Konten Media Partner

PWN TDA 2026 Resmi Dibuka, Menteri UMKM Sebut TDA Aset Negara Cetak Wirausaha

TDAverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PWN TDA 2026 Resmi Dibuka, Menteri UMKM Sebut TDA Aset Negara  Cetak Wirausaha
zoom-in-whitePerbesar

Jakarta-Pembukaan PWN TDA 2026 turut dihadiri Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi RI Wati Ahmad Zabadi, Penasehat DWP Kementerian UMKM RI Novi Helvi Moraza, serta Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Iqbal Shoffan.

Mengusung tema "Next Level Legacy", PWN 2026 menjadi momentum penting bagi TDA yang pada tahun depan akan memasuki usia dua dekade dalam mendampingi pertumbuhan pelaku usaha di Indonesia.

PWN TDA 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Pelaku Usaha Indonesia

Chief Operating Officer (COO) PWN TDA 2026, Mas Djun, mengatakan tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa semangat kewirausahaan di Indonesia terus berkembang.

"Hari ini adalah momen yang sangat luar biasa. Pesta Wirausaha Nasional 2026 berhasil mencatat lebih dari 15.000 pendaftar per hari ini, dengan peserta hadir dari 118 daerah dan 29 wilayah," ujar Mas Djun saat membuka acara.

Menurutnya, PWN bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan para pelaku usaha untuk bertumbuh bersama.

"PWN bukan sekadar event. PWN adalah ruang bertemunya para pejuang usaha, tempat lahirnya kolaborasi, berputarnya pengalaman, serta terbukanya peluang-peluang baru yang dapat mengubah perjalanan bisnis seseorang," katanya.

Selain menghadirkan berbagai sesi edukasi dan networking, PWN 2026 juga menampilkan sekitar 100 booth UMKM dari berbagai sektor usaha. Event ini turut mendapat dukungan lebih dari 300 sponsor dan mitra strategis.

Mas Djun mengungkapkan rasa bangganya karena untuk pertama kalinya Pesta Wirausaha Nasional digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), lokasi yang selama ini menjadi impian banyak anggota dan pendiri TDA.

"Sempat ada senior dan founder yang bertanya kapan Pesta Wirausaha bisa digelar di tempat yang next level. Jawabannya adalah JICC. Alhamdulillah hari ini dengan perjuangan selama satu tahun dan dukungan seluruh stakeholder, mimpi itu bisa terwujud," ungkapnya.

Kepemimpinan Baru TDA Didorong Lanjutkan Legacy Organisasi

Sementara itu, Presiden TDA 8.0, Eko Desriyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, relawan, sponsor, serta pengurus TDA yang telah bekerja keras membesarkan komunitas tersebut.

Menurut Eko, jumlah anggota TDA mengalami pertumbuhan signifikan selama masa kepemimpinannya.

"Saat kami diberikan amanah menjadi Presiden TDA, jumlah member sekitar 30 ribu. Sekarang sudah mencapai 62 ribu dan mendekati 70 ribu anggota. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh pengurus yang terus berkeliling Indonesia memberikan inspirasi, edukasi, dan pendampingan kepada para UMKM," kata Eko.

Ia juga mengajak seluruh anggota TDA untuk mendukung program digitalisasi pemerintah melalui aplikasi Sapa UMKM yang baru diluncurkan Kementerian UMKM.

Eko menyebut penyelenggaraan PWN di JICC merupakan warisan penting yang harus terus ditingkatkan oleh kepengurusan berikutnya.

"Hari ini di JICC menjadi mimpi kita semuanya sebagai next level legacy TDA. Saya titip kepada Presiden TDA 9.0 agar PWN berikutnya tidak lebih kecil dari JICC. Legacy harus terus ditingkatkan," ujarnya.

Menteri UMKM Sebut TDA Aset Negara dalam Cetak Wirausaha

Pada kesempatan yang sama, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman memberikan apresiasi tinggi kepada TDA yang dinilainya telah menjadi salah satu aset bangsa dalam melahirkan wirausaha selama hampir 20 tahun.

Menurut Maman, semangat TDA sejalan dengan target pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"TDA adalah aset negara yang luar biasa. Selama hampir dua dekade menjadi pionir dalam membangun ekosistem kewirausahaan Indonesia," kata Maman.

Ia menegaskan filosofi "Tangan Di Atas" yang menjadi identitas komunitas TDA memiliki makna mendalam karena mengajarkan nilai berbagi dan sedekah sebagai fondasi kesuksesan usaha.

Menteri UMKM juga menyampaikan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program, termasuk fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi sekitar 500 ribu pelaku UMKM menjelang batas akhir kewajiban sertifikasi halal pada Oktober mendatang.

Selain itu, Kementerian UMKM memperkenalkan super aplikasi Sapa UMKM yang dirancang menjadi rumah besar digital bagi 57 juta pelaku UMKM di Indonesia.

Melalui aplikasi tersebut, pelaku usaha dapat mengakses layanan pembiayaan dari perbankan dan fintech resmi, mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi usaha, pelatihan digital, hingga memperluas jaringan bisnis melalui fitur komunitas.

"Kita tidak mungkin menjangkau 57 juta UMKM dengan cara-cara konvensional. Karena itu kami menghadirkan Sapa UMKM sebagai platform digital yang menghubungkan pemerintah dengan seluruh pelaku UMKM Indonesia," jelasnya.

Di akhir sambutannya, Maman mengucapkan selamat kepada Ferdians yang terpilih sebagai Presiden TDA 9.0. Ia berharap kepengurusan baru mampu melahirkan lebih banyak UMKM yang naik kelas menjadi perusahaan berskala nasional hingga korporasi besar.

Pesta Wirausaha Nasional 2026 berlangsung selama dua hari pada 20-21 Juni 2026 dan menghadirkan berbagai program edukasi, pameran bisnis, mentoring, networking, serta kolaborasi lintas sektor yang ditujukan untuk mempercepat pertumbuhan UMKM Indonesia menuju level yang lebih tinggi.