melukis objek dan detail dengan jelas.

Sedangkan, jika kamu ingin melukis gradasi yang lembut atau efek campuran abstrak, kamu bisa menggunakan teknik wet on wet. Dengan teknik ini, sapuan cat akan menyebar dan menciptakan efek campuran yang lembut.

Ilustrasi contoh wet on wet dan wet on dry. Foto: dokumen pribadi

Dalam tahap melukis dengan cat air, kamu bisa menggunakan teknik wet on wet terlebih dahulu. Mulailah dengan memberi gradasi warna dasar pada objek dan latar belakang. Setelah itu, beri detail sedikit demi sedikit menggunakan teknik wet on dry. Pada tahap ini, kamu perlu bersabar menunggu lapisan cat sebelumnya kering, agar kamu bisa dengan mudah melukis detail di lapisan selanjutnya.

Demikianlah perbedaan teknik wet on wet dan wet on dry, serta bagaimana cara mengoptimalkan kedua teknik tersebut dalam lukisanmu. Semoga bermanfaat.