Konten dari Pengguna

A to Z Serba-Serbi MengASIhi bersama PRENAGEN

ratnadewime

ratnadewime

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ratnadewime tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum benar-benar punya anak, saya memang sudah bertekad akan memberikannya ASI saat telah lahir nanti. Bukan tanpa alasan, jauh sebelum saya punya anak pun saya sudah berulang kali liputan tentang ASI dan memang banyak sekali khasiat di dalamnya untuk bayi. Maka saya dengan sepenuh hati meneguhkan diri untuk memberikan ASI pada anak saya saat lahir. Nggak cuma saya, tapi saya juga mengajak suami buat cari tahu banyak hal soal ASI ini dari berbagai sumber. Ya baca buku lah, liat video, baca berita, ngobrol sama dokter, ngobrol dengan pejuang ASI, dan masih banyak lagi. Saya melakukan ini semua semata-mata karena soal mengASIhi ini bukan cuma urusan perempuan dan ibu. Suami sebagai support system terdekat dan pendamping juga harus tahu banyak hal soal ASI.

Namun, pada kenyataannya syahdunya mengASIhi nggak melulu seindah bayangan. Banyak drama menyertainya dari ASI yang seret keluar, anak saya yang harus disinar karena kuning sehingga harus bolak-balik setor ASI dan lumayan ribet, puting lecet, ASI yang tumpah ruah tapi anaknya tidur terus, ASI merembes, ngantuk malam-malam tapi harus bangun menyusui, dan masih banyak lagi. Padahal segini saya dan suami udah punya bekal buat jadi ayah dan ibu ASI tapi rasanya kok ya bayangan dan praktiknya beda jauh.

Untungnya, suami saat itu support penuh saya. Pun dengan keluarga terdekat seperti orang tua dan mertua. Alhasil, Aqsa, anak saya, berhasil menjalani ASI eksklusif hingga enam bulan. Sampai sekarang sudah sembilan bulan pun anaknya masih minum ASI walaupun sudah ada makanan tambahan. Kalau sudah kayak begini, saya harus berterima kasih banyak sama suami dan keluarga sehingga sampai sekarang saya masih bisa mengASIhi Aqsa.

Walaupun sudah berhasil menjadikan Aqsa ´Sarjana ASI´, namun perkara ASI ini masih tetap jadi hal yang menarik buat saya. Apalagi sekarang-sekarang ini produksi ASI saya rasanya sudah menurun di saat DSA anak saya menargetkan Aqsa selain harus menambah porsi makan juga harus minum 600 ml ASI untuk mengejar kenaikan berat badan. Padahal saya sudah makan makanan bernutrisi, minum susu, makan-makanan booster ASI seperti almond dan daun katuk, tapi ASI-nya kadang masih kejar-kejaran.

Beruntung, PRENAGEN bersama dengan KalCare dan Kumparan MOM mengadakan talkshow bertajuk SAY YES to ASI yang diadakan di KalCare Pondok Indah Mall pada Selasa (6/8) kemarin. Selain mendukung kampanye pemberian ASI pada bayi, acara tersebut juga menghadirkan dua narasumber yang kredibel di bidang ASI yaitu dr. N.B Donny A.M., SpOG dan juga bidan Israna Atikah, S.Keb dari moma.muda.

Serba-Serbi ASI, Si Cairan Ajaib untuk Bayi

Saya kadang masih suka amazed, kenapa anak bayi bisa gede cuma gara-gara minum ASI. Kalau ditelusuri lebih lanjut memang ASI bukan air biasa, tetapi cairan bernutrisi yang dihasilkan langsung dari seorang ibu. Dr. N.B Donny A.M., SpOG yang menjadi pembicara talkshow soal ASI saat itu menyatakan penyebab ASI sangat bermanfaat untuk bayi dikarenakan ASI mengandung sebagian besar nutrisi yang diperlukan oleh bayi pada masa enam bulan pertama kehidupan. Karena pentingnya ASI bagi bayi inilah sampai-sampai dicanangkan Pekan Menyusui atau Breastfeeding Week. Bahkan pemerintah pun nggak segan-segan buat menggelontorkan dana banyak demi kampanye pemberian ASI bagi bayi ini. Nggak mungkin kan kalau dikampanyekan jor-joran kalau nggak ada manfaatnya sama sekali.

