Konten Media Partner

Sandiaga Uno Tekankan Pentingnya Super Team untuk Bisnis yang Ingin Tumbuh

TDAverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sandiaga Uno Tekankan Pentingnya Super Team untuk Bisnis yang Ingin Tumbuh
zoom-in-whitePerbesar

Jakarta - Pengusaha dan investor Sandiaga Uno menegaskan, bisnis yang bertumbuh dan siap menarik investor tidak cukup mengandalkan performa keuangan. Pengusaha membutuhkan tim kuat, kepemimpinan solid, serta kemampuan membangun kolaborasi dan jejaring.

Pesan tersebut disampaikan Sandiaga saat menjadi pembicara dalam Jakarta Entrepreneur Conference (JEC) 2026 di Hall B, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9).

Menurut Sandiaga, kemampuan membangun jejaring dan berkolaborasi semakin penting di tengah dinamika dunia usaha. Pengusaha tidak dapat mengandalkan kemampuan individual jika ingin membawa bisnisnya bertumbuh ke level berikutnya.

Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah pentingnya membangun “super team”. Investor tidak hanya mempertimbangkan pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, arus kas, maupun aset perusahaan. Kualitas sumber daya manusia di balik sebuah bisnis juga menjadi pertimbangan.

Dengan demikian, bisnis yang ingin bertumbuh dan mendapatkan kepercayaan investor perlu membangun organisasi yang sehat, memiliki tim berkualitas, serta mampu menciptakan nilai secara berkelanjutan.

JEC 2026 Jadi Ruang Bertemunya Ekosistem Bisnis

Kehadiran Sandiaga Uno memperkuat misi JEC 2026 sebagai ruang pertemuan bagi entrepreneur, business leader, profesional, investor, mentor, dan berbagai elemen ekosistem untuk berbagi pengalaman sekaligus membuka peluang kolaborasi.

JEC 2026 diselenggarakan Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) DKI Jakarta pada 3–6 September 2026 dengan mengusung tema “Beyond Border, Let’s Go Together”.

Tema tersebut membawa pesan bahwa pertumbuhan bisnis ke depan membutuhkan keberanian untuk melampaui batas sekaligus kemauan untuk tumbuh bersama.

Ferdian Brilian, Presiden TDA 9.0, mengatakan kehadiran para entrepreneur dan business leader di JEC 2026 sejalan dengan upaya TDA memperkuat perannya dalam membangun ekosistem kewirausahaan Indonesia.

“JEC 2026 bukan hanya memberikan insight bisnis, tetapi juga mempertemukan para pengusaha dan membuka peluang kolaborasi di dalam maupun luar negeri,” ujar Ferdian.

Dari Insight Menjadi Kolaborasi

JEC 2026 sejak awal dirancang bukan sekadar konferensi yang menghadirkan pembicara di atas panggung.

Berbagai program di dalamnya diarahkan untuk membawa peserta melalui perjalanan Learn, Connect, Match, Transact, dan Scale. Tahapannya mulai dari memperoleh pengetahuan, membangun koneksi, menemukan mitra yang relevan, membuka peluang transaksi, hingga mendorong pertumbuhan bisnis.

Rangkaian tersebut diwujudkan melalui sejumlah program utama seperti Growth Summit, Business Clinic, Business Matching, Growth Expo, dan International Collaboration.

Yeti Riyadi, S.Bns., M.M.Sus., Chairman JEC 2026 sekaligus Founder Perempuan Digdaya, mengatakan JEC 2026 dibangun dari keyakinan bahwa pengusaha membutuhkan ekosistem yang memungkinkan mereka saling menguatkan.

“Pengusaha tidak cukup hanya memiliki bisnis yang bagus. Mereka membutuhkan akses, keberanian untuk membuka koneksi baru, dan ekosistem yang membuat mereka bisa tumbuh bersama. JEC 2026 ingin menjadi ruang di mana pertemuan tidak berhenti menjadi networking, tetapi berkembang menjadi kolaborasi, peluang, dan pertumbuhan yang nyata,” ujar Yeti Riyadi.

Sementara itu, Firdaus Usman, Event Director JEC 2026, menegaskan ukuran keberhasilan konferensi bukan hanya jumlah peserta maupun besarnya penyelenggaraan acara.

“Yang ingin kami bangun melalui JEC adalah koneksi yang memiliki kelanjutan. Kami ingin orang datang membawa persoalan dan peluang bisnisnya, kemudian pulang dengan perspektif baru, koneksi yang relevan, bahkan kemungkinan kolaborasi yang sebelumnya tidak mereka miliki,” ujar Firdaus.

Menurutnya, pesan Sandiaga Uno mengenai pentingnya super team dan kolaborasi sangat relevan dengan semangat utama JEC 2026.

“Bisnis besar hampir tidak pernah dibangun sendirian. Di belakangnya selalu ada tim, partner, mentor, investor, customer, dan ekosistem. Karena itu semangat Beyond Border, Let’s Go Together bukan sekadar tema event, tetapi pesan yang ingin kami bawa kepada entrepreneur Indonesia,” tambah Firdaus.

Lebih dari Conference

Selama empat hari penyelenggaraan, JEC 2026 menghadirkan pembicara dan praktisi dari berbagai sektor, mulai dari entrepreneurship, investasi, marketing, teknologi dan AI, inovasi, leadership, talent hingga pengembangan organisasi.

Selain sesi konferensi, peserta mendapatkan kesempatan mengikuti konsultasi bisnis melalui Business Clinic, membangun relasi melalui Business Matching, mengeksplorasi produk dan solusi melalui Growth Expo, serta membuka percakapan bisnis lintas negara melalui kolaborasi ekosistem Indonesia–Korea Selatan.

Format tersebut menjadikan JEC 2026 bukan hanya tempat memperoleh inspirasi, tetapi sebuah business growth platform yang mempertemukan pengetahuan, manusia, akses, dan peluang dalam satu ekosistem.

JEC 2026 masih berlangsung hingga Minggu, 6 September 2026, di Hall B, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Tentang Jakarta Entrepreneur Conference 2026

Jakarta Entrepreneur Conference (JEC) 2026 merupakan konferensi dan expo bisnis yang mempertemukan entrepreneur, investor, business leader, profesional, praktisi, serta berbagai elemen ekosistem pendukung pertumbuhan usaha.

Mengusung tema “Beyond Border, Let’s Go Together”, JEC 2026 berlangsung pada 3–6 September 2026 di Hall B JICC, Senayan, Jakarta.

JEC 2026 menghadirkan rangkaian Growth Summit, Business Clinic, Business Matching, Growth Expo, workshop, in-depth session, serta kolaborasi bisnis yang dirancang untuk membawa entrepreneur dari insight menuju koneksi dan peluang yang dapat ditindaklanjuti.

Tentang Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas

Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) merupakan komunitas entrepreneur Indonesia yang mengembangkan ekosistem kewirausahaan melalui edukasi, mentoring, networking, business matching, kolaborasi, serta berbagai program pengembangan pengusaha.