TDA Samarinda Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Antaranggota

SAMARINDA — Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Samarinda kembali menggelar kopi darat (kopdar) di Kong Djie Cafe, Samarinda, Minggu (4/10/2026) sore.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi anggota untuk saling bertemu, berbagi informasi, sekaligus mempererat hubungan antaranggota komunitas pengusaha yang telah berkembang di berbagai daerah di Indonesia.
TDA telah berdiri sejak 2006 dan kini memiliki jaringan komunitas di berbagai kota di Indonesia.
Di Samarinda, kepengurusan TDA 9.0 saat ini dipimpin Rolly Rezki Ananda. Sementara posisi Ketua TDA Perempuan 9.0 Samarinda dipercayakan kepada Nia Nat Kinanti.
TDA Perempuan Samarinda menjadi wadah bagi perempuan pelaku usaha, termasuk para istri pengusaha. Pertemuan kali ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus membuka kesempatan bagi anggota baru yang ingin bergabung.
Nia menyampaikan, kegiatan komunitas akan kembali dilanjutkan dengan agenda berikutnya pada November mendatang.
Agenda tersebut berupa family gathering yang dirangkai dengan serah terima amanah (sertijab) dari kepengurusan sebelumnya kepada pengurus baru.
“Untuk tempat belum kami tentukan, tapi untuk waktunya di 7 November,” ujar Nia.
Menurutnya, keberadaan TDA bukan sekadar tempat berkumpul para pelaku usaha. Komunitas tersebut juga menjadi ruang untuk bertukar informasi, berbagi pengalaman, serta membangun dan menjaga silaturahmi.
Nia berharap berbagai gagasan, masukan, dan pengalaman yang muncul dalam setiap pertemuan dapat semakin memperkuat hubungan antarpelaku usaha yang tergabung dalam TDA Samarinda.
“Terpenting itu, saling support. Saling menguatkan dan tumbuh bersama,” katanya.
Ia menilai komunitas pengusaha seperti TDA memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kapasitas para pelaku usaha. Terlebih, dunia bisnis terus menghadapi berbagai tantangan dan persaingan yang semakin dinamis.
Melalui kegiatan yang rutin dilakukan, TDA Samarinda diharapkan dapat terus menjadi ruang kolaborasi bagi para pengusaha sekaligus ikut memperkuat ekosistem kewirausahaan di Samarinda dan Kalimantan Timur.
