Konten dari Pengguna

Hobby Membawa Kesenangan di Pesisir Pacitan dan Menikmati Kuliner

Reza Yusuf Amarta

Reza Yusuf Amarta

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta hobby otomotif & traveling

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Reza Yusuf Amarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pesisir pacitan merupakan pesisir pantai di kota Pacitan bertepatan sebelah timur pantai Gunung Kidul. Pacitan adalah daerah perbatasan yang memisahkan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sesuai lagu karya alm. Didi Kempot yang penggalan liriknya berbunyi “birune segoro kuto pacitan” memang terbukti keindahan pantai pesisir pacitan tidak terbantahkan. 21 Februari 2025 memutuskan untuk berlibur menuju pesisir yang sebelumnya belum dikunjungi. Dengan hobby otomotif mengendarai sepeda motor tercinta Honda Tiger 2000 mencari pengalaman yang tak terlupakan.

Foro di perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur
zoom-in-whitePerbesar
Foro di perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur

Langit tampak cerah di hari itu. Pukul 06.30 meninggalkan kota tercinta kita Kota Klaten menuju kota tujuan yaitu Pacitan. Dalam perjalanan kita menikmati keindahan rute jalur Wonogiri-Pacitan yang sangat indah dan sejuk. Dalam perjalanan kita merasa diatas gunung karena gunung sekitar menjadi lebih pendek. Rasa lelah perjalanan kita tutupi dengan canda tawa dan harapan segera sampai tempat tujuan. Perjalanan yang kita tempuh yaitu kurang lebih 3jam dari kota Klaten.

Sepanjang jalan kita menikmati pemandangan baru, udara baru melewati daerah yang belum pernah dilewati sebelumnya. Kita berhenti sejenak tepat di depan ikon yang sering dijadikan spot foto bagi pengendara yang lewat. Dengan waktu yang singkat untuk sedikit memberi kelancaran bagi darah untuk mengalir lancar.

Foto di lokasi wisata Pantai Srau Pacitan

Tidak lama kita memutuskan untuk melanjutkan perjalanan yang masih cukup jauh. Cukup kaget ketika memasuki daerah pesisir yang kita jadikan tujuan yaitu Pesisir Pantai Srau. Menuju pesisir pantai srau tidaklah gampang karena akses jalan yang dilewati hanya bisa untuk sepeda motor dan kendaraan roda 4. Tanjakan kelokan di tengah perkampungan menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai karena banyak anak-anak yang bermain. Tidak terasa kita sampailah di pesisir pantai Srau kota Pacitan yang indah. Dengan penuh kesadaran menempatkan sepeda motor untuk diambil foto dengan background pantai Pacitan yang biru.

Salah satu pantai Srau dari 3 pantai Srau pacitan

Pantai Srau memiliki tiga pantai dalam satu tempat. Setiap tempat memiliki spot foto yang indah. Menikmati keindahan alam tentunya memang tidak cukup apabila dengan keterbatasan waktu. Karena di hari tersebut adalah hari Jum’at sebagai laki-laki muslim wajibnya mengikuti ibadah sholat jum’at. Dengan begitu kita menutup dengan menikmati nasi goreng spesial di warung sekitar sebelah tribun pentas seni. Selesai makan kita memutuskan untuk meninggalkan tempat yang kita kunjungi pada pukul 11.00 dengan tujuan kota tercinta. Beranjak meninggalkan tempat, berhenti sejenak mengikuti ibadah sholat jum’at berjamaah di masjid. Perjalanan kita lanjutkan melewati jalan yang berbeda yaitu melewati Jalur Lintas Selatan Gunung Kidul untuk berbelok arah Gedang Sari yang memiliki ikon baru yang disebut Tanjakan Clongop.

Menikmati santapan Bakso Viral Pedas Bakso Sera Klaten

Memasuki kota tercinta kita berhentu untuk menikmati bakso viral Bakso Sera yang terkenal pedas dari cabang Boyolali Simo. Pukul 16.04 memasuki pintu rumah memberi salam.

“Nikmati masa mudamu karena kebahagiaan akan menjadi menenangkan”