Mahasiswa KKNK 98 Tanamkan Nilai Islam, Literasi, dan Moral Sejak Usia Dini

Mahasiswa Pendidikan Dokter Gigi Universitas Jember
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Regina Pratista tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Lewat kegiatan edukatif di TK Dharma Wanita Jatirejo, mahasiswa ajarkan Rukun Islam, berhitung, kisah nabi, dan nilai keluarga dengan metode kreatif dan menyenangkan.

Jatirejo, 3 Agustus 2025 — Dalam rangka mewujudkan pengabdian kepada masyarakat melalui bidang pendidikan, Mahasiswa KKN Kolaboratif Universitas Jember Kelompok 98 melaksanakan kegiatan pembelajaran interaktif di TK Dharma Wanita, Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dini kepada anak-anak usia taman kanak-kanak dengan materi yang menyentuh aspek spiritual, kognitif, dan sosial keluarga.
Kegiatan ini diisi dengan pengenalan Rukun Islam, berhitung sederhana, kisah-kisah teladan dari para nabi, serta pengenalan susunan keluarga. Semua materi disampaikan melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan anak usia dini.
Sesi pertama dimulai dengan pengenalan lima Rukun Islam, yaitu syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji. Para mahasiswa menyampaikan materi ini menggunakan lagu dan gerakan sederhana yang membuat anak-anak mudah memahami dan menghafal. Setiap rukun dijelaskan maknanya dengan bahasa yang sederhana dan disertai contoh keseharian, seperti salat bersama orang tua di rumah atau berpuasa saat Ramadan.
“Anak-anak terlihat antusias ketika kami mengajak mereka menyanyi dan mengikuti gerakan. Ternyata, belajar agama bisa sangat menyenangkan jika dikemas dengan pendekatan yang sesuai usia,” ujar Hida, salah satu mahasiswa pengajar.
Setelah sesi keislaman, anak-anak diajak belajar berhitung menggunakan metode permainan angka, media visual seperti kartu warna, balok angka, dan lagu interaktif. Anak-anak belajar mengenal angka 1 hingga 10, menjumlahkan benda sederhana, dan bermain tebak angka bersama teman-teman sekelas.
Pendekatan ini tidak hanya melatih kemampuan kognitif dan numerik, tetapi juga mengasah kemampuan motorik dan kerja sama antar-anak.
Dalam sesi berikutnya, mahasiswa membacakan cerita nabi-nabi seperti Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, dan Nabi Muhammad SAW dengan gaya mendongeng yang ekspresif. Cerita-cerita ini dikemas dalam bentuk visual menarik, dengan gambar, boneka tangan, dan pertanyaan interaktif.
Anak-anak tampak terpesona dan terinspirasi dari kisah keteladanan nabi yang penuh kesabaran, kejujuran, dan keberanian. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai moral sejak dini, karena akhlak mulia adalah fondasi penting dalam tumbuh kembang anak,” ujar Mefyah, anggota tim lainnya.
Materi terakhir adalah pengenalan struktur keluarga inti, seperti ayah, ibu, kakak, dan adik. Anak-anak diajak menggambar anggota keluarganya masing-masing, kemudian menceritakan siapa saja yang ada di rumah mereka.
Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar mengenal peran dan fungsi tiap anggota keluarga serta pentingnya saling menyayangi dan menghargai dalam rumah tangga.
Selama kegiatan berlangsung, suasana kelas dipenuhi canda tawa, nyanyian, dan semangat belajar. Guru dan staf TK Dharma Wanita sangat mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam membantu pembelajaran.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang pendidikan KKN Kolaboratif Kelompok 98 yang bertujuan mendukung pendidikan anak usia dini di desa. Selama masa pengabdian, mahasiswa akan terus menjalin interaksi positif dengan anak-anak dan warga melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial lainnya.
Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berkontribusi secara akademik, tetapi juga mengasah keterampilan komunikasi, empati, dan kepedulian sosial. Bagi anak-anak, kegiatan ini menjadi pengalaman menyenangkan yang memperkaya wawasan mereka tentang agama, angka, cerita keteladanan, dan kehidupan keluarga.
