Pernikahan Dini !! Aksi Edukasi Mahasiswa KKN 84 Kelompok 63 Di SMPN 2 Lembak

saya mahasiswi UIN Raden Fatah palembang. memiliki hobi membaca dan bermain hockey. saya anak yang ceria dan suka berbicara
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rani widiyasari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Oleh: Kelompok 63 KKN Angkatan 84 UIN Raden Fatah Palembang

LEMBAK — Masa remaja seharusnya menjadi lembaran penuh mimpi, ruang untuk mengeksplorasi potensi, dan waktu untuk fokus mengejar edukasi. Namun, bayang-bayang pernikahan dini seringkali menjadi penghalang bagi langkah-langkah kecil itu. Menyadari hal tersebut, mahasiswa KKN Angkatan 84 Kelompok 63 UIN Raden Fatah Palembang hadir di SMP Negeri 2 Lembak pada Selasa, 20 Januari 2026, untuk membawa misi perubahan.
Kegiatan edukasi ini bukan sekadar sosialisasi formal. Sejak pagi, suasana sekolah sudah dipenuhi energi positif. Yang menariknya adalah bagaimana para siswa Kelas IX SMPN 2 Lembak menyambut tema ini dengan sangat antusias. Alih-alih merasa canggung membahas isu sensitif, mereka justru menunjukkan semangat yang luar biasa, aktif bertanya, dan berdiskusi mengenai dampak jangka panjang dari pernikahan di usia belia.
Sinergi yang tercipta antara mahasiswa dan pihak sekolah membuktikan bahwa edukasi mengenai pendewasaan usia perkawinan sangatlah krusial. Pernikahan dini bukan hanya soal kesiapan fisik, tapi juga kesiapan mental, ekonomi, dan tanggung jawab besar di masa depan. Melalui pendekatan yang komunikatif, Kelompok 63 berusaha menanamkan pemahaman bahwa kesuksesan di bangku sekolah adalah investasi terbaik sebelum memasuki mahligai rumah tangga.
Antusiasme siswa-siswi ini menjadi sinyal kuat bahwa generasi muda di Lembak memiliki keinginan besar untuk memutus rantai pernikahan anak. Mereka sepakat bahwa masa depan yang gemilang hanya bisa diraih dengan persiapan yang matang, bukan dengan ketergesaan yang berisiko.
Dengan pelaksanaan edukasi ini pun disambut hangat oleh para guru maupun kepala sekolah SMPN 2 Lembak. " Semoga dengan adanya edukasi ini bisa membuat anak-anak paham bahwa pendidikan itu sangat penting dan pokus sekolah serta mencegah pemikiran mereka tentang menikah di usia yang belum matang" kata ibu marni astuti S.Pd selaku kepala sekolah SMPN 2 Lembak
Langkah kecil di hari Selasa itu diharapkan menjadi pemantik api semangat bagi para siswa untuk terus bermimpi setinggi langit. Karena pada akhirnya, masa depan bangsa ini berada di tangan remaja yang cerdas, berwawasan, dan mampu menentukan prioritas hidupnya dengan bijak.
Kegiatan ini dirangkum di Tiktok dan instagram kelompok 63 https://www.instagram.com/s/aGlnaGxpZ2h0OjE4MDgzNzE1NDEyOTA0MTU5story_media_id=3814327041513429034_79220758371&igsh=MXB1ZWdzNG5uYW9lMQ==
