TDA Banjarbaru Gelar Kopdar #1, Dorong Pengusaha Tumbuh Bersama

Banjarbaru - Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Banjarbaru menggelar Kopdar #1 TDA Banjarbaru 9.0 di Warkop Batikum, Rabu malam (2/9/2026). Kegiatan mengangkat tema Jangan Bertumbuh Sendirian.
Ketua TDA Banjarbaru 9.0 Ibnu Sofian Hadiyanto mengatakan, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi bagi para pelaku usaha untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, dan melihat tantangan bisnis masing-masing secara lebih terbuka.
Kopdar diawali dengan jemaah Maghrib bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai kondisi dan kebutuhan bisnis para member TDA Banjarbaru.
Dia menegaskan, kegiatan ini dilakukan lantaran setiap bisnis berada pada fase yang berbeda. Sehingga kebutuhan dan tantangan setiap pengusaha juga tidak dapat disamaratakan.
“Masalah yang terlihat di permukaan juga belum tentu menjadi akar persoalan. Ketika sebuah usaha mengalami penjualan yang stagnan misalnya, persoalannya tidak selalu berada pada pemasaran. Bisa saja berkaitan dengan produk, arus kas, operasional, tim, ataupun sistem bisnis yang belum terbentuk dengan baik,” terangnya.
TDA Growth Hub Berbasis Kebutuhan Member
Oleh sebab itu, TDA Banjarbaru mulai mendorong pendekatan program berbasis kebutuhan nyata member melalui TDA Growth Hub. Growth Hub dikembangkan sebagai alat bantu bagi member untuk mengenali posisi bisnis, melihat area yang perlu diperbaiki, serta membantu pengurus memahami kebutuhan pengusaha yang berada di dalam ekosistem TDA.
Data tersebut nantinya bukan sekadar menjadi kumpulan hasil asesmen, tetapi menjadi dasar dalam menyusun program, mentoring, networking, hingga mempertemukan pengusaha yang memiliki kebutuhan dan tantangan yang relevan.
Ibnu berharap komunitas tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi tempat menemukan ilmu baru dan membangun interaksi bisnis.
“Kami ingin TDA menjadi tempat di mana pengusaha bisa menemukan teman seperjalanan. Kadang kita tidak membutuhkan seminar yang besar. Bisa jadi yang dibutuhkan adalah bertemu orang yang pernah mengalami masalah yang sama, kemudian duduk bersama dan saling berbagi pengalaman,” ungkapnya.
Growth Circle Perkuat Interaksi Antaranggota
Nantinya, TDA Banjarbaru juga akan mengembangkan konsep Growth Circle, yaitu ruang yang mempertemukan member berdasarkan kebutuhan, tantangan, maupun tahapan bisnis yang memiliki keterkaitan.
Melalui pendekatan tersebut, interaksi antaranggota dapat berkembang dari sekadar networking menjadi hubungan yang lebih relevan, baik dalam bentuk diskusi, kolaborasi, mentoring maupun peluang usaha.
Kopdar #1 menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan TDA Banjarbaru 9.0 yang akan terus dikembangkan selama periode kepengurusan.
Dia mengajak para pelaku usaha, UMKM, profesional, maupun masyarakat yang sedang membangun bisnis di wilayah Banjarbaru dan Martapura untuk ikut mengenal dan bergabung dalam ekosistem Tangan Di Atas.
“Tidak harus menunggu bisnis menjadi besar untuk bergabung. TDA terbuka bagi mereka yang ingin belajar, membangun jaringan, bertukar pengalaman, menemukan peluang kolaborasi, dan tumbuh bersama pengusaha lainnya. Karena membangun bisnis memang tanggung jawab masing-masing, tetapi kita tidak harus menjalaninya sendirian,” pungkasnya.
Sebagai informasi, mengenai kegiatan dan keanggotaan TDA Banjarbaru atau Martapura dapat diperoleh melalui kanal resmi TDA Banjarbaru atau menghubungi pengurus TDA Banjarbaru.
