Konten Media Partner

Pengurus TDA Jatim 3 Hadiri Mukernas TDA 9.0 di Surabaya

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengurus TDA Jatim 3 Hadiri Mukernas TDA 9.0 di Surabaya
zoom-in-whitePerbesar

Surabaya — Pengurus Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Jatim 3 menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) TDA 9.0 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Mercure Grand Mirama Surabaya. Forum ini membahas arah kerja organisasi dan pengembangan komunitas pengusaha ke depan.

Delegasi TDA Jatim 3 terdiri atas Ketua TDA Jatim 3 Rizki Pam, pemilik DKM Cake and Cookies; Sekretaris 1 Zaim Fatawi, pemilik Bakso Tetelan Cak Tam; Sekretaris 2 Baqi Billah, pemilik ShiftDesign; serta Bendahara Isna, pemilik Nasi Cimul.

Turut hadir Kadiv Kaderisasi Wilayah Sigit Bimo, pemilik Hypno Speaking; tim kaderisasi wilayah Adibin, pemilik Chicken Sabeum; serta Herdianawati, pemilik Habits Jember yang mewakili bidang edukasi wilayah.

Sekretaris 2 TDA Jatim 3 Baqi Billah mengatakan, kehadiran para pengurus tersebut merupakan bagian dari keterlibatan TDA Jatim 3 dalam agenda nasional. Melalui forum ini, pengurus dapat mengikuti pembahasan mengenai pengembangan organisasi, kaderisasi, dan edukasi untuk mendukung pertumbuhan anggota.

“TDA 9.0 membawa arah pengembangan komunitas agar semakin bermanfaat bagi para pengusaha. Melalui berbagai kegiatan belajar, mentoring, dan berbagi pengalaman, anggota diharapkan dapat mengembangkan bisnisnya sekaligus saling membantu agar bisa tumbuh bersama,” jelasnya.

TDA 9.0 Kembangkan Academy of Entrepreneur

Salah satu arah pengembangan yang dibahas dalam strategi TDA 9.0 adalah menjadikan TDA sebagai Academy of Entrepreneur. Konsep ini menempatkan komunitas sebagai tempat bagi pengusaha untuk belajar, mengembangkan usaha, memperkuat kemampuan tim, dan membangun bisnis berkelanjutan.

“Pengembangan tersebut dirancang melalui lima bidang, yaitu Digital Education, Startup Academy, Growth Academy, Corporate Academy, dan Employee Building. Kelima bidang ini memiliki fokus berbeda, mulai dari pembelajaran bisnis secara digital, pendampingan pengusaha pemula, pengembangan bisnis, hingga penguatan perusahaan dan sumber daya manusia,” bebernya.

Menurut Baqi, bagi pengurus daerah, arah pengembangan tersebut menjadi salah satu acuan untuk menghadirkan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan anggota. Dengan begitu, komunitas tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga membantu pengusaha mendapatkan pengetahuan, pengalaman, dan jaringan untuk mengembangkan bisnis.

“Keterlibatan TDA Jatim 3 dalam Mukernas TDA 9.0 juga menjadi bagian dari upaya mengikuti perkembangan dan arah kerja organisasi di tingkat nasional. Peran pengurus daerah penting untuk menghubungkan program organisasi dengan kebutuhan para pengusaha di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Kaderisasi dan Edukasi Dukung Pertumbuhan Anggota

Bidang kaderisasi berperan menyiapkan calon pemimpin dan menjaga keberlanjutan organisasi. Sementara itu, bidang edukasi membantu anggota memperoleh pengetahuan serta pengalaman yang dapat diterapkan dalam menjalankan usaha.

Melalui koordinasi dan kerja bersama, berbagai bidang diharapkan dapat saling mendukung untuk mengembangkan komunitas yang aktif dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

Keikutsertaan pengurus TDA Jatim 3 dalam Mukernas ini menjadi bagian dari keterlibatan daerah dalam perjalanan TDA 9.0. Baqi berharap arah pengembangan organisasi dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang semakin relevan dengan kebutuhan pengusaha. Dengan demikian, anggota dapat terus belajar, mengembangkan bisnis, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.