Ini Aksesoris Mobil yang Tak Direkomendasikan

Jurnalis Otomotif
Tulisan dari Redaksi Carmudi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pemilik mobil biasanya ingin menambahkan aksesoris untuk menambah penampilan luar maupun dalam. Banyak produk after market yang mengeluarkan produk pendukung alias aksesoris.
Meskipun nantinya tampilannya akan lebih menarik dan berbeda dengan lainnya, tetapi belum tentu membuat aman. Maksud hati ingin memperindah tampilan mobil, malah berisiko membahayakan pengemudi dan penumpang. Berikut ada 6 aksesoris yang tidak boleh ada di mobil.
1. Sarung Lingkar Kemudi
Biasanya pemilik mobil memilih membungkus lingkar kemudi dengan sarung berbahan kulit. Tujuannya untuk meningkatkan kenyamanan dan genggaman saat mengemudi selain memperindah tampilan kabin mobil.
Biasanya pembungkus lingkar kemudi yang ada dipasaran bukan asli keluaran pabrikan mobil. Sehingga banyak kekurangannya. Satu yang sering dikeluhkan adalah ukuran sarung tidak sesuai dengan lingkar kemudi mobil dan cenderung longgar.
Sarung lingkar kemudi yang longgar sangat berbahaya karena bisa membuat tangan terlepas dari lingkar kemudi hingga menyebabkan pengemudi hilang kendali.
2. Karpet Lantai Bukan OEM
Menjaga kebersihan kabin, biasanya pemilik mobil menambahkan karpet lantai. Tapi karpet yang dibeli bukan barang keluaran pabrikan atau non OEM (Original Equipment Manufacturing). Alasan pemilik kendaraan membeli karpet non-OEM karena harganya lebih murah.
Membeli karpet lantai non-OEM sangat berbahaya. Pasalnya tidak dirancang menempel dengan baik di bawah pedal gas atau pedal rem. Hal itu tentunya dapat menyebabkan hilangnya kontrol kendaraan, sebab bisa saja ujung karpet terangkat ke atas dan menekan pedal gas atau rem.
3. Lampu Depan Berwarna/Foglamps
Tak jarang ditemukan mobil dengan lampu depan dan foglamp berwarna kuning. Banyak yang berpendapat bahwa lampu berwarna kuning bisa meningkatkan pandangan ke depan. Namun pada kenyataannya bisa membahayakan visibilitas pengguna jalan lain karena sinar lampu terlalu terang.
4. Meletakkan Benda di Dashboard dan Spion
Biasanya di atas dashboard, pemilik mobil meletakkan benda-benda kesukaan, bahkan menaruh gantungan di kaca spion dalam. Tanpa disadari sebenarnya hal itu bisa menghalangi pandangan pengemudi ke depan.
Selain itu, bila terjadi pengereman secara mendadak, benda-benda yang diletakkan di dashboard bisa saja terpental dari posisi awal sehingga dapat mempengaruhi perhatian penumpang dan pengemudi.
5. Kabel Listrik Aftermarket
Sebagian besar aksesoris yang dipasang di kabin mobil membutuhkan sedikit modifikasi. Misalnya, memasang sistem audio dengan tabung bass dan amplifier, atau memasang set lampu headlamp yang kuat membutuhkan kabel tambahan.
Pemasangan kabel listrik yang kurang baik dan tidak menggunakan material asli pabrikan dapat menyebabkan panas yang berlebih. Sehingga kemungkinan besar terjadi hubungan pendek (korsleting) hingga terbakar.
6. Aksesoris Sabuk Pengaman
Sabuk pengaman adalah fitur terpenting di dalam mobil. Tapi tidak sedikit pemilik mobil yang memasangkan aksesoris tambahan di sabuk pengaman. Padahal penambahan aksesoris bisa mematikan fungsi dari sabuk pengaman dan memiliki efek buruk pada kinerjanya.
Sumber: Carmudi.co.id