dr N.B. Donny A.M., SpOG

Sebagai pengetahuan, dr Donny memberikan gambaran tentang komposisi ASI yang dihasilkan oleh tubuh. Tiap 28 ml ASI mengandung 19-23 kalori dengan 3,6-4,8% dari protein, 28,8-32,4% dari lemak, dan 26,8-31,2% dari karbohidrat. Sementara itu sebagian besarnya adalah laktosa. Yang membedakan ASI dan susu formula adalah kandungan kalori dan komposisi ASI bervariasi. Kandungan lemak dan kalori ASI pun berubah selama masa menyusui.

Selain itu, bagi bayi ASI juga memiliki beberapa manfaat, antara lain: berguna untuk perkembangan otak dan penglihatan yang lebih baik, memperkecil kemungkinan infeksi pernafasan dan telinga, meminimalisir alergi pada kulit, mencegah kematian mendadak pada bayi (SIDS), menjaga jantung lebih sehat, dan meminimalkan masalah pada perut atau pencernaan serta alergi makanan.

Tak hanya untuk bayi, dr Donny menambahkan ASI pun bermanfaat bagi seorang ibu. Beberapa manfaat ASI bagi ibu, antara lain: mengurangi risiko kanker payudara dan ovarium, mempercepat penurunan berat badan, mempercepat kontraksi rahim, mencegah perdarahan, mengurangi anemia, menjadi kontrasepsi alami bagi tubuh, serta memberikan rasa kasih sayang untuk si kecil. Sementara itu, bagi keluarga ASI juga memiliki manfaat yang amat besar, antara lain: menghemat biaya daripada jika harus memberikan susu formula, praktis dalam pemberiannya, dan mendukung pembentukan anak menjadi pribadi yang sehat dan cerdas.

Karena banyak manfaatnya bagi beberapa pihak, sukses dan tidaknya seorang ibu saat mengASIhi pun tergantung dari support system yang mengelilinginya. Yang paling penting perannya tentu saja suami. Suami sebagai orang terdekat ibu perlu sekali mengedukasi diri dengan pengetahuan soal ASI. Ini sebabnya juga mengapa saya mati-matian menyuruh suami saya untuk belajar, baca, atau bertanya lebih banyak soal ASI dari sumber yang memahami karena kelak dialah tempat saya bersandar saat mungkin saja putus asa dalam memberikan ASI. Peran suami sebagai support system terdekat ibu bisa dengan beberapa cara, antara lain:

  • Bersikap supportif dan tidak meragukan kemampuan ibu dalam menyusui. Untuk hal yang ini suami saya sudah lakukan. Dia bersikap tenang ketika satu hingga dua hari Aqsa lahir belum juga bisa menyusu di saat anggota keluarga lain sudah tergoda buat memberikan susu formula karena memang dia tahu bayi punya cadangan makanan saat lahir.

  • Memberikan afirmasi positif dan pujian untuk meningkatkan kepercayaan diri ibu. Ini sudah dilakukan suami saya bahkan sebelum saya melahirkan.

  • Membantu memberikan ASI perah saat ibu ingin beristirahat. Bahkan ketika Aqsa masih bayi, suami saya rela melek saat saya memberikan ASI tengah malam demi memastikan anak saya baik-baik saja posisinya dan rela menunggu untuk menyendawakannya.

  • Menemani ibu saat berkonsultasi dengan konselor laktasi. Bukan cuma ke konselor laktasi, suami bahkan sampai ikut kelas-kelas ibu hamil dan menyusui saat saya masih hamil.

  • Membantu menyiapkan kebutuhan yang menunjang bagi ibu menyusui. Yang paling sederhana buat saya adalah memberikan saya keluangan waktu untuk me time walaupun hanya 30 menit biar saya nggak stress karena capek mengurus anak.

