Kelompok 23 KKNT UPNVJT Lakukan Pelatihan UMKM di Kelurahan Bendo

Mahasiswa Universitas Pembangunan jurusan Nasional Jawa Timur jurusan Adm. Publik yang sedang bersemangat belajar menulis
Tulisan dari Razif Abdillah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelompok 23 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur (UPNVJT) sejak awal berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kelurahan Bendo, Kota Blitar.
Pada (4/11) 18.30 WIB, bertepat di ruang pertemuan Kelurahan Bendo, kelompok 23 melaksanakan progam pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM di Kelurahan Bendo. Antusiasme ini dapat dilihat dari hadirnya belasan UMKM yang ada di Kelurahan Bendo, mulai dari jahe merah, kerupuk kedelai, hingga minuman sari buah.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas UMKM agar tetap bertahan diera digital. Hal ini dikarenakan pelaku UMKM di Kelurahan Bendo banyak didominasi oleh orang-orang yang lahir pada tahun 1965-1980 atau biasa disebut generasi X, yang sering terkendala dengan kemajuan teknologi sehingga menyebabkan usaha yang mereka jalankan kurang mampu beradaptasi dengan dunia digital.
Materi pada program pelatihan dan pendampingan kali ini disampaikan oleh Aidah dan Fitri selaku anggota KKN kelompok 23 dari jurusan teknik industri dan agribisnis. Mereka menyampaikan materi selama dua jam dan menjelaskan banyak hal mulai dari pengertian digital marketing hingga berbagai platfrom e-commerce yang ada di Indonesia.
Melalui pelatihan ini dapat diketahui bahwa masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki dan mengerti tentang e-commerce, jikalau mereka mengerti tetapi mereka tidak bisa mengoperasikannya. Naning pelaku usaha jahe instan mengatakan, "saya sudah memiliki akun, tapi tidak mengerti cara pemakaiannya, untuk itu saya suruh anak saya saja yang mengurusnya" ujarnya sambil tersenyum. Hal senada juga disampaikan oleh Atik yang saat ini sedang merintis usaha rengginang berbagai rasa, "saya senang ada pelatihan dari teman-teman mahasiswa, kalau mengandalkan anak saya terus tidak bisa cepat karena dia juga sibuk".
Diharapkan melalui program ini UMKM di Kelurahan Bendo dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta mampu memperluas pasar, sehingga produk yang mereka hasilkan bisa lebih dikenal masyarakat luas.
