Konten dari Pengguna

Cara Hadapi Pria Kekanak-kanakan

Relationship Goals

Relationship Goals

Dalam hubungan itu butuh tips dan zodiak

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Relationship Goals tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi (Unsplash)

Bayangkan kamu sedang menjalin hubungan dengan seorang pria selama beberapa tahun terakhir. Usia kalian sudah memasuki usia dewasa dan seharusnya sudah merencanakan mau ke mana hubungan kalian. Sayangnya, ketika kamu membahas rencana hubungan kalian dengannya di masa depan, ia malah sibuk dengan gim di ponselnya alih-alih membahasnya secara serius.

Apabila kamu mengalami situasi seperti ini, pasanganmu bukannya tidak serius menjalani hubungan denganmu, tetapi ia hanya kekanak-kanakan. Mungkin sifatnya yang demikian terkadang membuatmu kesal, tetapi ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi pria macam ini.

Menjadi mandiri

Dilansir dari Though Catalog, apabila kamu memiliki pasangan yang kekanak-kanakan, yang kamu lakukan pertama kali adalah menjadi perempuan mandiri. Ketika kamu menjadi perempuan yang mandiri, kamu akan menjadi role model bagi pasanganmu. Ia akan memikirkan untuk memperbaiki sifat-sifatnya ketika melihatmu demikian.

Jangan menjadi seolah-olah ibunya

Ilustrasi (Unsplash)

Dalam sebuah hubungan, pasti kamu akan menjadi 911 person bagi pasanganmu. Ini hal yang baik, tetapi janganlah seolah-olah menjadi ibunya. Maksudnya, kamu jangan terus-menerus menyelesaikan urusannya. Kamu harus mengajarkannya untuk bertanggung jawab atas semua situasi yang dilakukan olehnya.

Jangan membenarkan sifat kekanak-kanakannya

Cinta memang membuat orang menjadi budak. Sifat-sifat buruk yang dimiliki pasangan akan dimaklumi, termasuk kekanak-kanakannya, karena alasan penerimaan apa adanya. Kamu pun melegitimasi sifatnya dan mengesampingkan perasaanmu sendiri. Langkah seperti ini merupakan sebuah kesalahan. Sebuah hubungan yang sehat akan membuat keduanya berkembang. Dengan memaklumi kekanak-kanakannya, sama artinya dengan membuatnya tidak berkembang.

Ubah perilakunya dengan langkah-langkah kecil

Ilustrasi (Unsplash)

Kamu bisa mengubah perilakunya melalui langkah-langkah kecil dalam interaksi sehari-hari. Misalnya, kamu bisa meminta tolong kepadanya ketika kamu masak di dapur untuk makan malam kalian berdua atau hal-hal lain yang bisa dilakukan bersama-sama.