Tidak Ada Nama Ronaldo dan Messi di Liga Champions Setelah 20 Tahun

Muhammad Rakin Asyari
Mahasiswa Jurnalistik Universitas Padjadjaran
Konten dari Pengguna
22 September 2023 22:32 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Muhammad Rakin Asyari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ronaldo dan Messi berjumpa di Final Liga Champions 2009. Sumber: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ronaldo dan Messi berjumpa di Final Liga Champions 2009. Sumber: Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Ajang sepakbola Eropa paling bergengsi kembali bergulir setelah pergantian musim kemarin. Kompetisi Liga Champions musim 23/24 dimulai dengan pertandingan antara Newcastle United melawan AC Milan pada Selasa (19/09) pukul 23.45 WIB. Bermain di kandang AC Milan, pertandingan tersebut berakhir dengan skor kacamata. Dimulainya kompetisi ini membuat euforia sepakbola kembali menyala. Namun, Liga Champions musim ini tidak lagi dihiasi oleh dua mega bintang sepakbola, yaitu Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Dengan berpindahnya Ronaldo ke Arab Saudi dan Messi ke Amerika membuat sepakbola Eropa kehilangan dua pemain terbaiknya.
ADVERTISEMENT
Awal Karir Ronaldo dan Messi di Liga Champions
Ronaldo mengawali karir sepakbolanya lebih awal, jika dibandingkan dengan Messi. Ronaldo juga lebih dulu memainkan debut Liga Championsnya pada saat Manchester United ditaklukkan oleh klub asal Jerman, VfB Stuttgart di MHPArena dengan skor 2-1. Ronaldo bermain sebagai starter yang kemudian digantikan oleh Darren Fletcher di penghujung pertandingan. Manchester United menggunakan formasi 4-4-1-1 pada pertandingan saat itu. Ronaldo menempati posisi gelandang sebelah kiri ditemani oleh Paul Scholes dan Roy Keane sebagai gelandang bertahan dan Phil Neville sebagai gelandang sebalah kanan. Dengan posisi tersebut, Ronaldo berhasil menorehkan "assist" saat dilanggar oleh kiper VfB Stuttgart di kotak penalti. Penalti tersebut dieksekusi dengan manis oleh Ruud Van Nistelroy yang membuat Manchester United berhasil memperkecil ketinggalan.
ADVERTISEMENT
Messi memainkan debut Liga Championsnya pada musim berikutnya, saat Barcelona bertandang ke markas Shakhtar Donetsk pada Selasa (12/07/04). Namun, sayang sekali Barcelona dipaksa tunduk kepada sang tuan rumah dengan skor 2-0. Messi dipercaya untuk menjadi starter di laga tersebut dan menempati posisi nomor 9 atau striker. Di pertandingan tersebut, Barcelona menggunakan formasi 4-3-3 Attacking. Messi yang saat itu menjadi striker didukung oleh van Bronck dan Javito di posisi sayap, Andres Iniesta dan Juan Verdu di posisi gelandang tengah, serta Xavi Hernandez di posisi gelandang bertahan.
Gol Debut Liga Champions
Setelah memainkan pertandingan pertamanya pada tahun 2003, Ronaldo baru berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada tahun 2007. Gol tersebut lahir pada pertandingan perempat final Liga Champions musim 06/07 silam yang mempertemukan Manchester United dengan AS Roma. Saat itu, Manchester United berhasil menggilas AS Roma dengan skor yang fantastik, 7-1. Ronaldo berhasil menyumbang 2 gol yang dicetak pada menit 44 dan 49. Ryan Giggs-lah yang mengakomodir kedua gol tersebut. Selain menyumbang gol, Ronaldo turut memberikan assist kepada Michael Carrick pada menit ke-11. Ronaldo harus bermain sebanyak 26 pertandingan sebelum mencetak gol pertamanya di pertandingannya yang ke-27.
