Kewirausahaan di Tengah Perubahan Global: Belajar dari ISCTE Portugal
Tulisan dari Aufa Refandinta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Universitas Pamulang mengadakan kegiatan Visiting Professor pada 4 September 2026. Kegiatan di lingkungan kampus ini menghadirkan Professor Renato Pereira dari ISCTE Business School, Portugal, untuk membahas kewirausahaan, inovasi, bisnis, serta perubahan ekonomi global melalui tema “From Local Ideas to Global Impact: Entrepreneurship, Innovation and Business Growth”. Seminar ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan pendidikan sekaligus melihat peluang kreativitas dan pengembangan UMKM di tengah dinamika bisnis global.
Bagi mahasiswa, seminar ini bukan sekadar kesempatan mendengarkan materi dari akademisi internasional. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memahami bahwa sebuah ide sederhana yang muncul dari lingkungan sekitar dapat berkembang menjadi inovasi dengan manfaat yang lebih luas. Kewirausahaan pun tidak hanya dipahami sebagai cara memperoleh keuntungan, melainkan sebagai jalan untuk menciptakan solusi atas persoalan yang ada di masyarakat.
Dunia Bisnis Berubah Cepat
Dalam sesi pemaparan, Prof. Renato mengajak peserta melihat berbagai perubahan yang sedang terjadi di dunia. Ia membahas pergeseran kekuatan ekonomi global, kebijakan moneter, perubahan iklim, serta fenomena deglobalisasi dan slowbalization.
Deglobalisasi dapat dipahami sebagai kecenderungan negara-negara untuk lebih mengutamakan kepentingan ekonomi domestik dibandingkan keterhubungan ekonomi global. Sementara itu, slowbalization menggambarkan melambatnya arus globalisasi, seperti perdagangan, investasi, dan kerja sama lintas negara.
Selain perubahan ekonomi, kondisi dunia juga semakin dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 dan konflik yang terjadi di sejumlah negara. Situasi tersebut membuat dunia usaha tidak bisa lagi hanya bergantung pada strategi lama. Pelaku bisnis perlu lebih fleksibel, cepat membaca keadaan, dan siap menyesuaikan diri dengan perubahan.
China dan Persaingan Ekonomi Global
Topik lain yang dibahas dalam kegiatan ini adalah semakin kuatnya peran China dalam perdagangan internasional. Prof. Renato menjelaskan bahwa pengaruh China terus meningkat, terutama setelah negara tersebut resmi bergabung dengan World Trade Organization (WTO) pada 11 Desember 2001.
Perkembangan China menunjukkan bahwa daya saing suatu negara dibangun melalui proses panjang. Kapasitas industri, strategi ekonomi, penguasaan teknologi, dan kemampuan mengembangkan pasar menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Pembahasan ini memberi gambaran bahwa persaingan ekonomi global terus bergerak. Negara maupun pelaku usaha yang ingin berkembang perlu memiliki strategi jangka panjang, berani berinovasi, dan mampu memanfaatkan peluang yang ada.
Berangkat dari Potensi Sekitar
Salah satu pesan yang paling relevan bagi mahasiswa adalah pentingnya melihat potensi lokal sebagai sumber gagasan. Budaya daerah, sumber daya alam, kebiasaan masyarakat, hingga persoalan sehari-hari dapat menjadi awal munculnya produk atau layanan yang bermanfaat.
Contohnya, masalah pemasaran produk UMKM lokal dapat dikembangkan menjadi ide platform digital yang membantu pelaku usaha memperluas jangkauan konsumennya. Dari persoalan yang terlihat sederhana, bisa lahir inovasi yang memiliki nilai ekonomi sekaligus manfaat sosial.
Namun, ide tidak akan berkembang tanpa proses. Mahasiswa perlu membangun kemampuan berpikir kreatif, bekerja sama dengan orang lain, serta berani mencoba dan mengevaluasi gagasan. Selain itu, inovasi juga perlu dirancang agar mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

