5 Cara Tegaskan Pasangan kalau Ingin Hubungan yang Serius

Dalam hubungan itu butuh tips dan zodiak
Tulisan dari Relationship Goals tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Terkadang obrolan serius terkait hubungan sedikit menyeramkan. Tetapi ada titik ketika itu harus dilakukan jika kamu ingin memiliki hubungan yang berkembang.

Bagaimana kamu menegaskan kekasih kamu bahwa kamu ingin menjalani hubungan yang serius? Melansir dari Bolde, berikut adalah beberapa tips untuk membuat kamu merasa tidak terlalu tertekan dan lebih bisa mengendalikan situasi ketika hendak menegaskan hubungan.
1. Bicarakan Langsung
Sangat mudah untuk menghindari pembicaraan berat ketika kalian berdua hanya mengirim pesan teks atau berbicara melalui telepon. Namun lebih sulit ketika kalian secara langsung bertemu dan bertekad untuk menindaklanjuti pembicaraan terkait hubungan.
Namun sisi positifnya, kamu bisa membaca bahasa tubuhnya, yang terkadang mengatakan lebih dari kata-kata yang keluar dari mulutnya. Hal ini juga memungkinkan kamu untuk membicarakannya pada saat yang terasa tepat bagi kalian berdua alih-alih membicarakannya ketika mungkin dia sedang sibuk di tempat lain dan benar-benar tidak siap untuk diskusi yang begitu penting.
2. Pastikan Miliki Tujuan yang Sama
Sebelum berbicara tentang keseriusan, pastikan kalian berdua memiliki tujuan hubungan yang sama. Beberapa orang masih belum siap menjalani hubungan yang berkomitmen dan ada baiknya mengetahui hal itu sebelum kamu mengemukakan tujuan kamu.
3. Tidak Bertele-tele
Tidak ada gunanya membicarakannya jika kamu tidak benar-benar mengatakan apa yang kamu maksudkan. Kamu hanya akan membangun hubungan kalian dengan kesalahpahaman yang sangat besar, mengira kalian berdua berada di halaman yang sama dan di akhir kamu baru tahu ternyata itu semua kesalahan.
Katakan padanya apa yang kamu inginkan tanpa mengecilkannya atau membuatnya lebih nyaman. Kemungkinannya adalah, dia akan senang.
4. Jangan Biarkan Dia Menghindar
Dia mungkin belum pernah memiliki hubungan serius untuk sementara waktu dan merasa nyaman dengan kebebasan. Tapi dia berutang jawaban padamu. Jika dia tidak siap untuk berkomitmen, pastikan dia memberitahu kamu. Jangan biarkan dia menghindari topik dan tidak menjawab ketika kamu membuat langkah berani untuk memunculkan percakapan tersebut.
5. Jangan "Mengemis" Keseriusan
Sebelum kamu membicarakan keseriusan dengannya, pastikan kamu sepenuhnya memahami situasinya. Hubungan yang berkomitmen bukanlah penjara dan bukanlah pengorbanan. Hubungan berkomitmen adalah kesempatan yang beruntung untuk miliki.
Jika kamu membuka percakapan dengan cara meminta maaf seolah-olah kamu memintanya untuk melepas kebebasannya, kemungkinan besar dia akan memperlakukan kamu tidak pantas. Katakan padanya bahwa kamu merasa dia bisa menjadi seseorang yang tepat. Jika dia layak untuk kamu, dia akan menyadari bahwa kamu sebenarnya memberinya sesuatu daripada mengambil sesuatu.
