Konten Media Partner

TDA Pinrang 9.0 Perkuat Ekosistem Pengusaha Lewat Tiga Program

TDAverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Pinrang 9.0 Perkuat Ekosistem Pengusaha Lewat Tiga Program
zoom-in-whitePerbesar

Pinrang - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Pinrang menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) TDA Pinrang 9.0 pada Selasa (3/11/2026) di R57 Coffee Pinrang. Kegiatan yang diikuti 30 peserta tersebut mengangkat tema Bounding, Impact, Belonging sebagai landasan membangun komunitas yang solid, memiliki rasa kebersamaan, dan memberikan dampak nyata bagi anggota maupun masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Hj. Sukmawaty Abbas sebagai Ketua TDA Pinrang 9.0, Rakerda menjadi momentum konsolidasi pengurus untuk menyelaraskan arah organisasi sekaligus merumuskan program prioritas yang mendukung pertumbuhan bisnis anggota.

Tiga program menjadi fokus pengembangan komunitas, yakni Kelompok Mentoring Bisnis (KMB), Satu Menit Bisnis, dan Business Visit.

Tiga Program untuk Mendorong Pertumbuhan Anggota

Program Kelompok Mentoring Bisnis (KMB) diarahkan sebagai ruang belajar dan pendampingan antarpengusaha. Melalui mentoring, anggota dapat saling berbagi pengalaman, mendiskusikan tantangan bisnis, serta memperoleh perspektif dan masukan untuk mengembangkan usaha.

Sementara itu, Satu Menit Bisnis menjadi ruang bagi anggota untuk memperkenalkan bisnis, produk, atau layanan yang mereka jalankan secara singkat. Program ini diharapkan meningkatkan visibilitas usaha anggota sekaligus membuka peluang interaksi dan kolaborasi di dalam komunitas.

Adapun Business Visit menjadi sarana bagi anggota untuk mengenal aktivitas usaha secara langsung. Melalui kunjungan ke tempat bisnis anggota, peserta dapat melihat praktik pengelolaan usaha, bertukar pengalaman, membangun hubungan, hingga menemukan peluang kerja sama.

Ketiga program tersebut saling melengkapi. KMB memperkuat kapasitas melalui pembelajaran, Satu Menit Bisnis memperluas eksposur usaha, sedangkan Business Visit membangun jejaring melalui interaksi langsung.

Membangun Komunitas dengan Rasa Memiliki

Ketua TDA Pinrang 9.0, Hj. Sukmawaty Abbas, berharap kepengurusan periode ini dapat menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh seluruh anggota.

"Harapan kami TDA Pinrang 9.0, pelayan semakin solid, member semakin merasa memiliki, bisnis semakin bertumbuh, jaringan semakin luas, dan keberadaan TDA Pinrang semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena di TDA bukan saya dan bukan kamu tapi kita semua adalah TDA Pinrang 9.0."

Harapan tersebut sejalan dengan tiga nilai utama yang diangkat dalam Rakerda. Bounding menggambarkan upaya memperkuat hubungan dan solidaritas antaranggota. Impact menekankan pentingnya manfaat nyata dari keberadaan komunitas. Sementara Belonging mengajak seluruh anggota memiliki rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama terhadap perkembangan organisasi.

Dengan pendekatan tersebut, anggota tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi juga bagian penting yang ikut menggerakkan dan membesarkan komunitas.

Pengembangan TDA Pinrang juga sejalan dengan arah strategis TDA nasional melalui semangat Let's Go Together.

TDA 9.0 membawa positioning sebagai Academy of Entrepreneur, yakni ekosistem pengembangan pengusaha melalui perjalanan Bersama Belajar, Bersama Bertumbuh, Bersama Naik Kelas, dan Bersama Memberi Dampak.

Dalam konteks tersebut, KMB, Satu Menit Bisnis, dan Business Visit menjadi bentuk aktivitas komunitas yang mendukung proses belajar, pertumbuhan usaha, serta penguatan jejaring antaranggota.

Melalui Rakerda ini, TDA Pinrang 9.0 menegaskan pentingnya membangun organisasi yang bukan sekadar aktif dalam kegiatan, tetapi juga menjadi ruang bertumbuh bagi pengusaha dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Sebab, kekuatan TDA Pinrang bukan terletak pada satu sosok atau kelompok tertentu, melainkan pada kebersamaan seluruh anggota yang memiliki tujuan untuk tumbuh dan memberi dampak bersama.

Tentang Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas

Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas merupakan organisasi kewirausahaan yang berdiri sejak 2006 dengan visi menjadi komunitas pengusaha yang memberikan kontribusi positif bagi peradaban.

TDA memiliki lebih dari 62.000 anggota yang tersebar di 119 daerah dan 29 wilayah, serta memiliki perwakilan di lima negara. TDA menjalankan berbagai program edukasi, mentoring, workshop, pengembangan komunitas, business matching, kolaborasi ekosistem, dan kegiatan sosial untuk memperkuat kepemimpinan, kapabilitas, serta jejaring entrepreneur Indonesia.