Semua support yang diberikan suami dan juga keluarga terdekat penting dilakukan untuk mencegah busui menjadi stress. Karena stress adalah salah satu hal yang bisa menghambat keluarnya ASI selain karena rokok, caffeine, diet yang tak diatur, atau obat-obatan tertentu. Sementara faktor pada bayi yang bisa jadi penyebab ASI berkurang adalah tambahan susu formula, bingung puting, penggunaan empeng atau pacifier, bayi menderita tongue tie, dan jadwal menyusui yang terlalu kaku.

Salah satu kunci produksi ASI yang berlimpah adalah seringnya mengosongkan payudara saat menyusui. Semakin sering payudara kosong, semakin cepat terisi kembali. Isapan bayi merangsang hormon prolaktin untuk kembali memproduksi susu. Oleh karena itu stamina dan kesehatan ibu adalah faktor penting suksesnya menyusui. Itulah mengapa nutrisi untuk ibu menyusui menjadi sangat penting. Nutrisi tidak hanya berpengaruh terhadap kuantitas produksi ASI tetapi juga kualitas. Oleh karena itu, kalori untuk ibu menyusui butuh lebih banyak daripada biasanya sehingga belum direkomendasikan untuk diet. Makanan yang sehat, bergizi, dan bervariasi-lah yang jadi kunci utama pemenuhan nutrisi saat menyusui. Jika menu makanan dirasa kurang bergizi atau bervariasi, ibu bisa melengkapinya dengan susu atau suplemen khusus menyusui.

Nutrisi dalam ASI dapat dikategorikan menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Nutrisi kelompok satu atau NUTRISI MIKRO yaitu nutrisi yang tergantung dari asupan makanan. Jadi jika sang ibu tidak makan, tidak ada zat gizi yang keluar dari ASI. Contoh nutrisi kelompok satu adalah vitamin A (wortel, kentang, sayuran berdaun hijau), vitamin B1 (roti, ikan, daging, kacang-kacangan), vitamin B2 (keju, telur, minyak ikan, kacang-kacangan), vitamin B6 (daging sapi, hati sapi), vitamin B12 (daging sapi, ayam, telur, susu), vitamin D (sinar matahari, susu terfortifikasi, salmon, sardin), Iodium (garam beriodium, keju, susu, yoghurt, ikan), choline (telur, hati sapi/ayam, ikan, kacang), dan selenium (ikan, seafood, gandum, biji-bijian).

  • Nutrisi kelompok dua atau NUTRISI MAKRO adalah nutrisi yang tidak tergantung dari asupan makanan yang ibu konsumsi. Jadi walaupun tidak makan, zat gizi tersebut tetap bisa keluar dari ASI namun mengambil zat dari tubuh sang ibu. Contoh nutrisi dari kelompok dua adalah karbohidrat (nasi, ubi, gandum), protein (ikan, daging ayam, daging sapi, telur), lemak (minyak ikan, canola), zat besi (daging, ayam, telur, kacang-kacangan), kalsium (susu, yoghurt, es krim), asam folat (daging sapi, kacang-kacangan, sayur, buah), zinc (daging, seafood, kacang-kacangan, biji-bijian), dan copper (daging, seafood, sereal). Yang harus diwaspada dari nutrisi kelompok dua ini adalah jika sang ibu tidak terpenuhi kebutuhannya dan mengambil dari ´stok´ yang ada di tubuh dikhawatirkan lama kelamaan akan mengakibatkan hal-hal buruk seperti osteoporosis atau anemia.

Dari beberapa nutrisi yang diperlukan, susu menjadi sumber makanan yang bisa dikonsumsi untuk mencukupi beberapa nutrisi penting yang diperlukan. Itulah kenapa konsumsi susu saat hamil dan menyusui penting bagi ibu. Mengapa susu khusus? Karena memang susu khusus untuk ibu hamil dan menyusui dirancang khusus bukan hanya untuk ibu, tetapi juga janin di kandungan. Inilah yang membedakan susu hamil dengan susu biasa.

