TDA Bulukumba dan BPVP Bantaeng Latih Pelaku Usaha Tingkatkan Produktivitas

Bulukumba - Sebanyak 16 anggota komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) wilayah Bulukumba mengikuti Pelatihan Peningkatan Produktivitas yang digelar bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng pada 5–9 Oktober di Gedung Pinisi, Bulukumba.
Pelatihan yang berlangsung di Ruang Lemo-Lemo tersebut membekali peserta dengan materi dan praktik perbaikan produktivitas usaha. Peserta belajar mengidentifikasi akar masalah, menyusun langkah perbaikan, hingga mengevaluasi hasilnya secara sistematis.
Salah satu materi yang diberikan adalah PDCA (Plan, Do, Check, Action). Metode ini membantu peserta memahami tahapan perbaikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemeriksaan hasil, hingga tindak lanjut secara berkelanjutan.
Peserta juga diajak mengidentifikasi persoalan yang muncul dalam aktivitas usaha sehari-hari. Dengan pendekatan tersebut, materi pelatihan dapat dikaitkan langsung dengan kondisi yang dihadapi pelaku usaha, bukan sekadar teori.
Pemateri pelatihan, Nur Izza, S.E., berharap peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh setelah kegiatan berakhir.
“Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, apa yang didapatkan tidak selesai hari ini, tetapi bisa diimplementasikan di tempat kerja atau perusahaan,“jelasnya.
Metode penyampaian yang interaktif turut membantu peserta memahami materi. Sejumlah peserta yang semula menganggap pelatihan produktivitas akan membosankan dan hanya berkaitan dengan bekerja lebih cepat justru mendapatkan pengalaman berbeda.
Produktivitas tidak hanya berkaitan dengan kecepatan bekerja. Efektivitas, efisiensi, dan perbaikan cara kerja secara berkelanjutan juga menjadi bagian dari materi yang dipelajari peserta.
Ketua TDA Bulukumba, Syukriadi, menyebut kolaborasi dengan BPVP Bantaeng sebagai kesempatan bagi anggota komunitas untuk mendapatkan perspektif baru dalam mengelola usaha.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga memberikan perubahan nyata dalam cara mereka menjalankan usaha. Produktivitas bukan hanya tentang bekerja lebih banyak, tetapi bagaimana kita bisa bekerja lebih efektif dan terus melakukan perbaikan,“terangnya.
Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari kerja sama resmi kedua pihak yang sebelumnya diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
Bagi TDA Bulukumba, kerja sama ini menjadi salah satu upaya memperkuat kapasitas anggota, khususnya pelaku usaha, agar tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga mampu membangun sistem kerja yang lebih produktif.
Sementara itu, BPVP Bantaeng menjalin kolaborasi dengan komunitas pelaku usaha untuk memperluas akses peningkatan produktivitas di dunia usaha.
Selain memperoleh sertifikat pelatihan, peserta akan mendapatkan tindak lanjut berupa uji kompetensi sebagai bagian dari proses untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
