Konten dari Pengguna

3 Cara untuk Buat Pasanganmu Jadi Lebih Komunikatif

Relationship Goals

Relationship Goals

Dalam hubungan itu butuh tips dan zodiak

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Relationship Goals tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang psikolog klinis bernama Joshua Klapow, Ph.D. mengatakan bahwa jika pasangan kamu memiliki cara komunikasi yang buruk, maka dia mungkin akan kesulitan memahami apa yang kamu coba sampaikan. Mereka juga tidak akan paham ketika kamu memberi tahu mereka bahwa mereka memiliki cara komunikasi yang buruk.

sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
sumber: Unsplash

"Komunikasi bukan hanya berbicara. Ini adalah kemampuan untuk memahami informasi, untuk memproses sinyal non-verbal yang diberikan orang lain, dan kemudian menerima semua itu dan berbicara. Jadi, jika pasangan Anda bukan komunikator yang baik, mereka mungkin juga tidak jadi pendengar yang baik," kata Klapow.

Dengan mengingat hal itu, Dr. Klapow membagikan kiatnya tentang cara berbicara dengan pasangan kamu tentang komunikasi mereka dan mendorong mereka agar lebih komunikatif. Berikut cara berbicara dengan pasangan kamu agar mereka paham, melansir Elite Daily.

  1. Bicara Sespesifik Mungkin

sumber: Unsplash

Ketika kamu menyampaikan kekhawatiran tentang gaya komunikasi pasangan kamu yang kurang komunikatif bahkan sangat jarang berkomunikasi, kamu harus bisa memberi tahunya sespesifik mungkin.

"Jangan berbicara tentang bagaimana mereka berbicara atau berkomunikasi secara umum. Gunakan contoh spesifik dan kata-kata yang sering diucapkan," kata Dr. Klapow.

Menggunakan contoh konkret dari kata dan tindakan akan membantu mengarahkan poin yang kamu maksud. Dengan mengilustrasikan momen penting di mana komunikasi dia buruk memengaruhi kamu, kamu juga membantu dia untuk lebih memahami kamu dan mendorong mereka untuk melakukan perubahan yang sehat.

  1. Gunakan Contoh Peristiwa Terbaru

sumber: Unsplash

Kamu juga ingin mengemukakan contoh-contoh yang baru saja terjadi karena hal tersebut yang paling akurat. Pilih momen dari beberapa hari terakhir, jika mungkin, daripada mengeruk hal-hal yang membuat kamu kesal beberapa minggu atau bulan sebelumnya. Waktu cenderung mengaburkan fakta, dan dapat menyebabkan kamu dan pasangan mengingat peristiwa yang sangat berbeda.

"Mencoba menggunakan contoh bahkan peristiwa seminggu lalu dapat memunculkan konflik jika pasanganmu tidak mengingat percakapan apa yang tidak kamu suka. Jadi semakin baru semakin baik," kata Klapaw.

  1. Fokus dengan Apa yang Kamu Inginkan

sumber: Unsplash

Daripada memberi tahu bahwa dia buruk dalam berkomunikasi dan berujung dengan pertengkaran, fokuskan diskusi kepada apa yang kamu butuhkan dan mengungkapkan bagaimana dia dapat memenuhinya dengan lebih baik.

"Biarkan mereka tahu bahwa jika mereka berbicara seperti ini, atau berbicara dengan nada ini, atau melakukan kontak mata yang sangat membantu Anda. Biarkan mereka percaya bahwa mereka membantu Anda namun mereka tidak melakukan pekerjaan yang baik," kata Dr. Klapow,

Akhirnya, tanyakan pasangan kamu bagaimana perasaan mereka tentang gaya berkomunikasi kamu. Bahkan jika kamu percaya bahwa kamu gaya komunikasi yang hebat, karena komunikasi yang baik adalah jalan dua arah.

"Apa yang Anda pikir berhasil mungkin tidak untuk mereka," kata Dr. Klapow.

"Biarkan ini juga menjadi pelajaran bagaimana Anda berkomunikasi dan bagaimana mereka berkomunikasi. Anda ingin memberi pasangan Anda kesempatan untuk membahas suatu topik yang mungkin tidak pernah mereka pikirkan, tetapi yang memengaruhi komunikasi bersama Anda dan hubungan keseluruhan Anda," tambahnya.

Ingatlah bahwa komunikasi yang buruk dalam suatu hubungan bukan hanya kesalahan satu orang. Baik kamu dan pasangan bekerja bersama untuk meningkatkan komunikasi yang baik, jadi bersabarlah dan ingat bahwa ini adalah upaya kalian berdua.