TDA Depok Peduli Ajak Siswa Sekolah Master Berani Bermimpi dan Berwirausaha

Depok - Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) melalui TDA Depok Peduli mengajak siswa kelas XII Sekolah Master Depok berani bermimpi, mengenali potensi diri, dan membangun kemandirian melalui workshop kewirausahaan di kawasan Terminal Depok, Rabu (23/9/2026).
Workshop bertajuk Sukses Sejak Muda dengan Wirausaha itu mengusung tema Bangun Mimpi, Ciptakan Peluang, Jadi Manfaat untuk Sesama. Kegiatan tersebut menghadirkan M Muamar Khadafi, Owner Otvit.id sekaligus Chief Community Leadership TDA Pusat, sebagai pemateri.
Dalam kegiatan itu, siswa mendapatkan wawasan tentang kewirausahaan sekaligus motivasi untuk mengenali kemampuan diri dan melihat peluang. Kewirausahaan diperkenalkan bukan semata-mata sebagai jalan mendapatkan keuntungan, melainkan juga sarana membangun keberanian, kreativitas, dan kemandirian sejak usia muda.
Sekolah Master merupakan sekolah gratis yang mendampingi anak-anak dari keluarga marginal dan masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Para siswanya berasal dari beragam latar belakang, termasuk anak jalanan, anak pemulung, anak pengamen, serta anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Sebagian siswa juga tumbuh di lingkungan dan tempat tinggal yang jauh dari kata layak. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya membatasi kesempatan mereka untuk memiliki cita-cita dan merencanakan masa depan.
Melalui workshop ini, TDA Depok Peduli mengajak para siswa melihat potensi diri dan memahami peluang untuk berkembang. Mereka juga didorong agar berani bermimpi serta membangun masa depan melalui proses belajar dan usaha.
“Mereka didorong untuk berani bermimpi, menciptakan peluang, serta memiliki keyakinan bahwa masa depan dapat dibangun melalui proses belajar dan usaha,” jelasnya.
Ketua Klub TDA Peduli Sonny mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TDA Depok terhadap generasi muda.
“Kami ingin anak-anak ini tahu bahwa mereka tetap memiliki kesempatan untuk bermimpi. Kondisi yang mereka hadapi hari ini tidak harus menentukan seperti apa masa depan mereka,” ujar Sonny.
Menurut dia, akses terhadap pengetahuan dan pengalaman merupakan salah satu bentuk investasi sosial yang penting bagi anak-anak. Kesuksesan, lanjutnya, juga berkaitan dengan kemampuan memberikan manfaat kepada orang lain.
“Kami ingin mengenalkan bahwa kesuksesan bukan hanya tentang menjadi hebat untuk diri sendiri. Kesuksesan juga tentang bagaimana kita bisa menjadi manfaat bagi sesama,” tambahnya.
Penyelenggaraan workshop tersebut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, baik dalam pelaksanaan maupun pemenuhan kebutuhan kegiatan. Para pendukungnya meliputi Adiskirani Bakery, Crumbs by Noona, Dapur Ngeunah, Ayam Kremes Mbok Kencur, Pacific Travel, Ananda Catering, Delicisoes, Bolu Naura, Titi Mariti, Inner Salon Muslimah, Dapur Bu Sastro, BurAyam, Meinita, dan Russi.
Bantuan yang diberikan beragam. Adiskirani Bakery menyumbangkan 100 roti, sedangkan Crumbs by Noona menyediakan air mineral dan fudgy brownies. Dapur Ngeunah memberikan makanan ringan, sementara Ayam Kremes Mbok Kencur menyumbangkan 100 boks makanan.
Pacific Travel memberikan doorprize. Ananda Catering menyediakan 100 arem-arem, Delicisoes menyumbangkan 100 minisoes, dan Bolu Naura memberikan 100 bolu.
Dukungan lainnya berupa kopi gula aren dari Titi Mariti dan Meinita, air mineral dari Inner Salon Muslimah, serta 100 botol minuman segar dari Dapur Bu Sastro. BurAyam memberikan doorprize, sedangkan Russi menyumbangkan cokelat botol.
Ikhsan bertanggung jawab atas koordinasi pelaksanaan acara bersama tim TDA Depok Peduli dan pihak-pihak yang terlibat.
Melalui kegiatan tersebut, TDA Depok Peduli berharap siswa Sekolah Master semakin berani mengenali kemampuan diri, mengambil kesempatan, dan bertanggung jawab atas pilihan mereka. Kegiatan ini juga membawa pesan bahwa keberhasilan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian pribadi, tetapi juga manfaat yang diberikan kepada lingkungan dan masyarakat.
Semangat itu terangkum dalam tema Bangun Mimpi, Ciptakan Peluang, Jadi Manfaat untuk Sesama. Bagi TDA Depok Peduli, kepedulian diwujudkan melalui tindakan nyata dan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