Saya bahkan yang jarang minum susu, rela rutin minum susu sejak hamil karena dokter kandungan yang memeriksa saya pun menganjurkan. Jadi, akhirnya sampai sekarang jadi keterusan deh konsumsi susu, saya buang semua kemalasan saya terhadap susu demi anak yang bertumbuh kembang dengan baik.

Teknik Pijat Laktasi untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Selain harus tercukupi nutrisinya, busui juga harus bahagia agar ASI-nya mengalir deras. Salah satu sumber kebahagiaan busui adalah otot-otot badannya yang rileks. Sungguh, sejak melahirkan rasa pegal, kaku, dan sakit badan sudah jadi teman setia yang bahkan nggak dirasa. Makanya busui perlu banget meluangkan waktu untuk melakukan beberapa pemijatan di bagian tubuh selain agar membuat otot menjadi rileks juga bisa merangsang produksi ASI. Rangkaian pemijatan bagi ibu menyusui ini biasa disebut pijat laktasi. Pijat laktasi berguna untuk melancarkan saluran ASI. Kalau saluran ASI lancar, bayi pun bisa mengisap lebih kuat saat menyusu.

Israna Atikah, S.Keb

Bidan dari moma.muda, Israna Atikah S.Keb yang juga jadi narasumber acara menuturkan pijat laktasi terdiri dari tiga rangkaian yaitu pijat payudara, pijat oksitosin, dan kompres payudara.

Salah satu langkah pijat laktasi adalah pijat payudara. Pijat payudara berguna antara lain untuk menjaga kelenturan atau kelembutan puting susu. Puting susu yang tidak lembut mengakibatkan lecet saat menyusui. Lecet saat menyusui inilah yang membuat ibu takut dan trauma untuk menyusui sehingga bisa membuat produksi ASI berkurang. Sedangkan pijat oksitosin berguna untuk memberikan rasa nyaman dan menyalurkan hormon cinta pada sang ibu. Sementara itu, kompres payudara bermanfaat untuk melancarkan saluran ASI. Kompres payudara ini terdiri dari kompres air dingin yang berfungsi untuk mengurangi rasa sakit saat bengkak dan kompres air hangat untuk melancarkan saluran ASI.

Untuk melakukan pijat payudara ada cara-caranya. Pijatan ini bisa dilakukan dua kali sehari. Namun, sebelum melakukan pemijatan payudara siapkan beberapa perlengkapan, antara lain: handuk, empat buah washlap (dua untuk air panas, dua untuk air hangat), hand sanitizer, dan kapas untuk membersihkan puting.

Berikut langkah-langkah pemijatan pada payudara:

  • Pastikan tangan dalam keadaan polos tanpa aksesoris dan bersih dari kuman

  • Untuk payudara yang bengkak, sebaiknya kompres terlebih dahulu dengan air hangat 2-3 menit. Setelah itu, ganti dengan air dingin dan kompres sekitar 1 menit. Lakukan di payudara kanan dan kiri

  • Bersihkan puting susu dengan menggunakan kapas yang dibasahi dengan minyak organik seperti VCO atau minyak biji anggur

  • Kapas yang sudah basah diletakkan di puting 2-3 menit, setelah itu dilepaskan dengan cara usap memutar

  • Beri kedua telapak tangan dengan minyak kemudian gosok untuk memberikan sensasi panas. Kemudian letakkan telapak tangan di tengah-tengah payudara lalu pijat atas, samping, bawah lalu buat gerakan seolah melempar payudara agar payudara turun ke bawah. Gerakan ini dilakukan 20-30 kali. Berikan sedikit tekanan pada pijatan ini untuk melancarkan aliran darah dan memfungsikan sel imun yang ada di dalamnya.

  • Selanjutnya ke salah satu payudara yaitu kanan. Topang payudara kanan dengan tangan kiri, kemudian gunakan jari kelingking dan telunjuk tangan dan pijat dengan lembut ke arah puting dari atas ke bawah lalu ke semua permukaan payudara dengan pusat ke arah puting. Jangan lupa berikan afirmasi positif pada payudara. Lakukan 2-3 menit lamanya kemudian lakukan langkah yang sama di payudara sebaliknya.

