Konten Media Partner

Bukan Sekadar Networking, TDA Dorong Jaringan Pengusaha Jadi Peluang Bisnis

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bukan Sekadar Networking, TDA Dorong Jaringan Pengusaha Jadi Peluang Bisnis
zoom-in-whitePerbesar

Surabaya - Memiliki jaringan bisnis yang luas belum tentu membuat usaha berkembang. Koneksi antarpengusaha perlu diikuti peningkatan kapasitas, akses pasar, dan kolaborasi agar memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan bisnis.

Semangat tersebut menjadi salah satu fokus Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) TDA 9.0 di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, pada 13–15 Oktober 2026.

Forum nasional yang menghimpun sekitar 500 pengurus dari 119 daerah itu diarahkan untuk memperkuat empat kebutuhan utama pengusaha, yakni kapasitas bisnis, akses pasar, teknologi, dan kemitraan.

Presiden TDA 9.0 Ferdian Brilian mengatakan, pertumbuhan ekonomi perlu diikuti kemampuan pengusaha menangkap peluang dan meningkatkan daya saing.

“Pertumbuhan ekonomi harus semakin mampu melahirkan pengusaha yang ikut tumbuh. Tantangannya bukan hanya mendapatkan modal, tetapi juga memperkuat kapasitas, produktivitas, akses pasar, teknologi, konektivitas, serta kemitraan.”

Menurut TDA, pengusaha saat ini menghadapi perubahan teknologi, perilaku konsumen, dan pola persaingan yang semakin dinamis. Kondisi tersebut menjadikan pembelajaran, adaptasi, dan kolaborasi sebagai bagian penting dalam pengembangan bisnis.

Dari Koneksi Menjadi Kolaborasi

Ketua Pelaksana Mukernas TDA 9.0 sekaligus Chief Ecosystem Development Ichlasul Amal Rangga Winata menilai, komunitas harus mampu mempertemukan kebutuhan pengusaha dengan berbagai potensi dan peluang.

“Pengusaha tidak tumbuh sendirian. Ekosistem harus mampu mempertemukan kebutuhan, potensi, dan peluang. Dari pertemuan menjadi peluang, dari peluang menjadi kolaborasi dan dampak.”

Melalui penguatan ekosistem, TDA mendorong konektivitas pengusaha dengan pasar, pemerintah, lembaga keuangan, korporasi, perguruan tinggi, penyedia teknologi, serta mitra strategis lainnya.

Di tingkat daerah, pengurus TDA juga didorong berperan sebagai connector, facilitator, dan activator untuk menghubungkan potensi bisnis lokal dengan jaringan yang lebih luas.

Langkah tersebut diharapkan membuat aktivitas komunitas tidak berhenti pada pertemuan dan pertukaran informasi, tetapi berkembang menjadi peluang kerja sama dan pertumbuhan usaha.

Selain memperkuat hubungan antarpengusaha, TDA mengembangkan platform TDA One untuk membangun ekosistem bisnis yang semakin terkoneksi.

Platform tersebut diarahkan untuk menghubungkan pengusaha dengan kebutuhan bisnis, pengetahuan, pasar, dan peluang kolaborasi.

Chief Marketing, Media & Technology TDA 9.0 Arif Wicaksono Pramunagoro menekankan, teknologi harus memberikan dampak terhadap produktivitas dan daya saing usaha.

“Go Digital bukan tujuan akhir. Teknologi harus menghasilkan produktivitas, membuka pasar dan menciptakan peluang. Pengusaha perlu bergerak dari Go Digital menuju Go Produktif dan Go Kompetitif.”

Di sisi pengembangan sumber daya pengusaha, TDA juga memperkuat TDA Academy untuk mendorong pembelajaran yang lebih terstruktur dan aplikatif.

Pengembangan kapasitas tersebut mencakup manajemen, keuangan, pemasaran, kepemimpinan, pengelolaan SDM, sistem bisnis, teknologi, hingga kesiapan meningkatkan skala usaha.

Chief Entrepreneur Development TDA 9.0 Dedy Syandera Putera mengingatkan bahwa peluang ekonomi perlu diimbangi kemampuan pengusaha untuk memanfaatkannya.

“Peluang tidak otomatis menjadi pertumbuhan jika kapasitas pengusahanya tidak ikut berkembang.”

Mukernas TDA 9.0 tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang untuk menyelaraskan program nasional dengan kebutuhan pengusaha di berbagai daerah.

Secretary General TDA 9.0 Hendy Windardy menekankan pentingnya menerjemahkan hasil pembahasan menjadi program yang memberikan manfaat kepada anggota.

“Strategi baru berarti ketika diterjemahkan menjadi eksekusi yang terukur dan manfaatnya dirasakan member.”

Melalui penguatan TDA Academy, TDA One, kepemimpinan komunitas, dan pengembangan ekosistem, TDA berharap jaringan pengusaha di berbagai daerah dapat semakin produktif.

Ferdian menegaskan, besarnya jaringan TDA perlu menjadi kekuatan bersama untuk membuka lebih banyak peluang usaha.

“Kita ingin pengusaha saling terkoneksi, kapasitasnya meningkat, pasarnya semakin luas, dan semakin banyak kolaborasi yang lahir. Ekonomi tumbuh, pengusaha juga harus ikut tumbuh.”

Dengan semangat Let’s Go Together, Let’s Connect Together, TDA mendorong koneksi antarpengusaha berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat bagi pertumbuhan bisnis dan ekonomi daerah.