Konten dari Pengguna

Strategi Programming di Balik Talk Show Rakyat Bersuara iNews

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rama Ikhwan Firdaus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Studio Siaran televisi. Foto [mustafa alabri]/ Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Studio Siaran televisi. Foto [mustafa alabri]/ Unsplash

Pernah kepikiran kenapa talk show politik di TV hampir selalu tayang malam hari? Jawabannya bukan kebetulan. Di dunia penyiaran, jam tayang itu strategi. Rakyat Bersuara di iNews bisa jadi contoh yang pas buat dibedah.

Ilustrasi menonton televisi di malam hari. Foto: [Yiquan Zhang]/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menonton televisi di malam hari. Foto: [Yiquan Zhang]/Unsplash

Kenalan dulu: iNews dan Rakyat Bersuara

iNews awalnya bernama SUN TV dan mulai siaran pada 2 Februari 2008 (Rusyanti, 2018). Stasiun ini berada di bawah naungan MNC Group. Salah satu program unggulannya adalah Rakyat Bersuara, talk show yang menurut situs resmi iNews tayang live setiap Selasa pukul 19.00 WIB, dipandu Aiman Witjaksono bersama narasumber yang disebut kredibel, untuk mengulas berbagai permasalahan terkini (iNews). Aiman sendiri kembali ke MNC Media sebagai Pemimpin Redaksi iNews dan SindonewsTV (SindoNews, 2024). Jadi presenternya juga orang yang memegang kendali redaksi.

Kenapa jam 19.00? Soal dayparting

Dalam programming, dayparting adalah praktik membagi hari siaran ke beberapa bagian, dan tiap bagian diisi jenis program yang cocok dengan waktunya (Wikipedia, t.t.). Pukul 19.00 WIB masuk prime time, saat banyak orang sudah pulang beraktivitas dan punya waktu menonton. Slot ini cocok untuk program diskusi yang butuh perhatian penuh.

Durasinya juga tidak main-main. Jadwal RCTI+ edisi Selasa, 8 September 2026, mencatat program ini tayang pukul 19.00–22.00 WIB (RCTI+, 2026). Tiga jam live artinya redaksi harus menjaga ritme topik dan narasumber supaya penonton tidak pindah channel.

Posisinya dalam lineup mingguan

Rakyat Bersuara tidak berdiri sendiri. Di hari berikutnya ada The Prime Show (Rabu, 20.00 WIB) yang membahas isu terkini yang tidak banyak diketahui orang, lalu Interupsi (Kamis, 20.00 WIB) yang mengadu dua pihak pro dan kontra (iNews). Ketiganya sama-sama talk show, tapi punya "jualan" berbeda, ulasan tuntas, isu eksklusif, dan debat.

Menurut analisis saya, ini mirip block programming, yaitu penjadwalan sekelompok program yang saling melengkapi (Wikipedia, t.t.). Bedanya, blok ini tersebar di tengah pekan, bukan berurutan dalam satu malam. Dampaknya, penonton yang suka diskusi isu punya "janji temu" rutin dengan iNews hampir tiap malam di pertengahan pekan.

Siapa penontonnya?

Saya tidak menemukan data rating atau share resmi untuk program ini, jadi bagian ini sebatas dugaan. Dari format dan jam tayangnya, sasarannya kemungkinan penonton dewasa yang peduli isu politik dan kebijakan. Tapi ada catatan menarik: menurut laporan, KPI menyoroti kegagalan menjaga norma etika pada program yang diklasifikasikan R (Remaja) (Antara Kalteng, 2026). Artinya, di atas kertas penontonnya bisa lebih luas daripada yang dibayangkan produser.

Live itu seru, tapi berisiko

Ilustrasi siaran langsung di studio televisi. Foto: [Jan Dubanek]/Pexels

Pada 10 Maret 2026, KPI menjatuhkan teguran tertulis kepada iNews atas siaran Rakyat Bersuara karena ucapan salah satu narasumber dinilai tidak pantas (Antara Kalteng, 2026). Ketua KPI Ubaidillah mengingatkan bahwa pemilihan narasumber harus mempertimbangkan kapasitas keilmuan, perilaku, dan bahasa yang layak di ruang publik (Antara Kalteng, 2026).

Dari kacamata programing, ini pelajaran soal trade-off. Format live memberi kesan spontan dan hangat, tapi mengurangi ruang kendali. Strategi yang masuk akal, ini opini saya, adalah seleksi dan briefing narasumber yang lebih ketat, moderator yang tegas, dan aturan main yang jelas sebelum tayang.

Kekuatan dan tantangan

Kekuatan: slot prime time, host dengan otoritas redaksi, dan format live yang dekat dengan isu terkini.

Tantangan: menjaga kualitas dan etika di program berdurasi panjang, serta bersaing dengan program sejenis di jam yang sama. Dalam programming, usaha menarik penonton dari program pesaing disebut counterprogramming (Wikipedia, t.t.). Untuk mengukur apakah strategi iNews berhasil, kita memerlukan data rating dan share yang sayangnya tidak tersedia terbuka.

Penutup

Dari satu program saja kita bisa melihat bahwa jadwal, format, dan pilihan narasumber adalah satu paket keputusan programming. Ketiganya menentukan apakah talk show hanya ramai atau juga bermutu.