Konten Media Partner

Rangkum 30 Maret 2019: 1.000 Lumba-Lumba Mati, Kode Suap KONI

Rangkum

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tiga kode terungkap dalam kasus suap dana hibah KONI menjadi pembuka Rangkum edisi ini. Berikut selengkapnya.

  1. Kode 'Babe', 'Ucup', hingga 'Pak Haji' dalam Suap Dana Hibah KONI

Sekjen KONI, Ending Fuad Hamidy, selaku terdakwa kasus korupsi dana hibah KONI menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen KONI, Ending Fuad Hamidy, selaku terdakwa kasus korupsi dana hibah KONI menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Sidang kasus dugaan suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dengan terdakwa Sekretaris Jenderal KONI, Ending Fuad Hamidy, digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (28/3), dengan menghadirkan empat orang saksi.

Dalam sidang tersebut muncul fakta terkait kode atau panggilan seseorang untuk menyamarkan identitas. Saksi menyebutkan bahwa, kode 'Babe' itu adalah Ending Fuad Hamidy, sedangkan 'Pak Haji' sendiri adalah Muhamad Yunus.

Baca: Terungkap Kode Babe hingga Pak Haji Dalam Perkara Suap Dana Hibah KONI

  1. Haryo Putro Nugroho, Cicit Soeharto, Dilaporkan ke Polisi Diduga Jual Lahan Cagar Budaya

Hermawi Taslim, kuasa hukum PT. Sekar Wijaya, melaporkan cicit Soeharto atas dugaan penipuan jual beli lahan. Foto: Ricky Febrian/kumparan

Haryo Putro Nugroho, cicit Soeharto, dilaporkan oleh PT. Sekar Wijaya ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) atas dugaan penipuan terkait kasus jual beli lahan bekas Rumah Sakit Kadipolo, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (29/3).

Lahan yang dijual oleh Haryo Putro Nugroho kepada PT. Sekar Wijaya dengan harga jual Rp 25 miliar ini ternyata berstatus cagar budaya. “Tanah itu seluas 2,5 hektare serta sertifikatnya atas nama pribadi,” ucap kuasa hukum PT Sekar Wijaya, Hermawi Taslim, di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/3).

Baca: Haryo Putro Nugroho, Cicit Soeharto Dilaporkan ke Polisi Diduga Jual Lahan Cagar Budaya

  1. Guru Honorer di Lima Puluh Kota Diduga Sodomi 12 Siswa SD

Ilustrasi anak korban pelecehan seksual. foto: Thinkstock

Guru honorer berinisial TY (28 tahun) ditangkap kepolisian Resor (Polres) Kota Payakumbuh karena diduga telah melakukan tindakan sodomi terhadap 12 orang anak didiknya yang masih berstatus pelajar sekolah dasar (SD).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku terakhir melakukan tindakan sodomi pada bulan Februari 2019. "Jadi TKP-nya itu di ruangan kepala sekolah, ruangan UKS, dan rumah dinasnya," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Payakumbuh, AKP Ilham Indarmawan, Jumat (29/03).

  1. Jemaah Masjid Al Aqsa di Palu Salat 'Bersajadahkan' Air Hujan

Suasana di dalam Masjid Al Aqsa di Palu, yang kini dalam keadaan darurat, digunakan jamaah untuk salat. Foto: Istimewa

Masjid Al Aqsa di Kompleks BTN Bumi Roviga, Kelurahan Tondo, hingga kini belum selesai diperbaiki, sejak rusak akibat gempa Palu pada 28 September 2018. Minim dana menjadi alasan perbaikan masjid itu belum rampung dan dibangunnya masjid darurat.

“Kami membangun masjid darurat. Tadi waktu salat Jumat, hujan turun. Terpaksalah jemaah harus salat bersajadahkan air hujan,” kata Imam Masjid Al Aqsa, Zamrud, Jumat sore (29/3).

Baca: Jemaah Masjid Al Aqsa di Palu Salat 'Bersajadahkan' Air Hujan

  1. 1.000 Bangkai Lumba-lumba dengan Sirip Terpotong Terdampar di Prancis

Seekor lumba-lumba mati di pantai Kota Tarnos, Prancis, Kamis, (21/3). Foto: AFP / NICOLAS TUCAT

Lebih dari 1.000 bangkai lumba-lumba terdampar di pantai di Prancis sejak awal 2019. Hal ini diduga terjadi karena penangkapan ikan yang serampangan oleh para nelayan.

Dilansir Associated Press, menurut Willy Daubin, anggota Pusat Nasional untuk Riset Ilmiah di La Rochelle University, angka lumba-lumba terdampar saat ini adalah rekor tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Setelah dilakukan autopsi, 90 persen lumba-lumba itu mati karena tidak sengaja tertangkap di jaring kapal pencari ikan.

Baca: 1.000 Bangkai Lumba-lumba dengan Sirip Terpotong Terdampar di Prancis

---

Ikuti Rangkum edisi lainnya di sini.