Konten dari Pengguna

Batik sebagai Identitas Nasional Indonesia

Rasya Amini

Rasya Amini

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rasya Amini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Identitas Nasional berasal dari kata identitu yang artinya jati diri dan nasional yang mengandung arti bangsa atau negara. Secara keseluruhan identitas nasional berarti suatu jati diri dari sebuah bangsa yang berbeda dari bangsa lainnya.

Hakikat Identitas Nasional di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pancasila aktualisasinya tercerminkan dalam penataan kehidupan kita yang dalam arti yang luas, misalnya pada aturan perundang-undangan ataupun moral yang dengan secara normatif diterapkan di dalam bermasyarakat atau berinteraksi, baik itu di dalam tataran nasional ataupun internasional. Identitas Nasional memiliki beberapa unsur – unsur penting yaitu, suku bangsa, agama, kebudayaan dan bahasa.

Batik sebagai Identitas Nasional Indonesia
zoom-in-whitePerbesar

Batik merupakan kain bergambar yang pembuatannya dilakukan dengan menuliskan malam pada kain tersebut, kemudian diproses dengan cara tertentu yang memiliki khas. Batik juga merupakan salah satu warisan budaya Indonesia dan diakui dunia, ekspresi budaya Indonesia yang memiliki nilai estetika dan nilai simbolis yang tinggi. Keunikannya adalah salah satu pembentuk karakter bangsa kita yang membedakan dengan bangsa lain sehingga dapat dijadikan sebagai identitas bangsa Indonesia.

Pada zaman dulu, batik hanya pantas digunakan pada acara tertentu seperti upacara adat pernikahan dan acara resmi lainnya. Penggunaan batik di masa penjajahan membedakan orang pribumi dan non pribumi. Namun, makna batik sudah mengalami pergeseran karena sekarang setiap orang dari berbagai suku dan kelas merasa bangga mengenakan batik.

Tak dapat dipungkiri sesuai perkembangan zaman menyebabkan terjadinya globalisasi. Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena adanya pertukaran pandangan dunia, pemikiran, produk, dan berbagai aspek kebudayaan lainnya. Teknologi informasi berkembang sangat pesat, kemudahan dalam mendapatkan kebutuhan dan keperluan pribadi, penyebaran informasi lebih cepat dan mudah didapat. Keberadaan batik juga di pengaruhi oleh globalisasi. Batik dianggap kalah saing dengan mode style baju dari luar negeri seperti Harajuku style dan Korean style.

Namun yang harus kita sadari adalah Indonesia juga lebih bisa menghasilkan produk terbaik dibandingkan produk luar negeri asalkan warganya mau berusaha dan memiliki tekad untuk memberikan yang terbaik dan memiliki semangat unggul dalam berbagai hal.

Indonesia memiliki banyak kekayaan alam, budaya dan bahasa. Tanpa mereka sadari mereka menjajah negeri sendiri dengan membanggakan budaya dan produk bangsa asing dan melupakan warisan kebudayaan dari nenek moyang kita.

Menggunakan batik sama saja dengan mempertahankan kebudayaan Indonesia dan kebudayaan itu merupakan salah satu unsur identitas nasional negara kita. Jika identitas nasional kita pertahankan artinya kita menghargai dan mencintai tanah air kita. Hal ini biasa disebut dengan nasionalisme dan nasionalisme itu harus tumbuh di setiap jiwa warga negara Indonesia. Apalagi kita sebagai mahasiswa harus sudah memiliki kepribadian yang baik, berpandangan luas, bersikap rasional, kritis, mewujudkan nilai – nilai Pancasila, rasa kebanggaan dan rasa cinta tanah air.