Cegah Tekanan Darah, Warga Desa Jatirejo Antusias Ikuti Skrining dan Senam

Mahasiswa Pendidikan Dokter Gigi Universitas Jember
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Regina Pratista tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lumajang, 2 Agustus 2025 — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya hipertensi, Mahasiswa KKN Kolaboratif Universitas Jember Kelompok 98 bekerja sama dengan Pemerintah Desa Jatirejo dan Tim Penggerak PKK menyelenggarakan kegiatan skrining tekanan darah dan senam anti-hipertensi. Bertempat di Balai Desa Jatirejo, kegiatan ini disambut antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.
Acara dimulai dengan skrining tekanan darah, yang dilakukan oleh tim mahasiswa dan kader kesehatan desa yang telah mendapat pelatihan. Warga secara bergiliran memeriksa tekanan darah menggunakan alat digital maupun manual. Selain pemeriksaan, warga juga mendapat edukasi singkat mengenai arti dari hasil tekanan darah mereka serta langkah-langkah pencegahan apabila ditemukan gejala awal hipertensi.
Menurut koordinator kegiatan, Muhammad Arief Nugra Ramadhan, skrining ini merupakan langkah awal penting dalam upaya deteksi dini.
“Banyak warga belum sadar mereka memiliki tekanan darah tinggi. Dengan skrining rutin seperti ini, kita bisa mencegah komplikasi serius di masa depan,” jelasnya.
Selain pemeriksaan tekanan darah, warga juga diberikan penyuluhan singkat mengenai pola makan rendah garam, pentingnya aktivitas fisik, serta bahaya rokok dan stres berlebih sebagai faktor risiko hipertensi. Untuk memperkuat pemahaman, mahasiswa juga membagikan brosur edukatif yang mudah dimengerti oleh semua kalangan.
Usai skrining, kegiatan dilanjutkan dengan senam sehat bersama yang dipandu oleh instruktur lokal. Gerakan senam dirancang khusus untuk membantu menjaga kebugaran jantung dan menurunkan tekanan darah secara alami. Senam berlangsung sekitar 30 menit dan diikuti penuh semangat oleh ibu-ibu PKK, kader kesehatan, hingga warga lansia.
“Senam ini tidak hanya menyehatkan, tapi juga menyenangkan. Saya merasa lebih segar dan semangat untuk hidup sehat,” ujar Bu Marjianti, salah satu peserta yang rutin mengikuti kegiatan posyandu.
Kegiatan skrining dan senam ini merupakan bagian dari program Gerakan Desa Tanggap Hipertensi, yang digagas bersama oleh mahasiswa KKN, tim PKK, dan perangkat desa. Ke depan, kegiatan serupa akan dijadikan agenda rutin bulanan sebagai bentuk upaya preventif dan pemberdayaan masyarakat terhadap penyakit tidak menular, khususnya hipertensi.