  • Selanjutnya pijatlah menggunakan buku-buku jari. Pada payudara kiri topang dengan tangan kanan lalu pijat dengan menekan dari arah otot dada ke puting susu. Langkah terakhr, angkat payudara lalu dorong ke arah bawah seolah tangan membuang payudara. Setelah selesai, lakukan sebaliknya di payudara kanan.

  • Gerakan selanjutnya letakkan jempol dan telunjuk di antara puting susu lalu dibuka keluar lalu ditekan ke arah dalam. Gerakan ini bagus untuk ibu yang memiliki puting datar atau tenggelam.

Selain pijat payudara, ada pula pijat oksitosin yang dilakukan di daerah punggung. Pijatan ini berguna untuk memberikan rasa nyaman pada ibu menyusui. Beberapa titik yang menjadi patokan pijat oksitosin adalah tulang belakang dan daerah di antara leher.

demo pijat oksitosin

Caranya adalah:

  • Beri tiga kali tekanan dengan ibu jari ke arah luar di daerah antara leher dan tulang belakang menjalar ke arah tepi tulang bahu yang menghubungkan dengan tangan. Lakukan di beberapa titik.

  • Selanjutnya tekan bagian bahu hingga ke arah luar ke arah pangkal lengan dengan menggunakan ibu jari.

  • Kemudian lakukan pijatan dengan gerakan memutar menggunakan ibu jari dari bawah tengkuk di antara tulang belikat kemudian mengitarinya ke belakang hingga bagian bawah di antara tulang belakang perlahan hingga beberapa kali hitungan.

  • Langkah selanjutnya adalah buat gerakan LOVE dari tengah punggung ke arah atas hingga ke arah bahu lalu ke bagian bawah hingga beberapa kali.

Pijat oksitosin ini bisa dilakukan pada ibu hamil ataupun menyusui. Pada ibu hamil, posisi pijat adalah kepala ibu menempel pada sandaran punggung kursi menghadap ke belakang. Sedangkan pada ibu menyusui, pijatan ini bisa dilakukan sambil tengkurap. Suami adalah orang yang paling tepat untuk melakukan pijatan ini. Selain untuk menyamankan ibu menyusui, pijatan ini juga bisa merangsang kontraksi alami dan memberikan rasa bahagia pada ibu hamil.

Selain melakukan pijat laktasi, ibu menyusui juga bisa melakukan perawatan payudara, antara lain:

  • Dilakukan dengan sistematis sesuai dengan prosedurnya, berurutan, dan dilakukan secara rutin setiap hari

  • Menjaga kebersihan sehari-hari karena jika puting kotor maka akan menyebabkan sumbatan

  • Menggunakan bra yang menopang payudara, misalnya mengganti bra dengan ukuran 2 kali lebih besar

Sementara itu, Bidan Israna juga memberikan tips untuk menyimpan ASI yaitu dengan cara:

  • ASI yang disimpan di suhu ruangan dengan suhu 24 derajat celcius bisa bertahan 6-8 jam

  • ASI beku yang ditaruh di lemari es bagian freezer bisa bertahan 2-3 hari saat mati lampu asalkan lemari es tidak sering dibuka-tutup

  • ASI yang diletakkan di lemari es bagian bawah bisa bertahan selama 5 hari dengan catatan disimpan di lemari es bagian dalam yang suhunya stabil

  • ASI yang disimpan di freezer terbagi menjadi 3, yaitu: ASI di freezer lemari es satu pintu bisa bertahan 2 minggu, ASI di lemari es 2 pintu bisa bertahan 3-6 bulan, dan ASI di freezer dengan pintu di atas bisa bertahan 6-12 bulan

