Konten Media Partner

TDA Wajo Raih Anugerah Sahabat Pembinaan dari Rutan Kelas IIB Sengkang

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Wajo Raih Anugerah Sahabat Pembinaan dari Rutan Kelas IIB Sengkang
zoom-in-whitePerbesar

Wajo - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Wajo menerima Anugerah Sahabat Pembinaan dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sengkang. Penghargaan diberikan atas dukungan dan kontribusi TDA Wajo dalam pembinaan warga binaan.

Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Wajo Andi Rosman dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Rutan Kelas IIB Sengkang, Senin (17/8).

Apresiasi itu diberikan atas kontribusi TDA Wajo melalui Misi Kontribusi KMB 4.0 yang dilaksanakan bersama Rutan Kelas IIB Sengkang pada 25 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, TDA Wajo menggelar Emotional Release bertema “Bangkit, Pulih, dan Berdaya”. Kegiatan diikuti 365 warga binaan laki-laki dan perempuan.

Misi Kontribusi KMB 4.0 menjadi kontribusi perdana TDA Wajo di Rutan Kelas IIB Sengkang. Kegiatan dirancang sebagai ruang bagi warga binaan untuk mengenali emosi, melakukan refleksi diri, mendapatkan penguatan mental, serta membangun kembali harapan menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan.

Salah satu bagian utama kegiatan adalah sesi Sharing Small Group. Warga binaan mendapat kesempatan berbagi pengalaman hidup, penyesalan, dan harapan mereka. Suasana haru muncul ketika sejumlah warga binaan menyampaikan pengalaman tersebut di hadapan relawan TDA Wajo.

Salah seorang warga binaan yang mewakili peserta menyampaikan apresiasi atas kehadiran TDA Wajo. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi warga binaan untuk merasakan kembali adanya pihak yang peduli terhadap proses perubahan mereka.

Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang Oki Setiawan juga mengapresiasi kolaborasi bersama TDA Wajo. Ia menekankan bahwa pembinaan warga binaan tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan. Pembinaan juga perlu mencakup penguatan mental, karakter, dan semangat perubahan agar warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat.

Bagi TDA Wajo, keterlibatan dalam pembinaan warga binaan menjadi salah satu bentuk kontribusi komunitas di luar aktivitas kewirausahaan.

Melalui Misi Kontribusi KMB 4.0, TDA Wajo berupaya menghadirkan ruang yang memungkinkan warga binaan mendapatkan dukungan secara emosional dan membangun kembali keyakinan terhadap masa depan.

Tema “Bangkit, Pulih, dan Berdaya” menjadi pesan utama kegiatan tersebut. Bangkit merefleksikan keberanian untuk melihat kembali kehidupan setelah masa lalu. Pulih berkaitan dengan proses menerima dan memperbaiki diri. Sedangkan berdaya mengarah pada kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan dan memberikan kontribusi di masyarakat.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat TDA 9.0 yang menempatkan perjalanan komunitas dalam kerangka “Bersama Belajar, Bersama Bertumbuh, Bersama Naik Kelas, Bersama Memberi Dampak”.

Kontribusi sosial menjadi salah satu wujud bagaimana nilai komunitas diterjemahkan dalam kehidupan masyarakat.

Anugerah Sahabat Pembinaan yang diterima TDA Wajo menunjukkan apresiasi Rutan Kelas IIB Sengkang terhadap keterlibatan elemen masyarakat dalam mendukung proses pembinaan warga binaan.

Bagi TDA Wajo, pengalaman melalui Misi Kontribusi KMB 4.0 juga memperlihatkan bahwa komunitas pengusaha dapat mengambil peran dalam membangun kepedulian sosial melalui pengetahuan, pengalaman, waktu, dan keterlibatan langsung di tengah masyarakat.

Ke depan, semangat kontribusi tersebut diharapkan dapat terus menjadi bagian dari perjalanan TDA Wajo dalam membangun manfaat yang tidak hanya dirasakan anggota komunitas, tetapi juga masyarakat di sekitarnya.