kumparan
26 Des 2018 5:47 WIB

Rangkum 26 Desember 2018: Napi Tewas Dipukuli hingga TNI Ditembak Mati

Kesaksian Pemimpin Redaksi kumparan Arifin Asydhad saat hotelnya diterjang tsunami menjadi pembuka Rangkum edisi ini. Berikut selengkapnya.
ADVERTISEMENT
1. Pemimpin Redaksi kumparan Jadi Saksi Tsunami Selat Sunda
Kondisi Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan usai terkena tsunami. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
Pemimpin Redaksi kumparan, Arifin Asydhad, menjadi saksi saat tsunami melanda Selat Sunda pada Sabtu malam (22/12). Kala itu ia sedang tidur di hotel Salsa Beach, Anyer, bersama dua anaknya.
Kamar Arifin hanya berjarak 3 meter dari tebing batas pantai. Ia melihat air sudah menggenangi lantai kamarnya, merobohkan beberapa bangunan, hingga menyeret mobil-mobil yang parkir.
Arifin mengisahkan keputusannya membuat berita berjudul 'tsunami'. Medianya sempat di-bully di media sosial karena dianggap menyebar kepanikan, namun belakangan terbukti dia lah yang benar, bahkan, membuktikan juga negara ini tak memiliki alat pendeteksi tsunami yang berasal dari erupsi gunung berapi.
2. Gejolak di Partai Amanat Nasional (PAN)
Ilustrasi Partai Amanat Nasional (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
Internal tubuh Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional bergejolak di tengah sibuknya menghadapi gelaran pesta demokrasi 2019. Dua pengurus DPP PAN mengundurkan diri yakni Bendahara Umum, Nasrullah; dan Ketua DPP PAN Bidang Cyber dan Multimedia, Agung Mozin. Keduanya memilih mundur karena sudah merasa tak cocok.
ADVERTISEMENT
3. Anggota TNI Ditembak di Jatinegara oleh Sesama Anggota TNI
Lokasi penembakan anggota TNI di Jatinegara (Foto: Raga Iman/kumparan)
Anggota TNI Angkatan Darat, Letkol CPM Dono Kuspriyanto, tewas ditembak di dalam mobil dinasnya saat melintas di dekat Rumah Sakit Hermina Jatinegara, Jakarta Timur, sekitar pukul 22.30 WIB, Selasa (25/12).
Tak berselang lama, polisi akhirnya menangkap anggota TNI AU Serda JR, yang diduga sebagai pelaku penembakan.
4. Napi yang Kabur dari Aceh Tewas Dipukuli Massa di Medan
Personel aparat kepolisian berjaga di luar lapas Lambaro, Banda Aceh. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
Hamdani, narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Lambaro, Aceh, tewas dikeroyok massa di sebuah warung kopi di Jalan Tunggul Hitam, Kelurahan Lalang, Medan, pada Jumat (21/12). Narapidana kasus pembunuhan yang divonis hukuman mati itu dihajar warga karena membuat onar dan mengancam pemilik warung dengan parang.
ADVERTISEMENT
---------------------------
Ikuti terus Rangkum edisi lainnya di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan