5 Fase yang Dilalui dalam Sebuah Hubungan

Dalam hubungan itu butuh tips dan zodiak
Tulisan dari Relationship Goals tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Saat kamu berada dalam hubungan baru, ada beberapa tahapan hubungan yang akan dilewati. Hal tersebut dikarenakan sebuah hubungan yang sehat tidak hanya terjadi dalam semalam dan berpacaran dengan seseorang selalu mengalami pasang surut.

Kepuasan hubungan adalah kunci menuju kebahagiaan jangka panjang dan sebagai hasilnya, tujuan akhir yang sama. Ketika kamu telah menemukan pasangan yang tepat untuk, kamu akan dapat melewati 4 tahap pertama dan 1 tahap akhir yang menetap dalam hubungan yang seimbang dan sehat. Dilansir dari Your Tango, berikut 5 tahap hubungan yang perlu kamu hadapi saat memasuki hubungan baru.
1. Memberikan Kesan Pertama
Ketika pertama kali bertemu seseorang, kamu biasanya menunjukkan perilaku terbaik. Kamu akan menjadi seseorang yang sangat perhatian, sopan, sopan, responsif, sensitif, dan, yang paling penting, sabar. Mengapa? Karena kamu tidak ingin mengacaukan segalanya. Oleh sebab itu, biasanya kamu akan berlaku sedikit jaim, sulit berkata tidak, dan menjadi sosok yang begitu sempurna di matanya.
2. Kesempurnaan yang Tidak Berkelanjutan
Pada titik ini, euforia hubungan baru berada pada titik tertinggi. Akhirnya, sikap ingin sempurnamu itu hilang. Hal tersebut normal, karena tidak ada yang bisa mempertahankan "sempurna" selamanya. Dia mulai merasa kamu sedikit berubah, sedikit mengecewakan. Namun itulah sebuah hubungan, tidak semuanya bisa diutarakan.
3. Lembah Kekecewaan
Di sinilah setiap pasangan mulai melihat warna aslinya masing-masing. Seringkali, itu bisa menjadi kejutan besar. Masalah hubungan yang lebih besar pun juga muncul. Tergantung pada kedalaman lembah, ini adalah di mana banyak hubungan berakhir. Dia mulai merasa kamu tidak perhatian, kamu mulai merasa dia egois. Jika tidak dihadapi dengan baik, hubungan kalian akan berakhir.
4. Sedikit Pencerahan
Fase ini adalah tentang menentukan terlebih dahulu apakah kamu telah mempelajari semua yang perlu kamu pelajari dan apakah kamu dapat hidup dengannya. Kamu mulai paham bahwa kecuekannya, kejorokannya, atau mudah marahnya dia adalah sifat yang tidak bisa diubah. Lalu bagaimana menurutmu? Apakah kamu yakin dia akan berubah? Apakah kalian berdua bisa menyelesaikannya? Apakah kalian ingin terus bersama?
5. Kebahagiaan
Ini adalah tujuan akhir. Setelah kamu mencapai titik di mana kamu telah menetap dalam hubungan yang sehat dan seimbang yang terbuka, jujur, dan memuaskan, kamu telah mencapai kebahagiaan.
Ada banyak saran hubungan di luar sana. Tetapi, sebelum kamu menerapkannya pada hubungan dengan pasangan kamu, kamu harus menyadari bahwa fase yang kamu lalui adalah normal dan sekarang kamu siap untuk menghadapi semuanya.
