Konten dari Pengguna

Peduli Kesehatan Paru, Mahasiswa KKN UNAND dan Tim Medis Palupuh Bekerja Sama

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rayosama Maldefta Raheshy tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nan Tujuah, Palupuh - Masalah kesehatan masyarakat, khususnya Tuberkulosis (TBC/Tibi), memerlukan perhatian serius dan pendekatan proaktif hingga ke garis terdepan. Menyadari pentingnya hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) rumpun kesehatan mengambil langkah nyata dalam upaya edukasi dan penanganan TBC di Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

Kegiatan edukasi ini dimotori oleh Alishatri Mayyori, mahasiswa Pendidikan Dokter UNAND angkatan 2023, bersama M. Rafif Irsyad dari program studi Farmasi UNAND angkatan 2023. Keduanya terjun langsung menyapa warga secara door-to-door di Jorong Simaung Mudiak, Nagari Nan Tujuah.

Mahasiswa Kesehatan KKN UNAND 2026 bersama Tim Kesehatan Puskesmas Palupuh saat menggelar sosialisasi TBC  dan pendampingan pengambilan sampel dahak di Nagari Nan Tujuah, Kabupaten Agam. Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa Kesehatan KKN UNAND 2026 bersama Tim Kesehatan Puskesmas Palupuh saat menggelar sosialisasi TBC dan pendampingan pengambilan sampel dahak di Nagari Nan Tujuah, Kabupaten Agam. Dok. Istimewa

Dalam aksinya, mereka berbekal poster edukatif yang dicetak sederhana menggunakan kertas HVS A4. Meski dikemas secara praktis, materi yang disampaikan mencakup edukasi komprehensif mengenai TBC, mulai dari pemahaman dasar/definisi TBC, gejala awal, hingga pentingnya kepatuhan berobat secara rutin sampai sembuh tuntas sebagai bentuk perlindungan kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.

"Alhamdulillah Proker Kesehatan, Penyuluhan TBC, Berjalan Lancar," ujar M. Rafif Irsyad

Aksi mahasiswa KKN UNAND ini tidak berjalan sendiri, melainkan berkolaborasi rapat dengan tenaga kesehatan lokal. Mereka turut mendampingi dan membersamai proses pengambilan sampel dahak bersama Tim Medis Kecamatan Palupuh.

Kegiatan ini didampingi langsung oleh Bdn. Efi Rahmawati, Amd. Keb., selaku Tim Pendamping Keluarga (TPK) Tim Medis dengan wilayah binaan mencakup Simaung Mudiak, Simaung Hilir, dan Lariang di Nagari Nan Tujuah. Penugasan ini berlandaskan Surat Keputusan (SK) Camat Palupuh tahun 2026.

Melalui pendampingan ini, proses penjaringan (screening) TBC di lapangan berjalan lebih optimal. Warga yang memiliki gejala edukatif langsung diarahkan untuk pemeriksaan sampel dahak guna memastikan tindakan medis lanjutan dapat dilakukan sedini mungkin.

Sinergi antara akademisi muda dan tenaga kesehatan tingkat kecamatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Nagari Nan Tujuah akan pentingnya menjaga kesehatan paru serta menekan angka penyebaran TBC di wilayah Kabupaten Agam.