Pengurus TDA 9.0 Karawang Launching Program Bizcheck

Karawang - Pengurus komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) 9.0 wilayah Karawang meluncurkan program Bizcheck (Business Check). Program ini merupakan asesmen mandiri untuk membantu pelaku usaha mengetahui kondisi dan tingkat kematangan bisnisnya.
Bizcheck mencakup sejumlah aspek penting dalam pengelolaan usaha. Di antaranya keuangan, marketing, selling, branding, operasional, sumber daya manusia (SDM), legalitas, dan strategi.
Ketua TDA Karawang Asep Maulana Djamil mengatakan, program tersebut diluncurkan karena banyak pelaku usaha merasa bisnisnya berjalan, tetapi belum mengetahui secara jelas seberapa sehat dan siap bisnisnya untuk berkembang.
Bizcheck diluncurkan untuk memberikan gambaran kondisi bisnis secara lebih terstruktur. Program itu juga membantu pelaku usaha mengetahui area yang masih perlu diperbaiki.
“Selain itu, Bizcheck digunakan untuk mengidentifikasi dan memetakan kondisi bisnis para anggota TDA Karawang sehingga pelayan TDA Karawang bisa menentukan program-program kerja yang cocok diterapkan,” jelasnya.
Asep menyebutkan, Bizcheck memiliki sejumlah tujuan. Di antaranya membantu pelaku usaha mengenali kondisi bisnis, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan usaha, serta mengetahui aspek bisnis yang perlu mendapat prioritas perbaikan.
Program tersebut juga membantu menentukan langkah pengembangan usaha yang lebih terarah. Selain itu, Bizcheck mendorong pelaku usaha menjalankan bisnis secara lebih terukur.
Asep mengatakan, Bizcheck dapat memberikan diagnosis awal bisnis yang sederhana dan mudah dipahami.
“Peserta dapat mengetahui posisi usahanya, melihat aspek yang masih lemah, mendapatkan prioritas perbaikan, dan memiliki gambaran langkah yang perlu dilakukan untuk naik ke tahap bisnis berikutnya,” terangnya.
Bizcheck dapat digunakan pelaku usaha dan anggota TDA Karawang, baik yang baru memulai usaha, sedang mengembangkan usaha, maupun yang bisnisnya sudah berjalan dan ingin mengetahui kesiapan untuk naik level.
Asep berharap Bizcheck dapat menjadi alat awal bagi pelaku usaha untuk lebih sadar terhadap kondisi bisnisnya. Orientasinya tidak hanya pada omzet.
“Dengan mengetahui kondisi bisnis secara menyeluruh, pelaku usaha diharapkan dapat melakukan perbaikan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan. Bismillah dari bischeck akan lahir program yang tepat sasaran,” pungkasnya.
