Tips Tetap "Waras" Selama Menganggur: Terlihat Diam Bukan Berarti Nol Usaha

Mahasiswa S-1 Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ratna Utari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Penulis: Febryana Salsabilla Nursabrina

Menganggur adalah fase terburuk yang dialami oleh usia produktif. Usia yang seharusnya ideal untuk bekerja, tetapi harus diam ketika tidak menemukan pekerjaan yang diharapkan. Pengangguran adalah orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari pekerjaan, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak.
Menjadi pengangguran mungkin menjadi mimpi buruk bagi sebagian orang. Pengangguran di Indonesia didominasi oleh perempuan. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang menganggur yaitu under qualified (dibawah standar kualifikasi), over qualified (terlalu tinggi untuk kualifikasi yang dibutuhkan), lapangan pekerjaan yang sedikit, pekerjaan yang tidak layak, dan lain-lain. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang sedang mengalami fase menganggur menjadi lebih mudah stres.
Stres selama menganggur adalah ide yang sangat buruk untuk menjalani hidup. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi atau tips yang dapat menjaga seseorang tetap waras dan menjalani hari. Berikut tips yang dapat dilakukan.
Memperdalam dan Mempelajari Skill Baru
Hard skill dan soft skill sama pentingnya untuk di dunia kerja. Menganggur merupakan waktu yang dapat dimanfaatkan untuk memperdalam skill yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan yang diinginkan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti course, pelatihan, sertifikasi dan bootcamp baik daring maupun luring. Kegiatan-kegiatan tersebut sangat penting agar otak selalu bekerja dan me-refresh mata kuliah atau pelajaran selama menempuh jenjang pendidikan, apalagi jika pekerjaan yang diincar se-linier dengan latar belakang pendidikan.
Membaca Buku
Membaca buku dapat dijadikan sebagai aktivitas untuk mengisi waktu luang. Buku yang dibaca pun tidak harus scientific, tetapi juga buku fiksi. Pembaca dapat memperoleh pengetahuan baru. Melalui buku, pembaca juga dapat mengalami pengembangan karakter menjadi lebih baik.
Menulis (Journaling)
Menjalani hari sebagai pengangguran tentu menguras emosi dan tenaga. Oleh karena itu, banyak upaya yang dilakukan agar terhindar dari stres. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan yaitu menulis apa yang dialami. Dengan menulis dapat mengenal lebih dalam apa yang dirasakan dan dapat mengambil keputusan yang tepat.
Melakukan Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat harus diterapkan apalagi ketika sedang menganggur yang sangat rentan mengalami stres. Pola hidup sehat yang dapat diterapkan yaitu makan makanan yang bergizi, olahraga rutin, dan istirahat yang cukup. Selain tubuh yang sehat risiko stres juga akan semakin rendah.
Berdoa
Hubungan dengan Tuhan juga merupakan hal yang paling utama. Bagi sebagian orang, berdoa kepada Tuhan adalah tempat yang paling aman untuk mengadu dan berkeluh kesah. Dengan berdoa, sesorang merasa tidak sendirian.
Kurangi Penggunaan Sosial Media
Selama menganggur pasti banyak pikiran negatif tentang hidup. Salah satunya yaitu pencapaian, orang yang menganggur akan merasa tidak berguna karena tidak memiliki pencapaian. Hal ini diperburuk dengan membandingkan diri sendiri dengan orang lain di media sosial. Oleh karena itu, sangat penting untuk mem-filter apa yang akan dilihat di media sosial.
Tips diatas merupakan sedikit tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mental selama menganggur. Jalan yang dilalui setiap orang berbeda. Oleh karena itu, mari sayangi diri sendiri dan tetap berusaha sekuat tenaga.