ADVERTISEMENT
Lebih dulu dari Ronaldo, Messi berhasil mencetak gol pertamanya di Liga Champions pada tahun 2005 saat umurnya masih 18 tahun. Gol tersebut dicetaknya saat Barcelona menaklukkan Panathinaikos dengan skor 5-0 di Camp Nou. Messi memanfaatkan dengan baik kesalahan bek Panathinaikos dan akhirnya berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit 34 yang membuat Barcelona menambah keunggulannya menjadi 3-0. Pertandingan tersebut adalah pertemuan pertama Barcelona dengan Panathinaikos di fase grup. Mereka tergabung di dalam grup C dengan Werder Bremen dan Udinese. Sebelum mencetak gol pertamanya, Messi harus menjalani 17 pertandingan tanpa gol terlebih dahulu. Namun, hanya 6 diantaranya Messi menjadi starter.
Momen Ikonik Kedua "Goat" di Liga Champions
Selama karirnya di Liga Champions, kedua "Goat" mempunyai beberapa momen yang akan selalu dikenang. Berikut adalah momen-momennya:
ADVERTISEMENT
1. Gol Sundulan di Final Liga Champions, 2008 dan 2009
Ronaldo berhasil memenangkan piala Liga Championsnya pertama kali pada tahun 2008 saat Manchester United mengalahkan Chelsea melalui drama adu penalti. Gol pembuka datang dari sundulan Ronaldo yang mengarah ke pojok gawang sehingga membuat Petr Cech mati langkah. Namun, tepat sebelum babak pertama berakhir, Frank Lampard berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor berakhir imbang 1-1 hingga akhir waktu extra time hingga akhirnya Manchester United memenangkan pertandingan melalui adu penalti dengan skor 6-5. Manchester United sempat tertinggal saat adu penalti ketika tenadangan Ronaldo berhasil dibendung oleh Petr Cech. Walau eksekusi penaltinya gagal, Ronaldo tetap berperan penting dalam kemenangan Manchester United ini. Selang setahun, tropi Liga Champions jatuh kepada Barcelona saat Messi dkk berhasil menaklukkan Manchester United di Final dengan skor 2-0. Samuel Eto'o yang saat itu menjadi ujung tombak Barcelona berhasil mencetak gol pada menit ke-10. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai hingga pada akhirnya Messi memastikan kemenangan Barcelona dengan mencetak gol melalui sundulan yang membuat Van der Sar mati langkah. Skor akhir 2-0 untuk kemenangan Barcelona yang melengkapi treble-nya.
ADVERTISEMENT
2. Bicycle Kick Ronaldo ke Gawang Gianluigi Buffon, 2018
Gol luar biasa ini terjadi ketika Real Madrid bermain ke kandang Juventus pada perempat final leg pertama Liga Champions musim 2017/2018. Diawali dengan tendangan dari Lucas Vazquez yang terbendung oleh Buffon hingga bola terpental ke arah Carvajal yang datang dari sisi kanan. Setelah melakukan beberapa sentuhan, Carvajal mengumpan bola ke dalam kotak penalti yang akhirnya disambar oleh tendangan salto Ronaldo yang spektakuler. Bola mengarah ke pojok kiri bawah yang membuat Buffon tidak berkutik sama sekali. Pertandingan dimenangkan oleh Real Madrid dengan skor 3-0.
3. Freekick Cantik Messi Melawan Liverpool, 2019
Lionel Messi memiliki peran yang sangat penting saat Barcelona berhasil membantai Liverpool di semi final Liga Champions tahun 2019 dengan skor 3-0. Messi mencatatkan namanya di papan skor sebanyak dua kali. Salah satu golnya menjadi salah satu gol terindah yang pernah tercipta di Liga Champions. Tendangan bebas berjarak 27 meter yang bersarang ke pojok kanan atas gawang Liverpool menjadi Goal of the Season Liga Champions musim itu. Namun, sayang sekali Messi dkk harus menerima comeback fantastis dari Liverpool pada leg kedua.
ADVERTISEMENT