Komitmen PRENAGEN untuk Membantu Nutrisi Ibu Hamil dan Menyusui

Sebagai produk yang menjadi ´teman´ bagi perempuan yang telah memasuki masa pernikahan, PRENAGEN memang ingin menemani perempuan di setiap fasenya. PRENAGEN tahu betul bahwa pemenuhan nutrisi sangat penting. Oleh karena itu, PRENAGEN tersedia untuk para perempuan sedang mempersiapkan kehamilannya, yang sedang hamil, dan juga menyusui. Kandungan PRENAGEN yang kaya nutrisi di masing-masing produk penting bagi tubuh menjadikan PRENAGEN salah satu asupan yang bisa direkomendasikan untuk perempuan di setiap fase penting hidupnya. Beberapa varian PRENAGEN yang bisa dikonsumsi, antara lain:

  • PRENAGEN Esensis yaitu susu rendah lemak yang mengandung zinc untuk menjaga sistem reproduksi agar berfungsi dengan baik. PRENAGEN Esensis memiliki rasa cokelat, vanila, dan moka. Susu ini memiliki kandungan asam folat yang berfungsi mencegah tabung saraf otak (Neural Tube Defect), kalsium, fosfor, magnesium dan vitamin D untuk kepadatan tulang, serta nutrisi penting lainnya seperti protein.

  • PRENAGEN Mommy Emesis yaitu susu untuk ibu hamil yang berfungsi mengurangi frekuensi mual dan muntah hingga 90%, sehingga nutrisi ibu dan janin tetap terpenuhi. PRENAGEN Emesis memiliki kandungan protein dan vitamin B6 yang sudah teruji secara klinis. Susu ini tersedia dalam rasa cokelat dan vanila delight.

  • PRENAGEN Mommy yaitu susu khusus untuk ibu hamil yang di dalamnya terkandung berbagai nutrisi untuk kebutuhan janin. PRENAGEN Mommy mengandung asam folat, mikroenkapsulasi zat besi, protein, kalsium, vitamin D, magnesium, fosfor, omega 3 dan 6, serta insulin. Susu ini tersedia dalam bentuk bubuk rasa cokelat, vanila, moka, strawberry, dan kacang hijau serta kemasan UHT dengan rasa cokelat dan berrylove.

  • PRENAGEN Lactamom yaitu susu khusus ibu menyusui yang mengandung vitamin B2 dan B12 untuk membantu produksi ASI, dan Omega 3 dan DHA untuk kecerdasan otak si kecil. PRENAGEN Lactamom tersedia dalam rasa cokelat dan vanila.

  • PRENAGEN Juice Drink yaitu minuman jus yang mengandung buah dan sayur serta baik diminum baik ibu hamil, menyusui, ataupun yang sedang mempersiapkan kehamilan. PRENAGEN Juice Drink mengandung asam folat yang dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah, sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya anemia serta vitamin C yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh

Selain menyediakan produk yang kaya nutrisi untuk perempuan, PRENAGEN juga memberikan edukasi bagi perempuan tentang kehamilan dan menyusui melalui social media Instagram, Facebook, dan Twitter @prenagenworld. Selain itu, PRENAGEN juga rutin mengadakan pertemuan dengan para konsumen untuk memberikan pengetahuan tentang hamil dan menyusui. PRENAGEN juga nggak hanya memberikan edukasi pada perempuan sebagai istri tetapi juga para suami yang juga calon ayah yang perannya tak kalah penting. Karena salah satu peran suami sebagai support system adalah membuat ibu tetap bahagia dan nutrisinya tetap terjaga.

Sebagai salah satu produk susu yang memiliki range lengkap untuk perempuan, PRENAGEN pun mudah didapat. Di kota kecil tempat tinggal saya, PRENAGEN bisa didapat di minimarket, toko serba ada, toko obat, hingga apotek. Sementara di kota besar seperti Jakarta, sudah ada store khusus Kalbe yaitu KalCare yang nggak hanya menyediakan produk PRENAGEN tetapi juga menyediakan pelayanan kesehatan mencakup cek kesehatan anak, cek kesehatan dewasa, edukasi kesehatan, kelas olahraga, dan KalCare activity.