Konten Media Partner

5 Pewarna Alami Produk Kecantikan yang Aman Digunakan

16 Agustus 2018 11:10 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:06 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
PortalMadura.Com – Mungkin Anda pernah bertanya-tanya dari mana datangnya warna-warna yang ada pada produk kecantikan, khususnya yang berlabel organik?. Jika Anda ingin tahu, jawabannya yaitu dari bahan alami. Benarkah?.
ADVERTISEMENT
Sebelum maraknya penggunaan bahan kimia sebagai pewarna sintetis, para wanita zaman dahulu kerap memanfaatkan aneka tumbuhan sebagai bahan alami untuk menambahkan warna dalam produk kecantikan mereka. Hal tersebut pun berlaku hingga saat ini. Apalagi, penggunaan bahan alami sebagai pewarna dalam produk kecantikan dianggap lebih aman karena kandungannya yang aman serta ramah kulit.
Nah, jika Anda ingin tahu bahan alami apa saja yang kerap dijadikan sebagai pewarna dari produk kecantikan, berikut ini uraiannya:
Açaí Berries
Selain baik bagi kesehatan tubuh, açaí berries ternyata juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan penambah warna pada produk kecantikan. Warna ungu tua pada açaí berries dibentuk dari pigmen utama bernama antosianin yang secara tradisional juga kerap digunakan sebagai pewarna makanan.
ADVERTISEMENT
Antosianin dikenal kaya akan zat anti-oksidan tingkat tinggi yang dapat menangkal radikal bebas. Warna dan stabilitas pigmen ini dipengaruhi oleh pH, cahaya, suhu, dan struktur. Selain warna ungu tua, buah açaí berries ternyata juga dapat menghasilkan warna hijau tua yang diperoleh dari minyak alami dalam buah tersebut.
Buah Delima
Pigmen antosianin rupanya tidak hanya menghasilkan warna ungu tua, tetapi juga warna merah, contohnya pada buah delima. Warna yang dihasilkan oleh antosianin memang dapat berbeda-beda, tergantung dari tingkat keasaman (pH) yang dimiliki.
Antosianin sendiri merupakan senyawa utama yang memberikan warna merah pada buah delima. Jenis senyawa yang satu ini juga tergolong sebagai jenis pigmen yang dapat larut di dalam air. Karena dapat menghasilkan warna yang variatif, jangan heran jika antosianin banyak dilirik oleh produsen produk kecantikan sebagai bahan pewarna yang aman bagi kulit serta ramah lingkungan.
ADVERTISEMENT
Spirulina
Spirulina merupakan ganggang biru hijau berbentuk spiral yang sering disebut-sebut sebagai superfood karena nutrisi yang terkandung di dalamnya hampir seluruhnya dibutuhkan oleh tubuh manusia. Jenis ganggang ini dapat menghasilkan pigmen yang disebut fikosianin dan fikoeritrin.
Pada fikosianin, pigmen warna yang dihasilkan adalah hijau kebiruan. Sedangkan fikoeritrin, akan menghasilkan pigmen berwarna merah. Karena mampu menghasilkan ragam warna yang cukup banyak, maka tidak heran jika pigmen yang berasal dari ekstrak spirulina sangat laku dan paling dicari di pasaran.
Kunyit
Siapa yang tidak mengenal kunyit?. Salah satu jenis bumbu dapur yang tidak hanya mampu melezatkan masakan, tapi juga kaya akan manfaat bagi tubuh dan kecantikan. Nah, jika Anda menemukan produk kecantikan dalam warna kuning, bisa jadi warna tersebut berasal dari kunyit.
ADVERTISEMENT
Warna kuning yang dihasilkan oleh kunyit diperoleh dari kandungan zat kimia yang disebut kurkumin. Dalam satu ruas kunyit, terkandung zat kurkumin sekitar 50% hingga 60%. Selain berfungsi sebagai bahan pewarna alami, rupanya kurkumin juga dikenal memiliki zat anti-oksidan serta anti tumor.
Wortel
Warna orange dari wortel rupanya dihasilkan dari senyawa kimia organik yang disebut karotenoid. Sama seperti jenis pigmen lainnya yang telah disebutkan di atas, karotenoid merupakan agen anti-oksidan yang sangat baik untuk kulit. Karotenoid sendiri merupakan pigmen yang dapat larut dalam minyak dam mudah ditemukan di alam. Nah, ekstrak dari wortel inilah yang nantinya akan menghasilkan semburat warna orange yang indah. (vemale.com/Salimah)
The post 5 Pewarna Alami Produk Kecantikan yang Aman Digunakan appeared first on PortalMadura.com.
ADVERTISEMENT