Konten Media Partner

Dukung UMKM, TDA Peduli Malang Borong Dagangan di Festival Mbois 11

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dukung UMKM, TDA Peduli Malang Borong Dagangan di Festival Mbois 11
zoom-in-whitePerbesar

Malang - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Peduli wilayah Malang menggelar aksi memborong produk UMKM di tenant Festival Mbois 11. Kegiatan itu dilakukan untuk membantu pelaku usaha yang terdampak sepinya pengunjung.

Ketua TDA Peduli Malang Januariko Mujisar Dinata mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dengan membeli produk-produk dari pelaku UMKM yang berjualan di tenant Festival Mbois 11.

“Karena kami melihat kondisi di lapangan bahwa event cukup sepi dan berdampak pada penjualan para pelaku UMKM yang sudah hadir dan berpartisipasi,” jelasnya.

Bantu Tingkatkan Omzet UMKM

Januariko menyebut TDA Peduli Malang berinisiatif memberikan dukungan secara langsung sebagai bagian dari komunitas yang memiliki kepedulian terhadap sesama pelaku usaha.

Dukungan diberikan dengan membeli dagangan para pelaku UMKM. Aksi tersebut bertujuan membantu meningkatkan omzet sekaligus memberikan semangat agar mereka terus berinovasi dan produktif.

“Selain berbelanja, anggota TDA Peduli Malang juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mendengarkan tantangan yang dihadapi serta memberikan tips pengembangan usaha,” bebernya.

Dia menyampaikan, tujuan utama kegiatan tersebut untuk membantu melariskan dagangan UMKM. Selain itu, memberikan dukungan moral maupun ekonomi kepada pelaku usaha serta menunjukkan bahwa sesama pelaku UMKM dan komunitas dapat saling membantu.

Dorong UMKM Saling Menguatkan

Melalui kegiatan tersebut, TDA Peduli Malang menunjukkan bahwa pengusaha juga peduli terhadap sesama pengusaha. Menurut Januariko, memborong UMKM merupakan bentuk dukungan nyata agar ekonomi lokal terus berputar dan pelaku usaha kecil bisa naik kelas.

Dia berharap kegiatan sederhana tersebut dapat memberikan semangat kepada pelaku UMKM untuk terus berusaha dan tidak mudah menyerah, terutama ketika menghadapi kondisi penjualan yang kurang baik.

“Kami juga berharap semakin banyak komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat yang memiliki kepedulian untuk saling mendukung UMKM lokal. Karena bagi kami, ketika UMKM saling menguatkan, maka ekosistem usaha juga akan semakin kuat,” harapnya.