Konten dari Pengguna

6 Cara untuk Memulihkan Diri Saat Kehilangan Orang Terdekat

Relationship Goals

Relationship Goals

Dalam hubungan itu butuh tips dan zodiak

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Relationship Goals tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kesedihan bisa berdampak buruk pada kesehatan mental. Efek kehilangan dari orang yang dicintai bisa berlangsung selama beberapa waktu. Hal ini tentu saja dapat mempengaruhi kehidupanmu, mulai dari pekerjaan hingga hubungan pribadi.

Foto: Sofia Alejandra (Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Sofia Alejandra (Pexels)

Tanpa sadar, kamu akan mulai mengalami perubahan perilaku dan suasana hati yang bisa menghambat kehidupan pribadi maupun profesional. Karena itu, penting untuk melakukan upaya pemulihan diri dari trauma kehilangan orang terdekat. Memang tidak ada jaminan untuk betul-betul pulih dari trauma, tetapi kita harus memberi kesempatan pada diri sendiri untuk mengatasi trauma tersebut.

Dilansir dari PinkVilla, ada 6 cara untuk memulihkan diri saat kehilangan orang terdekat yang dicintai:

1. Mengakui dan menerima keadaan

Foto: Pixabay (Pexels)

Ini adalah langkah pertama yang akan membantu untuk move on. Penerimaan situasi dan kondisi diri membawamu ke hal-hal yang lebih baik dalam hidup. Saat belajar menerima situasi, kamu akan bergerak dari masa lalu dan menyongsong sesuatu yang baik dalam hidupmu.

2. Terima setiap emosi

Saat sedih, kamu akan merasakan berbagai emosi hadir dalam hidupmu. Kamu harus merangkul semua emosi tersebut, rasakan, dan jangan mengabaikan perasaan tersebut. Ingatkan diri bahwa it’s okay not to be okay.

3. Berbicara

Kamu perlu berkomunikasi dengan teman atau keluarga dan bicarakan perasaanmu. Membicarakan perasaanmu akan membantu meringankan beban.

Foto: cottonbro (Pexels)

Jika kamu tidak bisa mengendalikan diri, bicaralah pada psikolog. Terapi sangat membantu untuk menghadapi perasaanmu dan move on dari kehilangan yang berat.

4. Lanjutkan rutinitas

Lakukan tugas harian kamu seperti dulu dan lanjutkan hidupmu. Di fase ini, kamu bisa memulai hobi baru, mengekspresikan diri dan perasaan melalui media lain. Ikuti kegiatan yang membawa kedamaian dan penghiburan untuk dirimu.

Foto: Sarah Chai (Pexels)

5. Berolahraga

Mungkin ini klise, tapi benar adanya. Berolahraga di luar ruangan dan menghirup udara segar adalah cara yang tepat untuk menyalurkan semua energi negatif. Berolahraga akan melepaskan endorfin dan hormon bahagia dalam tubuh dan membuatmu tetap bugar dan aktif.

6. Lakukan hal yang membuatmu bahagia

Keluar dari zona nyamanmu, cari hal yang membuatmu merasa bahagia. Di dalam proses ini, kamu perlu dikelilingi oleh support system yang peduli dan menyayangimu.

Foto: Elina Sazonova (Pexels)

Salurkan hal positif di dalam dirimu kepada sekitar. Itu akan membuatmu pulih dan move on dari trauma dan kesedihan berkepanjangan.